ada yang disumpahin mati sama ribuan orang tapi ga mati-mati juga. kalo gitu ganti sumpahnya, sekarang aku mau kamu hidup. hidup selamanya melebihi keturunanmu. biar nanti kamu hidup hanya dengan tengkorakmu. menarik nafas setiap hari dan berharap mati. layaknya kami saat ini.
kamu yang ubah negara ini jadi neraka, maka semoga kamu bisa rasakan tiap-tiap siksa saat uang tak lagi sanggup beri kuasa. ketika tanah tempatmu berpijak menolak dirimu, sebab kau yang tanduskan mereka lebih dahulu. hiduplah, pak. hidup sampai kamu berdoa untuk mati setiap hari.
mau nangis pagi-pagi 😭 maaf ya pak kalau saya udah nethink duluan, soalnya pernah ketemu bapak gojek yang agak ngeselin dan kurang bersyukur.
👱🏼♂️: bapak gojek
🧕🏼: penumpang
👱🏼♂️: “non, mohon maaf sebelumnya, ongkos gojeknya berapa ya?”
🧕🏼: “Rp15.500 pak, kenapa ya pak?” (agak nada kesel karena trauma pernah ketemu gojek yang ngeluh)
terus bapaknya tiba-tiba ngeklik saldo gopay buat dibalikin.
👱🏼♂️: “saya balikin ya saldonya ke gopay non.”
🧕🏼: “maksudnya gimana ya pak? saya kasih cash ke bapak?”
👱🏼♂️: “coba baca di belakang jaket saya.”
gue langsung: 😭😭😭
@CHILI0lL Y’all think she’s mad because of football. Nah. She’s tired of feeling unheard every single time. The football was just the breaking point. May this kind of relationship NEVER FIND ME.
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.