❗️Three UN peacekeepers from Indonesia KILLED in Lebanon
Two were killed on Monday in a blast targeting their vehicle, and one was killed when projectile struck UNIFIL position near Adshit al-Qusayr on Sunday
The UN has launched an investigation
Israel dropped bombs on UN peacekeepers in Marjayoun, South Lebanon.
Two Indonesian UNIFIL soldiers were killed.
Their bodies were retrieved today.
Blue helmets. UN uniforms. Peacekeepers. Killed anyway.
Kick Israel out of the UN.
Pesan Hamas kepada pemerintah Indonesia, soal pengiriman pasukan Gaza.
Catatan saya:
Kalau benar Indonesia mendukung Palestina, seharusnya, kita mendengarkan suara rakyat Palestina. Jangan malah mendengarkan suara Trump yang jelas-jelas pendukung Israel dan terlibat dalam genosida yang dilakukan Israel.
Resolusi PBB 37/43 tahun 1982 menegaskan “legitimasi perjuangan rakyat untuk kemerdekaan, keutuhan wilayah, persatuan nasional dan pembebasan dari dominasi kolonial dan asing serta pendudukan asing dengan segala cara yang ada, termasuk perjuangan bersenjata.”
Jadi, pejuang Palestina sama sekali tidak perlu dilucuti, justru penjajah -lah yang seharusnya dilucuti, dihukum, dan diusir keluar dari tanah jajahan.
VENEZUELA: POLA YANG BERULANG
Setiap kali ada negara yang berani menguasai sumber daya alamnya sendiri, dan kebijakan itu merugikan perusahaan Amerika, pola yang sama selalu muncul:
tekanan politik, propaganda, sanksi ekonomi…
lalu upaya penggulingan rezim.
Venezuela hari ini adalah bab terbaru dari pola yang telah berlangsung lama ini. Venezuela bukan tentang narco-terrorism seperti kata AS. Trump sudah berterus-terang, "They took our oil rights. We had a lot of oil there. They threw our companies out. And we want it back." ["Mereka mengambil hak minyak kami. Kami memiliki banyak minyak di sana. Mereka mengusir perusahaan kami. Dan kami menginginkannya kembali."]
Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar sedunia. AS merasa BERHAK atas minyak & sumber daya alam di sana, dan di negara-negara lain.
Lihat polanya:
Iran, 1953.
Perdana Menteri Mohammad Mossadegh menasionalisasi minyak Iran.
CIA mendalangi kudeta, lalu rezim pro-Barat (Shah Pahlavi) berkuasa.
Chile, 1973.
Presiden Salvador Allende menasionalisasi tambang tembaga. Perusahaan AS dirugikan.
Hasilnya?
Kudeta berdarah.
Allende tewas. AS mendukung rezim Pinochet yang sangat kejam pada rakyatnya.
Kongo, 1961
Patrice Lumumba dibunuh karena ingin rakyatnya berdaulat atas mineral mereka sendiri.
Libya 2011
Muammar Qaddafi ingin membuat mata uang bersama Afrika, melawan dominasi dolar, dan berusaha mengontrol sebagian besar sumber minyaknya.
AS bersama NATO membombardir negeri termakmur di Afrika itu.
Guatemala 1954, Afghanistan 2001, Irak 2003, Suriah 1949, 1957, 2011-2024, Mesir 2013, Iran pasca-1979 [AS mengupayakan berbagai aksi untuk penggulingan pemerintah], dst. Daftarnya masih sangat banyak...
Jangan lupa, Indonesia pun tidak lepas dari pola ini.
Presiden Soekarno dulu mendorong kedaulatan ekonomi, menasionalisasi aset asing, dan menolak tunduk pada blok Barat.
Hasilnya?
AS di balik layar membantu operasi perubahan rezim tahun 1965.
Ada yang menghitung, AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih 70 upaya perubahan rezim sejak 1945. Angka pastinya bisa diperdebatkan. Tapi polanya SANGAT JELAS:
-jika pemimpin sebuah negara tunduk dan berbaik-baik, ia akan aman dan kebagian
-jika ia melawan, AS akan melakukan berbagai upaya untuk menggulingkannya.
Dan hari ini, lihat Palestina.
Israel dengan didukung penuh AS melakukan segala bentuk kekejian dan pembantaian massal di sana.
Padahal, ini bukan soal Hamas; bukan soal “keamanan Israel.”
Ini soal kontrol wilayah. Ingat, ada ladang gas yang sangat kaya di lepas pantai Gaza. Ingat, Trump bicara soal menjadikan Gaza sebagai pusat pelesiran pantai ("Riviera in Middle East") dan mendorong warga Gaza untuk keluar saja dari tanah air mereka.
Jadi setiap kali AS bicara tentang “demokrasi” dan “hak asasi”, lihat satu hal dulu:
-Ada sumber daya alam apa di sana?
-Siapa yang menguasai sumber daya alam itu?
-Siapa yang diuntungkan?
#StopUSTerrorism
Kota Caracas, Venezuela, dibombardir AS, tanpa ada provokasi apa pun. Venezuela tidak pernah membunuh satu pun warga negara AS.
Teroris sejati di dunia adalah kaum imperialis (AS/Barat & Israel), bukan pihak yang melawan mereka.
#StopUSterrorism
JUST IN:
🇮🇱🇵🇸 Netanyahu with a warning to the whole world after the recognition of Palestine:
"There will be NO Palestinian state west of the Jordan"
He Promises to aggressively expand the illegal settlements on the Palestinian territory
"We have doubled the Jewish settlement in Judea and Samaria (West Bank - Palestine ) - and we will continue on this path"
Seorang bocah Palestina bertelanjang kaki berjaln dr Gaza utara terlihat menangis dan memanggil2 ibunya, sambil menggendong adik perempuannya, berjalan ke wilayah selatan mencari tempat berlindung di tngh gempuran isr4el yg terus berlanjut.
#GazaGenocide
Menit Minggu Salahi Aku
BREAKING:
🇫🇷🇵🇸Macron announced that France will recognize Palestine on Monday
The French President announced that during the UN General Assembly session in New York, Paris will officially recognize the Palestinian state.