yhaa kopdes dan mbg "kalo bener" sebenernya oke kombo maut penggerak ekonomi.
Dari atas yang punya modal (mitra) hingga bawah yang punya sumber daya (petani) langsung bareng bareng kebagian untung semua. Nyatanya gitulah
alasan kenapa ada sensus ekonomi adalah:
- Banyak yang kaya dari jualan online tapi tidak bayar pajak
- banyak yang tercatat pengangguran tapi rumah bagus, kendaraan mewah, anak kuliah semua
- Komisi dari Shopee Affiliate, TikTok Shop, dll itu penghasilan kena pajak
- Seller e-commerce sering merasa "usahanya kecil, gak kena pajak" padahal salah
- Pemerintah mau data siapa yang omzetnya besar tapi belum terdata
- DJP mau kejar pajak dari bisnis digital yang selama ini banyak lolos
- banyak yang punya bisnis digital tapi tidak bayar pajak
- ini kan soalnya gk perlu kantor dll jadi susah untuk mendatanya
GASSPOLL ada gratisan GLM 5.2 akan saya pake buat kerja 24jam untuk audit 16rb baris kode itu. thanks china, hidup cijingping!, hidup wanita yang melawan!
🚨 UPDATE: Pernyataan Sikap dari Aliansi Mahasiswa UNPAM.
Ayo dibantu cari nih temen2 yang jadi MAHASEWA dalam press conferense bersama BEM Bersatu lainnya 🤪🤪
Alfi, sama Tamala Setiarini lagi ketar ketir ngga sekarang? 🫢😇
#demo#IndonesiaGelap#MenujuIndonesiaBangkrut
Menurut gw alasan birokrasi Indonesia ribet minta ampun karena karakter "siap pak siap ndan" yang dibawa dari pendidikan militeristik kedinasan. Kaku dan rentan nganu
Menurut gw pribadi, mending keberadaan IPDN itu ditinjau ulang deh…
Asal kelen tahu..
Ilmu-ilmu yang ada di IPDN itu udah diajarin di FISIP dan FIA di seluruh Indonesia.
Perbedaannya, IPDN itu ikatan dinas, biaya minim, dan juga semi-militer.
Lantas buat apa ada IPDN? Wong lulusannya juga jadi ASN. Anak FISIP dan FIA mah disuruh jadi ASN juga bisa.
Dan yang gw juga heran kenapa IPDN semi-militer?Padahal lulusannya itu ya jadi sipil semua…
Terus yang lebih ga nyaman lagi:
Tiap tahun, IPDN butuh ratusan miliar.
Kalian tahu ga? Berapa anggaran IPDN di 2026?
814 MILIAR!
Padahal tahun lalu hanya 517 miliar.
Mana masuk pos anggaran pendidikan lagi.
Dan ini diperuntukkan untuk 5-6 ribu orang praja..
Sayang banget menurut gw.
Duit 817 M itu bisa dipakai buat subsidi PTN-PTN di seluruh Indonesia.
Foto: Rakyat Merdeka dan Pos Jateng
Program komando ya orang-orangnya komando juga. biar "siap pak siap pak" awas aja nanti bisa ngebentuk polarisasi di masyrakat, kalo tragedi muncul bisa lah tuu perang saudara
Lagi rame nih kontennya di Jakim. Si Tulip ini jadi pacer 10k under 1 jam, tp malah sprint pace 3 dan bikin banyak pelari buyar. Sampai ditegur Coach Andre Caprina, tugas pacer kan memang memandu pelari, bukan sok cepet-cepetan, kok Jakim bisa lolosin pacer ga profesional beginian ya? Sampai sekarang Tulip belum klarifikasi/ minta maaf tuh.
Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the country’s economic future
https://t.co/Himk6JYfLr