Masyarakat Indonesia itu bukan bodoh atau malas. Masyarakat Indonesia itu gak paham apa hak-hak-nya.
Entah karena budaya atau bekas dijajah, kita dari kecil gak diajarkan untuk terbiasa meminta hak. Kita hanya diajarkan untuk selalu menjalankan kewajiban.
Koreo di pertandingan persahabatan antara Palestina vs Konyaspor di Turki.
Pertandingan ini diselenggarakan sebagai wujud solidaritas kepada Palestina.
Koreo yang ditampilkan terinspirasi dari peristiwa 26 tahun lalu saat Jamal al-Durrah melindungi anaknya, Muhammad yang baru berusia 12 tahun dari berondongan peluru Israel.
Ini mungkin real life di China sana ya..
Ternyata harga "kebebasan" di sana mahal. 🙃🥲
"Jared, 28 tahun, mantan engineer AI di Chengdu"
- Keluar dari kerja kantor “996”: jam 9 pagi–9 malam, 6 hari seminggu
- Pilih jadi freelancer, bareng istri yang baru setahun menikah
- Tinggal di rooftop bangunan tua, tanpa izin, atap bocor, tanpa AC
- Ayah mertua sempat syok saat pertama datang
- Siang coding dan latih model AI untuk klien
- Tarif proyek turun karena AI bikin kerjaan coding terasa lebih murah
- Sore–malam jadi kurir makanan, meski hujan
- Target ojol sekitar 1.000 RMB sebulan, cukup untuk sewa
- Sewa rooftop 1.000 RMB, bayar ke tetangga bawah
- Penghasilan gabungan suami-istri sekitar 1.000 dolar per bulan
- Makan hemat, sering instan 5 RMB
- Tetap bertahan karena tidak mau kembali ke tekanan KPI atasan
Beliau ini bilang kalau kebebasan dari kantor tidak otomatis enak. Kadang yang ditukar justru rasa aman, lalu kerja dua shift supaya tetap bisa hidup.
KALAU AKU BOLEH SARAN....
INI MEDIA2 TERBAEK BELAJAR BAHASA INGGRIS GRATIS!
Kalau kalian mau SPEAKING lancar, saranku latihan di:
- Webnya BRITISH COUNCIL
- Web Episoden
- Voice mode ChatGPT
- Webnya YOUGLISH
Untuk LISTENING:
- Sama, BRITISH COUNCIL
- Webnya ELLO
- Podcast ALL EARS ENGLISH
- TED TALK di youtube
- Webnya BBC Learning English
READING:
- Web AESOP FABLES
- Bisa juga BRITISH COUNCIL
- Koran onlinenya (app) JAKARTA POST
- Sama, webnya BBC Learning English
WRITING:
- Webnya Write & Improve
- Web IELTS Simon
- Web Hemingway Editor
Cari freelance remote yang task-nya lumayan gampang?
🤖 Jadi AI Trainer, Data, Testing, atau Transcription.
💸 Fee-nya bisa sampai $90/jam.
18 platform legit yang wajib lo coba buat dapet cuan maksimal 👇 #RemoteJobs
Buat yang belum tau Alignerr itu apa?
Jd ini tu platform freelance yang menghubungkan talent dengan berbagai project, termasuk AI training, language, coding, audio, dan data.
Kalau baru mau coba daftar, kurang lebih caranya:
1. Buka website resmi Alignerr (https://t.co/zzB9f1qrZk).
2. Klik Apply / Apply now lalu Continue with Google.
3. Upload CV/resume terbaru. Profil kamu akan otomatis diisi dari CV, lalu kamu bisa edit lagi.
4. Pilih skill/domain yang sesuai, misalnya Language, General, Coding, Audio, dll.
5. Cari posisi/project yang cocok lalu Apply.
6. Kalau lolos tahap awal, lakukan verifikasi nomor HP + ID melalui Persona.
7. Beberapa project bisa meminta assessment atau interview Zara tambahan (ga semua)
8. Setelah approved, lanjut contract + payment setup melalui Stripe Connect atau PayPal.
9. Terakhir masuk tahap onboarding dan mulai menunggu/mengambil project yang tersedia.
Make sure pilih project yang sesuai dengan skill dan pengalaman yang tercantum di CV, supaya profil kamu lebih relevan dan peluang lolosnya lebih besar.
#freelance #remote
Saya ditanya: support dosen dan guru, atau bangun 30.000 MW lebih dulu?
Saya pilih dosen dan guru. Sebenarnya karena satu hal: saat ini teknokrasi dan meritokrasi adalah spesies yang terancam punah.
Kenapa?
Kalau kita bandingkan 30 tahun terakhir, pendapatan per-kapita Tiongkok naik 10 kali lipat. Asia Tenggara hanya sekitar 2,7 kali.
Ada lima atribut di balik ketertinggalan ini:
(1) Kita cenderung menyeleksi talenta berdasarkan loyalitas, bukan meritokrasi.
(2) Kurangnya titik temu yang optimal antara talenta dan kekuasaan.
(3) Kurangnya daya saing, tercermin dari izin usaha kita yang hanya 0,3 per 1.000 orang dewasa, dibanding Tiongkok dan Singapura yang mencapai 8-10.
(4) Model pembangunan yang sentripetal, menarik segalanya ke pusat, sehingga ketimpangan kekayaan dan pendapatan makin lebar dan oligarki makin difasilitasi.
(5) Dan yang paling fundamental: kurangnya investasi di pendidikan.
Karena tanpa reformasi untuk kepentingan gaji guru atau kompensasi, saya nggak melihat Indonesia, atau sebagian besar dari Asia Tenggara, bisa menuju ke arah keemasan.
Kita harus menyadari bahwasanya IQ manusia itu bisa berkembang sampai umur 16 tahun.
Tapi setelah umur 16 tahun, yang paling penting untuk mengembangkan manusia itu adalah keterbukaan. Keterbukaan itu sangat foundational untuk bisa mengkombinasikan antara kekuatan inovasi dengan kekuatan preservasi. Saat perkembangan otak seseorang tidak optimal, bisa dikompensasi dengan kualitas guru.
Di sinilah benang merahnya. Kemampuan kita memilih dengan basis seleksi, bukan sekadar elektabilitas, sangat bergantung pada kemampuan kita berpikir. Kemampuan berpikir itu dibentuk oleh guru.
Ini pula yang berkorelasi dengan kemampuan kita membangun ekosistem yang memadai untuk 30.000 MW. Karena tanpa kualitas guru yang membuahkan SDM yang mumpuni, sebesar apa pun kapasitas yang kita bangun, hasil jangka panjangnya tidak akan tahan lama.
Dan jika resah menunggu gerakkan top-down, maka mungkin kita harus perbanyak bottom-up kan perubahan sosial ini. Perbanyak diskusi entah di tempat tongkrongan, tempat ibadah, puskesmas, atau di meja makan rumah sendiri.
Dan yang kita perbanyak sebaiknya diskursus ide, bukan sekadar fenomena. Karena selama percakapan kita hanya berhenti pada sensasi dan peristiwa yang datang dan pergi, kita tidak akan pernah beranjak.
Tapi ketika kita mulai membiasakan diri berdiskusi tentang gagasan, di situlah inkrementalisme kecil hari ini bisa membuahkan lompatan besar suatu hari nanti.
@listyantidewi sekolah mahal, tp gaji guru belum tentu diperhatikan..
sibuk bangun 'pencitraan'..
bangunan dibikin oke,,
publikasi & event meriah,,
terkadang sisi akademis ny memprihatinkan..