Talk and study about Privacy, Data Protection, AI, and IP Law | rumbling about Arsenal | LLM graduate from @UniUtrecht | Cessante ratione legis cessat ipsa lex
"Did we just sell our #privacy to the US?"
is becoming my latest and most favorite piece of writing (self-praising is necessary tho). And I think The Jakarta Post liked it too. They put it on the Headlines.
Saya harap TV dan media kedepannya lebih banyak lagi ngundang orang orang pintar dari kalangan mahasiswa dan dosen seperti Mba Fathimah dan Pak Media W Askar.
Argumen mereka tuh sangat mewakili kepentingan rakyat.
Kek puas banget gitu ngeliat pejabat pejabat kicep dan tertampar data data yang ga bisa dibantah.
Terima kasih teman2 mahasiswa yg turun ke jalan hari ini. Tetap jaga satu sama lain, rapatkan barisan, hati2 provokasi. Doa dan harap kami bersama kalian. #IndonesiaDarurat#IndonesiaBangkrut
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke ๐ฎ๐ฉ, apalagi Dubes ๐ฎ๐ฉ di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
10 menit lagi ke (kemungkinan) Arsenal angkat trofi premiere league, setelah puasa 22 tahun.
Atau skenario terseru;
-City menang lawan Bournemouth
-Arsenal kalah lawan Palace
-City menang lawan Aston Villa
๐
bayangin orang-orang LPDP yang pinter dan punya critical thinking yang bagus dibina sama TNI. pas nanti ada pertanyaan kritis yg ditujukan ke TNI dia jawab, "saya ini aparat".
32 tahun rezim militer aja gak bisa tertibkan penumpang kereta tapi di tangan jonan semua beres
Masih percaya masyarakat bisa tertib di tangan tentara? Ya gak akan lah๐คฃ
@dhanyindraswara Tentu ada rasa khawatir itu, tapi definisi suksesnya bukan menjadi sesuatu, melainkan membuat/berbuat sesuatu. Lebih khawatir saat dewasa tidak bikin apa2 daripada tidak jadi apa2. :)
Maka, jangan tanya pada anak kalau besar kamu mau jadi apa, tapi tanyakan apa karyamu nanti?
Cara, tutur kata (terutama hakim ketua), dan aspek2 formil semuanya seperti badut. Jauh lebih bagus lihat anak S1 Fakultas Hukum lagi praktik peradilan.
Sidang pengadilan kok jadi pertunjukkan kebodohan dan kebejatan, apa sdh tdk ada lagi hati nurani?
Persidangan apa ini? Kok wdilakukan oleh orang2 yg tdk kompeten.
https://t.co/nuzqVAqTry
Sebagai alumni LPDP, berikut daftar pelatihan yang kami butuhkan agar gak culture shock:
- Academic writing
- Ikut International Conference & jurnal internasional
- Strategi cari funding buat riset, paper dan conference
- Pelatihan memasak (real wkwk)
- Self management, terutama menghadapi stress kuliah dan tugas yang numpuk
- Persiapan paska kampus, either sebagai dosen, karyawan, pebisnis, atau stafsus wkwk
etc etc
Intinya butuh pelatihan dari orang2 yang pernah menjalani itu semua.
Sebagai alumni LPDP, berikut daftar pelatihan yang kami butuhkan agar gak culture shock:
- Academic writing
- Ikut International Conference & jurnal internasional
- Strategi cari funding buat riset, paper dan conference
- Pelatihan memasak (real wkwk)
- Self management, terutama menghadapi stress kuliah dan tugas yang numpuk
- Persiapan paska kampus, either sebagai dosen, karyawan, pebisnis, atau stafsus wkwk
etc etc
Intinya butuh pelatihan dari orang2 yang pernah menjalani itu semua.
Sebenernya hampir campek berharap sama Arsenal, dua tahun runner up udah cukup. Ternyata tahun ini dikasih hadiah lagi. Dan kami ada di final UCL setelah 20 tahun.
While I'm in tears, I still want to keep my expectations. But all and all, North London Forever! #COYG
Dari mana Pak Amien melanggar HAM heyyy ๐
1) Pak Amien bukan negara
2) Pak Amien bilang kalau Teddy gay
2) Anda bilang Pak Amien merendahkan martabat Teddy (inhuman)
3) Berarti Anda bilang kalau gay = martabatnya rendah.
Di sini anda yg melakukan pelanggaran HAM, rojali.
Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut di duga melakukan tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia:
1. Inhuman treatment. Perlakuan tidak manusiawi, tindakan verbal yang sengaja menimbulkan serangan mental (non fisik) yang hebat
2. Inhuman degrading merendahkan martabat Pak Prabowo dan Letkol Teddy.
3. Verbal torture kekerasan verbal
4. Verbal humiliation atau perundungan/pelecehan verbal yang menggunakan kata-kata untuk merendahkan, mempermalukan, mengintimidasi, atau menyakiti seseorang secara emosional dan psikologis.
Saya minta Pak Amien jangan berlindung dibalik kebebasan berbicara karena ada batasnya.
https://t.co/c0Nk1CrILL
Buzzer mulai dikerahkan utk menormalisasi rencana ini. Mereka oversimplify rencana ini jadi sebatas pelatihan, pendisiplinan, dsb.
Kita yg menentang punya segudang argumen bahwa ini lebih dari sekadar pelatihan, tp buzzer merangsek memenangkan narasi publik. Double menjijikkan.