Setelah memposting gagasan ini, banyak yang menghubungi kami menanyakan alasan, hingga apa yang akan dilakukan oleh komite politik.
Kami coba ulas sekaligus melanjutkan postingan sebelumnya.
Yuk bantu Retweet!
Tweeps, di tengah kebuntuan politik alternatif hari ini, kami bersama jaringan rakyat akan membangun sebuah komite politik sebagai daya tawar bagi gerakan rakyat khususnya anak muda.
Malam ini akan kami sampaikan mengapa gagasan ini harus hadir.
Yuk bantu retweet!
In China, this is a statue of Qin Hui, a corrupt politician from the 11th century widely regarded as a traitor. His and his family's statues have been cursed, spat on, and urinated upon by the Chinese for centuries.
Qin Hui or Qin Kuai (January 17, 1090 - November 18, 1155) was a Chinese politician. He was a chancellor of the Song dynasty in Chinese history. He is widely regarded as a traitor for his part in the persecution and execution of his political enemy, Yue Fei, a general who fought for the Song against the Jin dynasty during the Jin-Song Wars, resulting in him being condemned as corrupt by later generations. Modern historians, however, have placed as much blame (if not more) on the reigning Emperor Gaozong himself. He was also nicknamed "Long-legged Qin" by the people out of scorn.
Ngebet amat pengen ikutan masuk ke senayan sampai2 cara yang paling lucu pun dilakukan. Kalau mau mewujudkan cita2 yg diperjuangkan maka harus merebut kekuasaan, katanya. Nanti kalau sudah masuk senayan paling juga lupa sama apa yg mau diperjuangkan. Prek!
@uberfunk Naik KA lebih ngga ribet. Kalo sewa motor tinggal minta diantar di depan stasiun tugu atau lempuyangan. Naik bus juga ada pilihan lebih murah tapi waktu tempuh lebih lama dan kalau sewa motor ada tambahan biaya antar.
Saya menjual Buku Bekas: Taira No Masakado - kisah tentang cinta, darah & air mata seharga Rp25.000. Dapatkan produk ini hanya di Shopee! https://t.co/Dvv5QDHPoq #ShopeeID