Swiss gak punya laut.
Singapura gak punya sawah.
Jepang miskin sumber daya mineral.
Arab Saudi hutannya minim.
Belanda bahkan gak punya gunung.
indonesia punya semuanya.
Alam lengkap, sumber daya ada, laut luas, tanah subur. Tapi kok UMR masih 5 juta ?
@chilldulugaksie Sedih banget, terakhir nonton RnR season 12, semua peserta terhighlight, ditampilin MV "sungguh benar adanyaaa, cinta lama jangan dilawan"
Dari kompetisi dulu, perform Salma selalu belakangan deh 🫣
Kayaknya yang gong emang ditaroh di akhir deh ya. Tau aja nih erceti-i, gue nungguin penampilannya Salma 🤧
Update negara kecintaan kita hari ini:
- Rupiah melemah di 17.063 per 1 USD
- IHSG anjlok di 6.971
- Tabungan pemerintah di BI tersisa 120T
Sementara itu,
BGN beli 25.000 sepeda listrik senilai 49 juta per motor, atau 1,22 T in total..
Gak paham lagi gue
Berbulan-bulan kita melihat rakyat ditangkap dan diadili. Tapi begitu jarang kita melihat aparat diadili dan dipenjara
Hari ini gue di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Melihat langsung vonis hakim kepada 60 tahanan politik di aksi Agustus - September 2025
Banyak yang salah tangkap. Tukang parkir, ojek online, cuma nonton dan sebagainya. Ada ibu dari tahanan politik yang bercerita anaknya dipukul 10 polisi
Kasus Laras. Kasus Delpedro. Kasus teman2 muda kita se-Indonesia yang dikriminalisasi adalah simbol dari negara. Kalau berisik, vokal, turun ke jalan, resikonya? Penjara menanti.
Solusinya? Lawan!
Aceh belum pulih, jangan ditinggalkan sendirian 😭💔
29 Januari 2026
📍 Kecamatan Langkahan Aceh Utara
Semakin jauh letak daerah dari pusat kekuasaan, semakin lamban penanganannya, dan semakin cepat pula ia mulai terlupakan oleh penguasa
Rabu, 28 Januari 2026, lahan garapan petani seluas 83 hektare di Desa Padang Halaban, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dieksekusi secara paksa.
Ratusan aparat bersenjata lengkap diterjunkan untuk mengawal kepentingan sebuah korporasi, sementara rumah dan tanaman warga diratakan alat berat.
Sejak pagi, ribuan warga datang menyaksikan apa yang mereka sebut sebagai “penggusuran legal”.
Belasan eskavator milik perusahaan bekerja tanpa jeda, merobohkan rumah kayu, kebun pangan, dan tanaman produktif milik kelompok tani KTPH-S.
Dalam hitungan jam, ruang hidup petani lenyap—tanpa kompensasi yang jelas, tanpa kepastian masa depan.
Aparat Negara vs Rakyatnya Sendiri
Eksekusi dikawal personel gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polres, Polsek, Brimob, Polwan, hingga Satpol PP Pemerintah Kabupaten Labura.
Kekuatan negara dikerahkan secara masif, bukan untuk melindungi warga, melainkan memastikan proses penggusuran berjalan mulus.
Akibatnya, sedikitnya enam warga dilaporkan diamankan aparat.
Sejumlah lansia tumbang akibat trauma. Anak-anak menangis histeris menyaksikan rumah dan tempat bermain mereka hancur.
Ambulans mondar-mandir mengangkut korban pingsan.
Seorang nenek berlutut di hadapan Kapolres Labuhanbatu, memohon agar rumah dan tanaman tidak dihancurkan.
“Biarlah kami bongkar sendiri, supaya sisa bangunannya bisa kami pakai,” pintanya dengan suara gemetar. Permohonan itu tak menghentikan kerja alat berat.
Menang Tanpa Kepastian Hukum
Eksekusi ini dimenangkan oleh PT Smart. Namun kemenangan tersebut berdiri di atas dasar hukum yang dipertanyakan.
Sejumlah pihak menyebut Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan belum sepenuhnya jelas.
Ironisnya, di lokasi eksekusi terpampang spanduk bertuliskan:
“Tanah Ini Milik Negara Eks HGU PT Smart yang Dikuasai Rakyat sebagai Lokasi Reforma Agraria – Pansus DPR RI.”
Tulisan itu justru menegaskan konflik mendasar: jika lahan tersebut merupakan eks HGU dan masuk agenda reforma agraria, mengapa negara justru berdiri di belakang korporasi?
Ketika dimintai penjelasan, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menolak memberikan keterangan substansial.
Aceh seperti gak di apa apain dan terkesan dibiarkan begitu saja khusus yang bagian dalam💔😭.
Kayu sebanyak itu gak tersentuh escavator pemerintah. Sebentar lagi rahmadan 🥀
No viral no escavator
Kalau ada pemilihan pemimpin lagi di masa depan, tolong jangan kufur nikmat. Dikaruniai Tuhan akal sama hati nurani tolong dipakai. Itu kan, yang buat kita berbeda dengan hewan?
Kebodohan dan tidak kompeten sudah membunuh banyak orang.
[PERNYATAAN SIKAP]
Darurat Pembatasan Informasi Bencana: Negara Wajib Minta Maaf
Dalam beberapa hari terakhir, pembatasan terhadap pemberitaan bencana di Sumatera terjadi secara masif dan sistematis. Polanya jelas dan berbahaya.
-utas-