hotel 200 juta per malam at the heart of paris while kemarin banyak anak-anak yang gagal daftar utbk karena “sekedar” 200 ribu aja mereka ga punya… oh i hope you suffer in hell
Korban bencana banjir di Aceh sama Sumatra pasti sedih liat Teddy di rayain sampe segitunya. Bayangin dirayain di hotel, di pesawat, di ruang pertemuan, itu yg keliatan ya. Trs rakyatnya di suruh efisiensi, sedangkan pejabatnya hambur-hamburin uang. Sakit hati sih gue.
Bukti kuat bahwa negara gak kerja, gak hadir, salah pilih prioritas, bebal, culas, pongah, dan empatinya jatoh.
Kapan terakhir kali kamu liat presiden unggah konten perihal Aceh? Saat sholat ied? Saat diskusi harga sumur bor 150jt dan dianggapnya murah? Atau saat ia berkelakar di atas podium bahwa saat pemilu ia tak memenangkan suara di Sumatera, tetapi mengklaim ia dan pemerintahannya tetap 'mati-matian' untuk proses pemulihan bencana? Kapan?
Inilah Aceh saat ini, masih seperti ini.
Semoga lekas pulih, Aceh. 🥀
Alasan kami menggugat MBG di MK, karena persoalan anggaran pendidikan yang ditransfer ke daerah menurun drastis, yang berakibat di rumahkannya para guru ASN PPPK. Fenomena ini bak domino, satu persatu kepala daerah merumahkan para guru PPPK ini.
Ingat, kita sudah menyalakan tanda bahaya. Namun pemerintah abai dan sibuk menggaji pemilik SPPG biar lebih giat berjoget dengan gaji 6 juta perhari. Perang Iran dan krisis minyak hanya mempercepat malapetaka ini.
Ulasan lengkap saya tulis di opini kompas, "Reset Pendidikan."
Prabowo - presiden yg hidup dalam kepalsuan informasi.
Presidennya sibuk:
1. Promosi MBG
2. Ngejalanin perintah2 majikannya yg bernama Ndoro Trump & Setannyaho
3. Belanja peralatan perang yg harganya ga ngotak tapi urgensi dan efektifitasnya rendah
4. Tiba2 borong mobil India utk KMP tanpa perencanaan,
Rakyatnya di Aceh sudah ber-bulan2 secara swadaya ngeruk jutaan kubik lumpur di sekitar tempat tinggalnya, tak ada kehadiran negara.
Kenapa baru nemu toko ini sekarang sih 😭
Masak jadi gampang banget, tinggal cemplang cemplung udah jadi. Solusi buat yang pengen masak tapi gak jago masak 😭
Kepala Bappenas:
“MBG lebih mendesak dari lapangan pekerjaan.”
Kepala BGN:
“MBG jadi penyelamat anak putus sekolah.”
SEORANG ANAK USIA 10 TAHUN DI NTT MEMATAHKAN PERNYATAAN 2 PEJABAT DI ATAS. Cc @prabowo#IndonesiaMenangis 😢
𝗧𝗢𝗟𝗢𝗡𝗚 𝗩𝗜𝗥𝗔𝗟𝗞𝗔𝗡: 𝗦𝗨𝗔𝗠𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗥𝗜𝗠𝗜𝗡𝗔𝗟, 𝗗𝗜𝗔 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗠𝗘𝗟𝗜𝗡𝗗𝗨𝗡𝗚𝗜 𝗦𝗔𝗬𝗔! 😭
Kepada seluruh masyarakat Indonesia, para petinggi hukum, Bapak Kapolri, dan orang-orang baik di luar sana...
Nama saya Arsita Minaya. Hari ini saya memberanikan diri menulis ini dengan air mata yang tidak kunjung berhenti. Saya memohon bantuan Anda semua untuk menyelamatkan suami saya, Hogi Minaya, yang kini terancam dipenjara 6 tahun hanya karena dia mencoba menyelamatkan nyawa saya.
Kejadian itu masih membekas di ingatan saya. Saat kami sedang mengantar pesanan, saya dijambret oleh dua orang yang membawa pisau cutter. Tali tas saya diputus paksa. Saat itu, saya hanya bisa berteriak ketakutan.
Suami saya, yang melihat istrinya dalam bahaya, secara refleks mencoba menghentikan pelaku. Dia tidak punya niat membunuh, dia hanya ingin mengambil kembali barang yang dirampas. Namun, pelaku yang panik memacu motornya dengan sangat kencang, menabrak tembok, dan meninggal dunia.
Sekarang, dunia kami hancur.
Pelaku jambretnya bebas dari hukum karena meninggal, tapi suami saya—korban yang membela saya—justru dijadikan TERSANGKA. Kakinya dipasangi gelang GPS seolah-olah dia penjahat besar yang mau melarikan diri. Padahal kami hanya pedagang jajanan pasar yang jujur.
Logika mana yang dipakai?
Apakah seorang suami harus diam saja saat istrinya ditodong pisau di depan matanya?. Apakah membela diri dan keluarga sekarang dianggap sebagai kejahatan di negeri ini?.
SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT:
Bantu saya VIRALKAN tulisan ini. Saya butuh perhatian dari Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Mahfud MD, Bang Hotman Paris, dan siapa pun yang punya kekuatan untuk menegakkan keadilan yang sesungguhnya
Jangan biarkan suami saya membusuk di penjara karena melakukan tugasnya sebagai pelindung keluarga. Saya hanya ingin keadilan, bukan hukum yang berat sebelah.
Tolong share postingan ini... satu share dari Anda sangat berarti untuk kebebasan suami saya.
BAYANGKAN. Ketika Presiden Prabowo bilang mau memperluas sawit di Papua, ada ribuan monster seperti ini yang sudah, sedang dan bakal menghabisi hutan Papua.
Foto: 2.000 eskavator & buldozer pesanan Haji Isam (Jhonlin Group) utk garap 2-3 juta hektar food/energy estate di Papua.
Sejak awal, yang dilakukan terhadap Laras bukan penegakan hukum, melainkan manajemen ketakutan.
Ketika pelindas tak dihukum namun kritik dipidana,
yang dijaga jelas bukan hukum, melainkan impunitas aparat.
Ini teror yang dilegalkan.