Sukaakk 🤣🤣
Baru kali ini lihat bang @feriamsari sedikit keras & ga membiarkan lawan membantah..
Tp tetap saja menang tenang
Dan Kita tahu corong pemerintah itu ga jauh2 dr modelan buzzer (emang buzzer) 🤭
Ngotot, tanpa jeda, smp njingkat2 & wajah "merona" cieee
"Saya tidak mungkin mjd bagian dr kejahatan..
Kita berdialog tenang, Kita selesaikan masalahnya..."
Tp dia yg ngos2an lagi 🤣
Selalu kuatir jantung n darting koh Kami nih...
Sementara bang Feri.. Tenang... Hanya tatapan mata tajam & menusuk.
Membantah tp tidak perlu smp gerak smua tubuhnya, muka ga merona, Napas jg teratur 🔥
prabs:
"menurut saya, kecerdasan bukan berasa dari sekolah. buktinya pak bahlil"
"sekolahnya ga terlalu terkenal, kampusnya kalau dicari di google udah gada. jadi sekolahnya dmna tidak menjamin, udah dibuktikan"
Jika tanah dalam sengketa, seharusnya pekerjaan proyek dll berhenti dulu. Sampai ada keputusan hukum yang tetap.
-
Jangan sampai meresahkan masyarakat ????
Saya masih menerima kiriman video aktivitas tambang emas yang diduga illegal dengan Eksavator. Ini salah satunya di Tabalong, tepatnya di Desa Dambung Raya, Dusun Misim. Dulu 90an Kalsel sungai kami menjadi jalur aliran tebangan kayu. Tahun 2000-an hingga kini menjadi jalur tongkang batubara. Sekarang sungainya sendiri yang dikeruk dan dirusak.
Mana pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 yang katanya diperjuangkan Presiden Prabowo. Justru aktivitas illegal makin marak, tidak ada penegak hukum. Karena, mafia tambang justru dibekingi aparat dan penegak hukum.
Bapak Presiden, orasi antikorupsi tanpa konsistensi, akan makin menggerus legitimasi.
Cara Orang ini berbicra sangat berbahaya,Bukanya akui Kesalahan,malah nuduh Orang lain yg sepertinya Kasus Keracunan itu dibuat buat oleh Korban...
Gilaa...!!
Kurang Dari 24 Jam BANG JAGO Jukir Liar di Jembatan 5 Tambora Ditangkap TIM TIGER POLSEK TAMBORA
Respon cepat pihak kepolisian sektor Polsek Tambora Polrestro Jakarta Barat, berhasil menangkap 'Bang Jago' yang diduga memaksa meminta uang jasa parkir sejumlah Rp 5.000 kesalah satu pengendara sepeda motor.
Saat itu korban sedang mampir ke salah satu toko yang berada di lokasi tersebut, langsung di mintai uang parkir sejumlah Rp 5.000, ketika pengendara tersebut hendak keluar.
Namun pengendara tersebut memberikan uang Rp 2.000 saja dan langsung ditolak 'Bang Jago' dengan tetap meminta uang sebesar Rp 5.000.
Pengendara tersebut lalu meminta bukti berupa karcis parkir, bukan nya diberikan, 'Bang Jago' tersebut malah mengajak duel pengendara tersebut.
Aksinya direkam pengendara dan viral di beberapa media sosial, kurang dari 1 × 24 jam Tim TIGER unit Reskrim Polsek Tambora mengamankan pelaku.
KDM kemana ?
Tangis pecah di kaki Gunung Salak, Kamis (6/8/2026). Alat berat memasuki lahan garapan petani di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor dengan pengawalan massa ormas.
Jukir liar berulah di Jakarta Barat
Terjadi adu mulut antara Juru Parkir Liar dengan Pengendara Sepeda Motor Diduga dikarenakan tarif parkir yang tidak sesuai, pengendara motor sudah memberikan uang parkir sebesar
Rp 2000 namun Jukir liar memaksa meminta tarif parkir Rp 5000.
Kepada pihak terkait mohon atensinya untuk mengamankan oknum Jukir liar tersebut.
Kejadian ini terjadi dikawasan Pasar Mitra, Jembatan 5 Tambora, Jakarta Barat, Sabtu 08 Agustus 2026.
1. "Membangkang perintah KIP untuk membuka 20 dokumen Jokowi, kalau kuliah, Rektor UGM bisa masuk penjara.
Bukannya menuruti perintah KIP, Dia malah banding ke PTUN. Dan PTUN menolak bandingnya UGM"
#RektorUGMJongosJokowi#RektorUGMJongosJokowi
“Enough is enough”
Sangat dan teramat pantas Jika Tifa menyatakan bahwa “Perjuangan Dirinya Menguak Kebenaran Ijazah Jokowi Untuk Bangsa Ini Telah Selesai..!!”.
Tifa telah membuka mata seluruh masyarakat seantero dunia, bukan hanya untuk rakyat di negerinya sendiri.
Tifa menyerahkan seluruh hasil perjuangannya kepada bangsa ini. Darah, air mata, derita, teror, hingga ancaman terhadap keselamatan jiwa diri dan keluarganya pun telah ia lalui.
Kini terserah kepada rakyat, mau menyikapinya sebagai akhir tontonan, atau tuntutan kepada para bangsat dan badjingan di negeri ini.
Bahkan terserah juga bila ingin terus menjadikannya sesembahan bak Berhala Kusta Berbau Busuk.
Terserah…!!
Dalam hatinya, mungkin Tifa hanya membatin, jika 1998 dulu kalian bisa menghancurkan Jenderal Besar Soeharto, dengan kekuasaan Angkatan Bersenjatanya yg sangat kuat, harta kekayaannya yg sangat banyak, anak-anaknya yg dilindungi oligarki dan ormas yang sangat beringas, apakah kini kalian hanya berupa cecunguk kerdil yang mengkerut dihadap Penjahat Plonga-Plongo Kudisan, dengan anak-anak belernya yg pandir dan songong itu…?
Dulu dengan ganas dan biadabnya kalian bakar pusat perbelanjaan, gedung bisnis dan perniagaan, toko-toko, serta kantor-kantor pemerintahan seantero nusantara yang menjadi tempat mencari nafkah saudara dan kerabat kalian sendiri, apakah kini kalian bagai orang lumpuh penyakitan didepan Bunker Penyimpanan Emas dan Berlian yang dirampok dan digarong dari hak-hak anak cucu kalian sendiri…?
Ah, Tifa sudah benar, ‘enough is enough’, perjuangannya cukup sampai disini, selebihnya terserah kalian mau bagaimana. Karena siapa yg sesungguhnya pecundang atau pemenang, diri kalian sendirilah yg menentukan dan memutuskan.
Selamat berjuang untuk kalian.
Salam waras..✊
Dugaan saya juga begitu.
Ketika jadi walikota Solo belum pernah ada berita atupun bukti dibelakang nama Jokowi ada gelar Ir.
Gelar yg terbukti ada meskipun dibantah adalah Drs.