Kalimatnya cakep nih:
"Nggak semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya ada di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa pun kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya nggak setara, dia tetap nggak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya."
Jangan main-main sama orang yang hatinya baik, lembut, dan jarang ngomong. Kalo sampe dia milih buat cut off, itu bukan keputusan yang dia ambil dalam sehari. Begitu dia udah di tahap itu, dia bakal pergi tanpa nengok ke belakang lagi. Bayangin aja, dia bahkan udah gak mau liat lo. Dia mungkin bakal maafin, tapi gak akan lupa. Bukan karena dendam, tapi karena udah capek ngasih terlalu banyak kesempatan. Dia cuma milih buat ngeluarin lo dari hidup sama circlenya.
cakep ih kalimatnya:
“ngga semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional, mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya ga setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa”
bener juga sii.., ngejelasin hal kompleks ke orang yg belum mature emosinya cuma menguras energi. Protect your sanity, pahami boundaries dan mending save ur time buat hal yg worth it yah! 🤍🫶🏻
jangan pernah nyesel ngasih effort baik ke orang lain, jangan juga berharap dapat feedback yang sama, ya walaupun memang banyak orang yang ngga tau diri. but it's ok, it's not a big problem, because one day our kindness will also be repaid with different people.