Karena beasiswa itu menjadi program peningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, mahasiswa doktor angkatan 2018 menginisiasi dibentuknya aliansi atau semacam asosiasi mahasiswa doktor dengan nama Aliansi Mahasiswa Doktor Indonesia atau disingkat AMDI 2018.
Mungkin menunda terlebih dahulu studi lanjut doktor sampai dibukanya skema beasiswa jalur umum atau yang dikenal dengan BPPS (jaman saya kuliah S2 tahun 2007-an) atau kini yang dikenal dengan BPPDN.
Pada UTAS tersebut juga dijelaskan, jika sejak awal pihak pemerintah, dalam hal ini kemenristekdikti (saat itu) melalui dirjen SDID, mengumumkan tidak membuka skema beasiswa, kejadiannya tidak akan seperti ini.
Akhirnya ditemukan UTAS atau thread yang mengaitkan antara #doktortiri dengan kebijakan pemerintah yang tidak membuka skema beasiswa untuk mahasiswa doktor angkatan tahun 2018.
Rabu, 18 Agustus 2020, ternyata tagar #doktortiri kembali naik, bahkan berdasarkan pantauan, masuk trending topik walaupun berada pada list paling bawah.
Saat saya cek dengan mengklik #doktortiri, ternyata sudah ribuan twitt, bahkan berdasarkan pantauan netlityc, telah mencapai 4000-an. Wajar, walaupun tidak mencapai trending topik, dengan jumlah 4000an twit masuk tagar populer.
Tiba-tiba saja, temlen saya dipenuhi oleh tagar tersebut. Bahkan tanggal 18 Agustus, menjelang jam 21.00, mulai mengerek ke list trending topik walaupun berada posisi paling bawah. Saat saya ketik doktor pada kolom pencarian langsung muncul hashtag otomatis #doktortiri.
Sampai berbulan-bulan studi lanjut tanpa ada pengumuman dari Dikti, mulai gelisahlah saya. Mana ini, sejak 1976 kok ya nggak segera diumumkan. Bensin sudah menipis. Januari mulai masuk semester dua. Nggak cuma gelisah, tapi saya mulai stres.
#doktortiri
Terkadang saya harus tidur di emperan toko,ketika menunggu orderan masuk, terkadang hujan di tengah deras kami masih narik hanya untuk mengejar tutup poin sampai 12 malam, hanya demi bertahan studi doktor,buat biaya sewa kost,makan hari,dan untuk uang dapur keluarga di kampung