Menyusuri malam dengan kepala yang penuh kebingungan
Semua terasa ambigu
Kehidupan yang melelahkan
Belum tentu juga kematian memberi ketenangan
Hanya ketakutan diri sendiri, yang menghentikan langkah kaki
Sendiri dan sepi, aku ingin berlari
Menelusuri mimpi yang tak kunjung menepi
Atau haruskah aku hanya berdiri di sini
Mengeja bait pelangi yang hampir mati
Di penghujung hari…
Catatan Hati - Ivane Wijaya
Pernah kau mengingatku sebelum tidur?
Atau sekedar ingat kenangan itu?
Atau mungkin kau menyela semua ingatan itu?
Hatimu masih seperti biasanya
Mengharap bahagia namun tak mau menerima
Kau yang begitu sadis
Menikam lalu menyiram luka ini dengan sebotol arak
Betapa nelangsanya manusia ini
Kau perlakukan ia seolah kau pemilik hidupnya
Dan bodohnya ia, masih bertahan menggenggam erat tanganmu yang masih menggenggam belati dan berlumuran darah dari tubuhnya;
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang mejadikannya tiada
Sapardi Djoko Damono