Suamiku gaji 44jt/bln, THR 2x setahun, bonus 250-350jt per tahun (senior manager perusahaan swasta).. 2026 ini tahun ke-10 pernikahan kami (duda-janda masing2 bawa 1 anak). aku diberi nafkah 6jt/bulan itu buat hidup di jakarta : makan, listrik, dapur, ART, tidak ada KPR/hutang sama sekali.
Apakah 6jt itu cukup? Tentu tidak, sehingga hrs aku tutup kekurangannya (hidup kami sederhana, ga hedon, tetap 6jt itu tidak cukup utk sebulan). Aku wiraswasta penghasilan bersih per bulan 3 digit.
Selain nafkah 6jt/bulan, kalau weekend dia yg traktir jajan dan makan (kl kuhitung dalam sebulan ga pernah lebih dari 2jt sebulan) jadi katakanlah per bulan dia budgetkan 8jt buatku.
THR utk istri 1x pas lebaran. Tiap ulangtahun di kasih kado nilainya ga sampai 700rb - pernah 1x dibelikan laptop 5jutaan. 10th menikah belum pernah dibelikan perhiasan (kecuali cincin maskawin)..
Hari ini dia WA beritahu aku kalau bonus tahun ini dari kantornya sdh ditrf ke rekeningnya sejumlah 350jt.. Lanjut ..
Dia sama sekali tidak menawarkan "kamu mau dibelikan hadiah apa?".. kebetulan aku sedang di mall dan dia hanya menyuruh aku jajan makanan yg aku suka nanti habis berapa diminta claim ke dia.
Hal yang membuatku sedih dan sesak : aku merasa apa yg diberikan suamiku (materi) termasuk sedikit bila dibandingkan dng penghasilannya..
apakah krn baginya memberikan materi utk ku seperti menggarami lautan? Apakah krn aku terlihat mandiri tdk pernah meminta?
FYI tabungan usahaku selama ini utk beli aset seperti tanah, rumah, mobil (rumah tinggal kami dibeli 65% uangnya, 35% uangku). Sehingga dari bisnis yg aku jalankan + nafkah 6jt/bulan dari suamiku, hidup kami cukup layak dan nyaman..
jadi dalam pernikahan ini, secara materi, penghasilanku jujur bisa menutup dan bahkan sisa lebih. Dari sejak awal menikah dng dia mmg aku tipe tidak meminta minta, sehingga apakah hal itu yg membuat suamiku ada di zona nyaman tidak berusaha memanjakanku padahal bisa.
Anak bawaanku dari pernikahan pertamaku semua aku biayai sendiri sekolah dll (itu mmg keinginanku).. Suamiku sabar, lembut, tidak pernah marah, setia, sholat & taat kepada Allah,
kekurangannya hanya 1 yaitu : kasih materi sedikit sekali padahal dia bisa memberikan lebih bila mau (bahasa lainnya : aku merasa tidak diratukan). Warga, apakah aku ini istri yg kurang bersyukur bila berpikiran demikian? Tolong berikan aku pencerahan π₯Ή ....
cc:threadrikaayub_86
Gw apal pesenan kopi temen sekantor gw, level gacoan dan sidedish kesukaan mereka, hal2 kecil yg mereka gak suka... tp gw g mau nyemplung dan dicemplungin urusan pribadi π
baru sadar, orang yang beneran sayang itu yang notice sama hal-hal kecil.
kayak tau kalo kita ga suka es teh manis, atau inget kita alergi sama beberapa makanan. selain itu cuma orang yang lagi gabut suka doang
π selalu halu pgn suatu saat nnt kerja kantoran di tmpt ber ac duduk dpn komputer, bangun pagi2, siap2 dandan makeup yg cantik, bawa minum, beli kopi2, nunggu sore buat pulang, trs me time ke cafe2 atau makan sendiri yg lg dipengenin pake uang sendiri, asik bgt ππ₯²
saff n co ga ada yg enak. bikin mual.
hmns lu parfum apa emas jir mahal bgt.
crusita stop keluarin wangi manis.
parfum lokal pls gausah kemahalan dan stop keluarin wangi manis. indonesia negara tropis. lo bikin parfum sweet and vanilla tuh ga cocok bgt.
Bisa gt ya, dulu bahkan liat mukanya aja bikin dag dig dug der, ehhh sekarang tangan g sengaja kepegang aja, halahh apaan tai, mukanya langsung berubah jd babiuw ππ