Ya Allah, jika umur panjang adalah yang terbaik untuk hamba maka kuatkan hamba ya Allah. Namun jika umur pendek adalah yang terbaik untuk hamba, maka wafatkanlah hamba dalam husnul khatimah, ampuni dosa hamba, dan terimalah amal ibadah hamba.
🇮🇩 Pajak buku di Indonesia : 12%
🇲🇾 Pajak buku di Malaysia : 0%
🇬🇧 Pajak buku di Inggris : 0%
🇮🇳 Pajak buku di India : 0%
Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipalak 🙏🏻
saking bobroknya sistem di sini, orang-orang malah jadi ngira populasi lulusan sarjana di indonesia itu OVER. padahal mah emang LAPANGAN KERJANYA AJA YANG GA ADAAAAAAAAAA. 🙂
Gue mau move on soal Nadiem soal policy beliau or berguna/tidaknya Chromebook, baku hantam horizontal gini ga ada habisnya.
gue pengen fokus ke hal lain:
Kejaksaan dengan pemaksaan dan framing tuduhannya
Tuduhan Jaksa ga terbukti, maksain & cacat banget soal split stock GOTO dan investasi Google. Persidangan berkali-kali, dan berkali-kali tuduhan dipatahkan dan Jaksa gak bisa membuktikan.
tapi..persidangan berkali-berkali, pembahasan materi perkara berkali-kali, kayak gak ada artinya... JPU bisa seenak jidat kasih tuntutan tanpa merasa bersalah, tanpa akuntabilitas.
Hakim? playingnya akan sama, udah pasti sulit divonis bebas meskipun disodorkan fakta persidangan. Hakim akan memutuskan bersalah tapi mendiskon tuntutan JPU + ada yg akan dissenting opinion.
Keprihatinan pada tempat mencari "keadilan" ini yang kita lihat kemarin saat sidang NM, sidang Ibam, sidang Tom Lembong, sidang Ira Puspadewi.
Dulu saya berpikir cokelat itu udah paling parah, tapi ternyata yg lebih parah itu sistem peradilan di negeri ini.
Lo semua pasti udah denger: 30 Juni 2026, Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara sama Pengadilan Tipikor Jakpus, kasus korupsi pengadaan Chromebook, kerugian negara Rp1,56 triliun.
Tapi sebelum lo simpulin apa-apa, gue ajak bedah utuh 5 tahun kepemimpinannya di Kemendikbudristek.
Data dulu, opini belakangan
alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
Hari Bhayangkara ke-80. Kapolri bilang di depan Prabowo:
"Kritik jadi cermin untuk berbenah."
Beberapa jam kemudian, di Jalan Trunojoyo:
30 mahasiswa UI berjalan sambil panggul keranda bambu + karangan bunga bertulis
"Turut berduka atas matinya Reformasi Polri."
Mereka sudah kirim surat pemberitahuan resmi.
Polisi sudah konfirmasi terima.
Tapi keranda dan karangan bunga itu ditarik paksa aparat.
Terjadi saling tarik di tengah jalan.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru:
"Ini diskresi kepolisian, enggak boleh di sana."
Jadi kritik boleh ,
asal tidak sampai di depan kantor mereka
🤥🤔