Beberapa hal yg gw adjust utk adaptasi terhadap sudden deafness:
1. Pakai over-ear headphone yang punya fitur noise cancelling.
2. Lebih sering pake speaker laptop/hp daripada headphone.
3. Volume pas pake headphone biasanya di 40%-60% aja.
4. Join proteksi kesehatan (Wajib).
@ardi_tama1 Dunia kedokteran Indonesia seperti jadi katak dalam tempurung selama puluhan tahun. Dampaknya beberapa spesialisasi ga diakui dan perkembangannya telat di Indonesia dibanding negara lain. Sekarang lg didorong untuk “terbuka” tapi ya gitu drh.
@fdmncfdmnc bagi yg muslim, rasulullah dulu sudah mengajarkan, jika negri kalian carut marut, berhijrahlah ke negri lain.
*jgn cuma mendefinisikan hijrah sbg dari gk berhijab mnjd berhijab, itu namanya taubat bukan hijrah.
Ini bahaya buat supply chain. Bakal makin susah orang punya usaha sendiri.
Not to mention, produk dan company China ini paling seneng ‘ngerusak’ harga pasar dengan servis dan produk yg lebih murah dari market.
Cek aja produk apa yg China gak punya ‘KW’-nya. Semua ada.
@adnardn Udah masuk ke ranah industri pertambangan juga.
Produk alat² berat dari Tiongkok massive digunakan perusahaan tambang. Kualitas gak kalah bagus dari brand lain, ditambah lagi didukung adanya kemudahan transaksi pembayaran.
https://t.co/bKPgE6q4Ky
@senenjayamall Yang laki dulu pernah bilang bangun bisnisnya ini dari 0, modal mepet tp ketika ditanya idenya, beliau bilang saat makan kebab di Turki 💀. Btw beliau pisah dgn ex istrinya ya karena punya istri lain 🗿
Bbrp hari terakhir ngerasain ini.
Lalu, keinget sebuah tips:
Isi kepala tuh seperti lalu-lalang kendaraan. Kita seringkali terjun ke jalan buat berhentiin satu per satu.
Itu mustahil.
Cukup duduk di tepi jalan. Sadari dan perhatikan aja kendaraan yg lewat.
Nanti juga reda.
pas nonton review Hyundai Ioniq 5 N dari Om Fitra Eri bikin aku inget saat kuliah Akustik di ITB (8 tahun lalu)
nyari slide kuliah nggak nemu, jadi barusan nyari sendiri aja di Google Scholar.. riset kampus dan industri di Korea bener-bener ambisius dan diarahin ke kebutuhan mereka sendiri
dulu dosen di ITB cerita kalau video yg ia tampilkan di kelas saat itu (2016) hasil riset 10 tahun lalu, jadi yaa totalnya 16 tahun lalu dari 2024.
namanya riset dasar, ia belum terlalu keliatan bakal terbentuk untuk apa aplikasinya di mana dan kapan?
kalau ditarik belasan tahun ke belakang bagi yg nyadar akan tahu kalau riset ilmu dasar dan rekayasa kentara banget dari produk teknologi mereka dari Samsung, Hyundai, LG, dll
Contoh aja ini publikasi tahun 2008 (16 tahun lalu) tentang gimana sih cara mengukur mobil mewah dari suaranya doang? Sebelum itu, percaya gak sih kalau kita tahu barang mahal bisa dari sentuhan, penampilan, dan... suara?
Lalu dikonseplah, kira-kira ada beragam suara apa aja yang ada di sebuah mobil mewah. Suara dihasilkan dari berbagai bagian mekanikal yg berputar dan bergetar.
Parameter Psikoakustik dipakai untuk mengukur 'kemewahan mobil', yaitu Loudness, Sharpness, dan Roughness. Konsep “Psychophysics” dilahirkan oleh Gustav Fechner di tahun 1860.
Temuan parameter Sharpness aja ditemukan Zwicker dan Fastl di tahun 1990. Jadi bener-bener perjalanan panjang riset dasar untuk entah kapan kegunaannya untuk bidang apa aja.
Sebetulnya masih cukup ngetik panjang tapi gambarnya maksimal 4, mau masukin gambar baru jadi lanjut aja jadi utas di bawah.
DR. Dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) yang membuat statement ini adalah guruku saat kuliah dulu.
Sebelum jadi kepala BKKBN beliau adalah :
Dokter Teladan tingkat nasional 1992
Penerima Satya Lencana 2010
Bupati Kulon Progo 2 Periode
Melihat reply di tweet ini sungguh sakit hati.
Jadi kemarin pas bukber ada temen gw, mr F, yg ditelepon temennya. Katanya mau pinjem duit.
Mr F berkali2 bilang ga punya duit, tapi yg telepon tetep ngotot.
Nah Mr F cerita, kalo penelepon emang suka pinjem
Sebabnya? Ekonomi? No
Ceritanya bikin ngelus dada sih