Menurut gw, having a child itu keputusan yang paling sakral dalam hidup manusia. Bahkan daripada menikah.
Karena kita menghadirkan satu jiwa baru lagi di dunia yang seperti ini. Yang one day kita akan lepasin gitu aja, sementara kita jg akan dimintai pertanggungjawaban.
Sayangnya, banyak orang mikir punya anak sekadar ngelahirin, ngasih makan, udah.
Padahal tiap manusia punya kebutuhan dasar dan banyak hak, sampai aspirasi dan cita2 yang menurutku parents musti turut bertanggungjawab.
Gen Milenial dan Gen Z ini keren banget yaa, sibuk buat perubahan:
1. Trend mending minum kopi daripada mabok
3. Trend minum jamu
4. Trend belajar parenting
5. Trend ngurangin gula / makan sehat
6. Trend hidup slow living / work life balance
7. Trend kalo belum bahagia jgn buru-buru nikah
8. Trend kalo belum cukup duit jangan buru-buru punya anak
9. Trend kalo ga siap jadi ortu mending childfree
10. Trend kerja apa aja ga gengsi buat posting
11. Trend memutus sandwich gen
12. Trend nikah di KUA or intimate wedding
13. Trend Olahraga
The next generation will be a gold🥹
YBR, siswa SD yang memutuskan bun*h diri menunjukan betapa keroposnya pendanaan pendidikan kita sehingga YBR harus tertimpa empat tangga sekaligus:
💵 DANA BOS harusnya ✅ sekolah negeri gratis:
❌ YBR masih harus bayar 1,2 juta
💵 PIP untuk ✅ beli peralatan sekolah pribadi:
❌ YBR PIP-nya gak cair-cair dan gak bisa beli peralatan sekolah
💵 Sekolah Rakyat ✅ untuk anak miskin:
❌ YBR tidak masuk sekolah rakyat
💵 Bansos ✅:
❌ keluarga YBR tidak mendapatkan bansos.
Empat program di atas, yang menghabiskan anggaran triliunan rupiah, yang selalu muncul dalam presentasi keberhasilan kebijakan Indonesia, tidak mampu menjamin buku dan pulpen seorang anak di NTT.
Maaf, kita bukan bangsa yang besar.
September 2025: ibu & 2 anak di Bandung mengakhiri hidup karena tekanan ekonomi.
Februari 2026: anak 10 tahun di NTT bunuh diri karena tak bisa beli buku dan pensil.
Dengan kementerian segitu banyak, program2 berbiaya fantastis, jelas ini kegagalan.
Tanggung jawab!
#SexualAssaultAwareness
Masih pagi gue udah dibikin sakit hati dan sakit kepala.
Biaya visum mulai dari 150.000-500.000, siapa yang nanggung? Ya korban!
Negara lagi-lagi gagal hadir untuk lindungin dan bantu perempuan dan anak!
Orang2 yang serakah banget, sampe menciptakan ketimpangan Ekonomi di bangsa ini tuh objective-nya apa?
Mau jadi manusia paling tajir di negara ini?
Kalo udah, terus apa?
Kekayaan yang berlebihan, sampai membuat banyak orang miskin berlebihan juga, apakah itu bikin bahagia?
Gila.
masih muda malem tahun baruan:
- wajib ngumpul sama temen2
- wajib bakar2 pokonya
- wajib begadang
- wajib ngobrol sampe capekkkkk besoknya baru tidur seharian
sekarang malem tahun baruan saya:
- kerja
- netflix
- anak masih bocil jadi tidur cepet
- tenangin anak yg rewel karna kaget bangun petasan tengah malem 😂
Fungsi utama sekolah-sekolah elite seperti MAN IC, BPK Penabur, dll adalah memisahkan anak berpotensi jauh-jauh dari ember kepiting jahanam seperti ini, dengan sebuah tembok beton yang sangat tinggi.
Anak MAN IC tidak akan bisa berkembang sepenuhnya di "sekolah biasa".
Kalau ada pemilihan pemimpin lagi di masa depan, tolong jangan kufur nikmat. Dikaruniai Tuhan akal sama hati nurani tolong dipakai. Itu kan, yang buat kita berbeda dengan hewan?
Kebodohan dan tidak kompeten sudah membunuh banyak orang.
Ngeruk emas di papua sudah, nebang kayu hutan jutaan hektar, nambang minyak, nyedot Gas Alam di Aceh sudah, ngeruk Timah, nanam sawit jutaan hektar, nambang batubara, nambang nikel sudah. Lalu negara kok tak juga kaya ya??, trus ke mana perginya kekayaan negara yg di keruk itu??
APBN itu dana publik. Pesantren itu swasta/ privat.
Dana publik dipakai utk kepentingan privat itu HARAM. Kebijakan pemerintah dlm soal ini ZALIM.
Pengasuh pesantren AlKhoziny harusnya jadi tersangka, bukan malah dikasih dana publik.
Ini dari uang pajak kita semua.
Kalo 1M bisa rebuild 1 sekolah, seharusnya 125M bisa dipake buat rebuild 125 sekolah di aceh, sumbar, sumut dibanding mendanai Ponpes yang nyata-nyata lalai dan seharusnya dihukum.
Tapi ini Indonesia bung. Akal sehat dan pejabat dijual terpisah.
💭 lagi mens. Mens kan ribet ya, butuh air bersih, butuh ganti pembalut tiap 4 jam (idealnya), belum kalo sakit. Terus kepikiran yang lagi di sumatra gimana. Yang masih ngungsi gimana. Punya cukup pembalut dan air bersih kah. Semoga semuanya dimudahkan🥹❤