🇮🇩 Pajak buku di Indonesia : 12%
🇲🇾 Pajak buku di Malaysia : 0%
🇬🇧 Pajak buku di Inggris : 0%
🇮🇳 Pajak buku di India : 0%
Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipalak
Penyebab utama kemiskinan itu bukan karena rakyatnya malas.
Tapi karena sistemnya yang memaksa mereka tetap miskin:
• Legalitas dibuat mahal
• Aturan berubah tiap ganti pejabat
• Kerja jujur di jalur formal jauh lebih ribet daripada bertahan hidup di sektor informal
• Fokus Presiden lu bukan mengentaskan Kemiskinan
#3
Klaim efisiensi ratusan triliun, tapi uangnya dialihkan ke program yang justru paling dikritik
Pemerintah bilang hemat Rp300-an triliun dari potong belanja “tidak produktif”.
Tapi uang hasil “hemat” itu justru dialirkan ke MBG dan Kopdes yang tata kelolanya masih berantakan dan penuh celah.
Efisiensi di atas kertas, pemborosan di lapangan.
3 Alasan Prabowo “Presiden Terbaik":
#1
Kabinetnya paling gemuk sejak Orde Baru
48 menteri + puluhan wamen. Total lebih dari 100 pejabat setingkat menteri.
Revisi UU Kementerian biar jumlahnya nggak dibatasi.
Hasilnya? Hampir semua partai pendukung dapat jatah. Stabilitas politik terjaga, tapi beban APBN ikut membengkak.
#2
Program unggulan yang anggarannya gila-gilaan
MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Kopdes Merah Putih.
MBG anggarannya tembus ratusan triliun, sudah ada kasus korupsi di BGN, mark-up pengadaan, yayasan terafiliasi politik, sampai puluhan ribu siswa keracunan.
Kopdes target 80 ribu unit, dananya sebagian besar dari potongan Dana Desa (lebih dari 50%), plus utang bank yang cicilannya dibebankan ke desa. Banyak pengamat bilang rawan jadi ladang rente dan korupsi terstruktur.
- kenalan dating app, dm Instagram, ketemu di festival
- pdkt berhari hari, mutualan, first date ketemu di cafe, ghosting, nyari lagi dating app, first date lagi, ghosting, lagi, nah sekarang nemu
- hts, cek in, putus
- pacaran, duh makin keliatan jeleknya, putus
- nyari lagi kejar umur tua, pacaran
- mau nikah, lebih selektif, gpp yg penting punya kerjaan deh aman
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar
kita bangsa yang besar