Lagi banyak pikiran tentang hidup di hari-hari ini, tiba-tiba ingat Rasul bersabda...
"Beribadah pada masa kekacauan seperti berhijrah kepadaku."
Berhijrah padamu ya, wahai Rasul? Hati jadi gerimis membayangkannya.
Izinkan kami meneladanimu; beribadah dengan keteguhan dan kesadaran. Dan keyakinan, bahwa semua kesulitan ini akan menghijrahkan kami pada hari-hari yang indah di depan.
Transum itu tidak boleh berorientasi profit. Rugi terus juga gpp.
Kalo mobilitas dari daerah A -> B menggerakan ekonomi, maka transum bisa bantu kontribusi meningkatkan nilai ekonomi daerah tersebut.
Transumnya rugi, tapi secara sistem bikin the whole economy jadi untung. Makin bagus transum, multiplier ekonominya makin tinggi.
Makanya transum itu diskusinya jangan untung rugi. Kalau bahasannya gitu doang mah gaada negara yg mau mulai bikin transum 🤣
When he got elected I knew things will be bad.
But I didn’t think it would go this, this, low.
We’re sinking beyond belief.
God knows how much anger and tiny speck of hope I have left in me.
The most important thing for us to think and feel is to be grateful to Allah ﷻ. The biggest ni’mah (blessing) we have from Allah ﷻ is being alive. He extended our lives to see another year.
Terima kasih warga Aceh.
Tiap kali relawan datang, warga Aceh selalu menjamu memberikan yg terbaik di tengah keterbatasan.
Ini wujud tradisi "Pemulia Jamee" yg bikin banyak relawan terharu tiap kali menyalurkan bantuan 🫶
Children are resilient. They only know how to play and that's why in every distress situation (even like in Gaza), they will always find a way to play. Fascinating power.
Ungkapan rasa lelah seorang penyintas banjir di Aceh. "Diam ternyata membuat penderitaan dianggap biasa..."
"Dengan cangkul dan tangan kosong, kami mencari mobil dan motor kami yang telah terkubur lumpur," pesan Mahmudi Ishak, dari Meureudu, Pidie Jaya.