Bisa saya bantu jawab:
Belanda adalah salah satu negara yang melakukan pencatatan/pengarsipan terbaik di dunia.
Arsip Belanda ada yang tulisan tangan, dan ada yang sudah diubah menggunakan mesin ketik.
Untuk bukti kongkret nya bisa silahkan berkunjung ke Arsip Nasional Republik Indonesia. Di Kalibata.
Kita bisa ngecek arsip2 peninggalan Abad 17/18/19/20/21 baik yang tulisan tangan, maupun yang sudah dijadikan bentuk buku oleh Belanda.
Jadi setiap arsip tulisan tangan yang terkait Indonesia, di ANRI punya copy-nya dalam bentuk klise/film negatif. Ada alat dan ruangan tersendiri untuk melihatnya.
Kalau yang sudah dipindahkan dalam bentuk buku, kita bisa pinjam bukunya. Dan hanya boleh di baca di tempat yang sudah di sediakan.
Gratis untuk umum.
Dulu gue kira Jurgen Klopp 2x gagal juara EPL dengan 90+ poin dan hanya selisih 1 poin karena emang pesaingnya lebih hebat aja.
Tapi ternyata karena pesaingnya curang aja๐
Stock is more about story
Contoh story:
โข The next Apple
โข The next BBCA
โข Amazon is not just a bookstore; it is going to take over global retail
โข The company is investing in the next big thing
โข etc
Ngga terlalu penting apakah nanti story tersebut kejadian atau nggak. Hype-nya saja bisa menggerakkan harga saham secara signifikan
Tapi kalau kondisi teknikal, fundamental juga mendukung, ditambah ada hyped story jadilah ultimate combo untuk meroket
pov jadi trader didesa dari abang ini:
- bisa profit trading sambil ngopi santai di desa
- p&l-nya +3.244.564
- dengan gain +27,31%
- dia bilang orang lain ngopi buat santai
- dia ngopi sambil nyari gaji setara umr
- dia juga jelasin enggak setiap buka laptop harus ada transaksi
- kalau enggak ada setup yang cocok ya lanjut ngopi aja
- santai enggak maksa entry
Tau gak kenapa jualan kayak gini terus laku di Indonesia?
Karena mentalitas pengen cepat kaya bikin orang abai sama logika.
โCoba hitung:
Ngubah Rp 2,5 juta jadi Rp 1 miliar dalam 6 tahun artinya modal harus tumbuh 400 kali lipat (40.000%). Ini butuh return konsisten ~171% per tahun tanpa pernah rugi.
Sebagai pembanding, investor terbaik dunia sekelas Warren Buffett cuma mencetak rata-rata ~20% per tahun.
Narasi ini manfaatin survivorship bias dan rasa takut ketinggalan alias FOMO. Orang awam digiring untuk percaya bahwa ada "rahasia cepat kaya" atau "formula ajaib" di pasar saham yang hanya diketahui oleh beberapa orang.
Financial market adalah tempat perputaran modal yang terukur, bukan tempat menggandakan uang secara ajaib. Percaya cerita from zero to hero yang dipoles kayak gini sama saja seperti membeli tiket lotre, yang pasti kaya bukan yang beli tiket, tapi orang yang jualan tiketnya.
Siklus psikologi ritel yang ga pernah berubah:
Pas harga diskon di bawah: kena virus tebar fear, ga ada nyali buat serok
Pas harga mantul puluhan persen: nyesel "Andai kemarin gua berani borong..."
Masalah lu bukan kekurangan uang, tapi ga punya conviction.
Nyali buat beli di bawah itu ga bisa dipaksa pakai modal nekat. Nyali itu otomatis muncul kalau riset lu udah tuntas dan lu tahu persis apa yang lu beli
Kalau masuk market masih modal tebak-tebakan, jangan heran kalau lu cuma berani HAKA pas barangnya udah terlanjur mahal di pucuk ntar
KALAU COWOK UDAH MULAI:
โข Rutin olahraga
โข Mulai jaga pola makan
โข Lebih banyak diam daripada banyak ngomong
โข Nyaman pergi dan melakukan sesuatu sendirian
โข Mulai serius mikirin masa depan
โข Uang nggak cuma dihabisin, tapi mulai ditabung dan diinvestasikan
Biasanya ada sesuatu yang sedang berubah dalam hidupnya.
Bukan berarti dia tiba-tiba jadi dingin atau nggak peduli sama orang lain.
Dia cuma mulai sadar kalau hidupnya perlu diberesin.
JUST IN : "Why don't you ask for a ceasefire with the US?"
Iranian FM Araghchi: "Because we want to teach them a lesson so hard that enemies never even think of attacking Iran again."
Buat kalian yg lagi kerja please dengerin
-Berhenti dulu kerja
-Mulai baca baca buku trading
-Mulai trading saham/crypto
Itu tips dari gua untuk mengubah uang 10jt kalian menjadi 1jt