BENCI BANGET DAHH DAPET WALAS NGESELIN‼️
TEMEN SEKELAS ISINYA MANUSIA PROBLEMATIK SUKA CARI² KESALAHAN ORANG, I hope you all go to hell...to anak kelas gue yang nyebelin sama problematik itu
lu pikir investor bener percaya ama pemerintah? siapa sih yg bakal percaya sama penjahat? Ya, penjahat juga, semacam zionis. Investor bener kagak bakal mau inves di negara yg pemerintahnya preman, tukang palak, n tukang tipu. pikir aja ndiri.
seburuk-buruknya anies nutup kali waktu asian games, seburuk-buruknya ganjar nonton bkp, seburuk-buruknya pendukung anies yang konservatif, seburuk-buruknya pdip yang ada di belakang ganjar, mereka lebih milih penjahat ham, zionis, orang kaya serakah, dahlah paket lengkap
orang lebih takut kemungkinan fana ketika anies memimpin yang mana belum ada data/faktanya dan takut ganjar memimpin karena di belakangnya ada pdip (which is harusnya jangan worry dulu as long as dia emang lumayan oke kayak pramono yang pdip juga) ketimbang FAKTA SEJARAH prabowo
reminder bahwa it is totally normal to unlearn things and learning new things. gapapa juga loh untuk step back dan bilang "oh, iya..aku belum pernah mikir sampai situ. makasih ya pencerahannya, i take back what i said"
orang indo glorify stem dan nganggap soshum gak penting pantesan pada GOBLOKKKKK semuanya. bahkan berusaha memahami how humans and society work aja gak sanggup. kodrat kodrat hormon hormon kontol bego lu semua
suka sedih sih baca opini kayak gini krn sbnrnya bem ui/bem fakultas lainnya pun slalu ada program bantu warga, tp ga kedengeran dan ga tersorot aja. di luar ui pun mahasiswa di banyak kampus diwajibkan kok kkn, emg apalah kkn kl bukan sbg wadah mahasiswa turun ke masyarakat?
SEPAKAT kalo bukan karena main Twitter gue ga bakal seupdate ini sama huru hara ekonomi dan politik di Indonesia yang selama ini suka di BUNGKAM mangkanya terjadilah kesenjangan informasi
entah sudah berapa banyak aksi demo yang terjadi semenjak era prabowo-gibran ini, mungkin sudah lebih dari 7... tapi solusi dari pemerintah nihil dan tetap ngeyel.
semua keresahan rakyat cuma ditampung, dipikir air hujan kali ye.
momen fatimah debat dengan aparat :
polisi : Boleh menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu aktivitas warga.
fatimah: Bapak mengatasnamakan warga, tapi kalau tidak sesuai apa yang diomongkan bapak harus bertanggung jawab."
reynold:"Iya silahkan, kami sudah berjalan tadi meski tidak warga seluruhnya. Semua warga disini berharap tidak masuk Bundaran HI."
fatimah :"Siapa yang terganggu siapa? Yang mana?"
polisi:"Kami atur satu jalur, berapa lajur di Bundaran HI."
fatimah:"Pertanyaannya, siapa yang terganggu aksi kami. Kalau mereka dikasih kesempatan mereka akan aksi bersama kami, tapi dihalangi-halangi sama bapak."
polisi :"Kami mohon maaf betul ini tanggung jawab saya, saya mohon rekan-rekan silahkan, kita pernah bertemu tapi jangan cederai aspirasi dan berdampak pada masyarakat
aparat sebanyak itu berserakan dmn2, knp ga dikerahkan ke NTT bantu masyarakat disana ya? massa aksi cuma menyuarakan tuntutan mewakili masyarakat. gausah berdalih jaga ketertiban deh kalo ujungnya mlh kalian bungkam suaranya. oh iya, lupa. sense of urgency nya kan gaada awowkwk
Tidak merayakan, bukan berarti tidak menghargai jasa pahlawan. Menurut saya, di antara duka yang menimpa saudara kita, penanggulangan bencana yg seolah tak jadi prioritas, reaksi terhadap kritik yg represif, dan kebijakan yg tidak bijak, kata “merdeka” menjadi hal yg menyakitkan