3 tahun saya difitnah settingan saya diam,dicacing cacing saya juga diam,dicela direndah rendahkan saya juga diam,dihujat hujat dihina hina saya juga diam.
TETAPI HARI INI DI BANDUNG SAYA SAMPAIKAN, SAYA AKAN MENANG!!!💙💙⭐⭐⭐⭐⭐
PRUNG MAUNG GEURA TARUNGGG!!!
Orang miskin mengejar uang.
Orang kaya mengejar reputasi.
Itulah kenapa Elon Musk mengatakan memulai ulang hanya dengan $1.000 hampir mustahil.
Bukan karena ia tidak bisa menghasilkan uang lagi, tapi karena di level itu, uang bukan lagi aset utama.
Aset sebenarnya adalah:
• nama
• reputasi
• pengalaman
• jaringan
• kemampuan membangun sesuatu dari nol
Sam Altman dipecat dari OpenAI.
48 jam kemudian Microsoft siap memberinya sumber daya tanpa batas.
Mira Murati keluar dari OpenAI tanpa produk, lalu mengumpulkan miliaran dolar hanya bermodalkan kepercayaan pasar.
Adam Neumann menghancurkan WeWork, tetapi investor masih menulis cek ratusan juta dolar untuk proyek berikutnya.
Kenapa?
Karena pasar tidak membeli masa lalu.
Pasar membeli kemungkinan masa depan.
Saat reputasi dan kemampuan masih dipercaya, uang akan selalu datang kembali.
Sebaliknya, ketika kepercayaan hilang, bahkan miliaran dolar pun tidak bisa menyelamatkanmu.
Itulah aturan kapitalisme yang jarang dibahas:
Uang bukan sumber kekayaan.
Reputasi, skill, dan kemampuan menciptakan nilai adalah sumber kekayaan sebenarnya.
kalo kta guru saya.
cewek itu memang seperti tulung rusuk (bengkong).
jadi kalau dilurusin patah, tapi kalau dibiarin dia akan bengkong.
jadi yaudah 😂😂
Sebenarnya istri itu adalah orang paling simple, kita aja suami yang harus paham kalau:
Istri itu pengen pergi tapi juga pengen di rumah aja
Istri itu mau kerja, tapi gamau kerja yang capek karena di rumah juga udah capek
Istri itu suka banget main sama anak, tapi juga punya waktu untuk sendiri, tapi ga bisa lama2 jauh dari anak
Istri pengen dimanja, tapi juga pengen terlihat kuat
Nah kan simple kan 🫵😂
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
𝗞𝗘𝗦𝗜𝗠𝗣𝗨𝗟𝗔𝗡
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Punyaku pernah Seharga hampir 1 jtan pake @JNE_ID dinyatakan hilang saat lebaran kemarin.
Awalnya mereka gamau ganti karena katanya gapake asuransi (lah kocaak).
untungnya setelah proses negosiasi selama 3 minggu, mereka mau ganti hanya 50%, dan 50% lagi ditanggung sama vendor.
sumpah ga beres banget kalau barang segede ini bisa hilang anjirrr. kalau barang kecil mungkin masih masuk akal jatoh, keselip, dll.
paket senilai 2.9 juta cuma diganti 1jt sama @ShopeeCare@ShopeeID karena ga pake asuransi.
ada yang ngerti dan bisa jelasin dari kacamata hukum?
KILAS BALIK BRAND REPLICA PARFUME
Brand ini dari awal anti-mainstream yaitu desainer-nya (Martin Margiela) bahkan gak pernah muncul di runway, nutupin muka model pake masker atau kain, labelnya kosong. Semua biar fokus ke karya, bukan ke orangnya.
Pas bikin Replica, mereka bawa filosofi yang sama ke dunia parfum dengan biarkan wanginya yang bicara, bukan hype-nya.
Pernah gak sih kamu mencium sesuatu, tiba-tiba langsung kebawa ke suatu momen di masa lalu?
Bukan cuma wangi biasa, tapi kayak teleport ke memori. Itu persis yang dilakukan Maison Margiela Replica.
Buat yang main affiliate, ada insight kalau TikTok dan Shopee itu beda strategi dan cara mainnya.
TikTok kuat di ekosistem mereka, makanya bikin VT affiliate berhasil. Shopee kuat affiliate dari luar aplikasi, karena Shopee sendiri udah brand untuk ecommerce.
Maka dari itu, produk yang brand-nya belum kuat pun asal dia memberikan solusi bagi audiensnya bisa laku. Sales TikTok kuat karena LIVE dan vt kenceng, dan seller sebisa mungkin campaign ke sini.
Ekosistem jualan ini jadi pendukung ekosistem TikTok utama yaitu platform hiburan dan informasi.
Ada beberapa insight soal TikTok video, dari sisi seller. Tapi, juga ada insight sisi gelap dari affiliate di TikTok. Ada yang positif, tapi juga ga sedikit sisi 'gelap' dari program ini.
per hari aku pake shopee ads, yang dimana budgetnya aku atur di 60rb per har, tap keserapnya masih di 50rb an.
dan itupun ROAS masih di 2. pengen banget naikin ke 5 atau bahkan 10.
Bismillah....
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon )
Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut
Saya kasih tahu sebab dan alasannya
Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000,
Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena
Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi
Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang)
Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan.
Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah.
Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal.
Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi
Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin
Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi
Panen manual (biaya tenaga kerja).
Pengemasan yang layak.
Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota).
Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya.
Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi.
Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan
Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli.
Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan.
Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton.
Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang
Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga.
Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total.
Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi
Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel.
Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah.
Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
YANG MAU BELAJAR AI DARI 0, SEMOGA MENEMUKAN POST INI!!
Dari post gue kemarin, ternyata banyak banget yang masih bingung soal AI bahkan cara ngeprompt aja gatau bjir
Jadi gue bikinin ROADMAP BELAJAR AI DARI 0. Gratis.
Isinya:
- Panduan 5 fase dari nol sampai mahir (estimasi 9-13 minggu)
- Panduan cara belajar per fase bukan cuma "apa", tapi "gimana"
- 10 template prompt siap pakai (dari basic sampai mega-prompt)
- Perbandingan ChatGPT vs Claude vs Gemini vs Perplexity
- Do's & Don'ts biar gak salah langkah
Yang lu perlu apa?? Cuman niat dan konsistensi. Jangan cuman di bookmark doang, tapi pelajarin juga!!
Link roadmapnya ada di komen 👇