Kalimantan dikepung kebakaran hutan dan lahan, membuat warga di sejumlah daerah terpapar kabut asap.
Pada Rabu (19/08), terdeteksi lebih dari 1.600 titik panas dalam sehari.
Seperti apa sebaran titik panas di Kalimantan sepanjang Agustus ini? 👇🏽
Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.
Sekali lagi, El Nino itu kondisi, bukan penyebab utama kebakaran hutan.
Di banyak wilayah, peladang makin jarang berladang, tapi kebakaran tetap berulang tiap tahun, sudah pasti bukan mereka penyebabnya.
Akar masalahnya jelas ekspansi sawit skala industri.
Buka lahan pake alat berat Rp7 juta/hektar, pake api cuma Rp700 ribu.
Izin usaha di Kalimantan-Sumatra banyak tumpang tindih sama hutan lindung.
Tata kelola bobrok ini yang harus dibongkar, bukan warga kecil yang dikriminalisasi!!!
I think a lot of people don't know how important forests and all the flora and fauna of the equator are. Tropical rainforests are like the last bastion against total climate collapse.
tadi malam, apinya lagi-lagi masuk ke kawasan rumah warga. kebakarannnya bukan cuma di hutan sekarang, tapi rumah-rumah warga 🙁
tolong, tolong bantu kami yang di kalimantan, tolong sekali beritakan juga hal ini 🙁
Dapat info kalau udara di Kalimantan hari ini udah parah banget.
Partikel polusinya udah mikroskopis (sekitar 1/30 tebal rambut), jadi masker duckbill atau masker bedah biasa udah ga mempan.
Masyarakat diminta ganti ke masker N95, KN95, atau KF94.
NTT KEMBALI DIGUNCANG GEMPA SUSULAN 😭
Gempa susulan sebesar 5,6 SR baru saja mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.
Minhum minta doanya ya temen2 Semoga mereka selalu diberikan keselamatan dan perlindungan. Stay safe untuk semuanya 🤲🥹
kalian tau sungai mahakam ga guyss? salah satu sungai terpanjang di indo 😔 skrg lagi SURUT parah sampai keliatan kayak punya pantai. bahkan udah di imbau buat siap sedia air bersih karena di wanti wanti bakal sulit air
belum lagi cuaca ekstrem, bener bener panas yg bikin sakit kepala. aku tiap hari PP ngampus 15KM, tiap hari sakit kepala. terusss mati lampu bergilir mulu 😭 dan juga tiap hari ada KEBAKARAN, sumpah bahkan bisa sampai 4x kebakaran di 1 hari.
terus worst case nya gubernur kaltim ga keliatan kerjanya 🙏🏻 belum lagi konflik pemerintahan disini ga selesai selesai
kalimantan lagi ga baik baik aja
Maaf ganggu scrolling-nya.
Cuma mau info. Seluruh penjuru pulau Kalimantan bagian Indonesia kebakaran. Setiap titik api sangat besar dan luas. Bisa 2x lipat Jakpus dan 1.3x kota Denpasar.
Sungai-sungai kering, harga bahan pokok naik, air bersih susah, jarak pandang tertutup kabut asap, banyak anak sesak nafas. Ah, tapi MBG dan Kopdes aman kok, tenang aja. Silahkan lanjut scrolling lagi.
BMKG mencatat sebanyak 9.538 titik (HOTSPOT) terdeteksi di seluruh Indonesia
Kalimantan 🔥🔥🔥
Sulawesi 🔥🔥🔥
Papua 🔥🔥🔥
Belum termasuk Sumatera, Jawa dan pulau lainnya
All Eyes on Kalimantan! Ratusan Titik Api Kepung Kalimantan.
Karhutla kembali mengepung sejumlah wilayah Kalimantan. Rabu (19/8/2026), kabut asap pekat menyelimuti Banjarbaru hingga mengganggu jarak pandang dan membuat warga mengeluhkan sesak napas. Kualitas udara bahkan sempat masuk kategori berbahaya dengan PM2.5 mencapai 389,4 µg/m³.
Dampaknya juga mengganggu transportasi. Jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor sempat turun hingga di bawah 400 meter dan menyebabkan 12 penerbangan tertunda.
BMKG sebelumnya memperingatkan risiko karhutla berada pada periode puncak sepanjang Agustus–September 2026.
--
Setelah Blackout Listrik Sumatera, Jawa, Kalimantan, lalu saat ini Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera…. apalagi yang akan menimpa negeri ini di saat Para Pemimpin masih saja gemar joget, membuat lelucon dan bernyanyi-nyanyi di acara resmi kenegaraan😢
Warga,
Sekedar mengingatkan lagi..
Ada warga yang pagi ini gak mikirin media sosial. Mereka mikirin rumahnya masih ada atau nggak, keluarganya aman atau nggak, tanah tempat mereka cari makan masih bisa digarap atau nggak, anaknya bakal pulang sehat atau nggak, atau mereka masih ngerasa aman atau nggak ketika memilih untuk bersuara turun ke jalan.
Sementara kita mungkin cuma melihat semua itu lewat layar. Satu berita muncul, kita marah. Berita lain muncul, kita ikut sedih. Lalu kita scroll lagi.
Padahal di balik berita2 itu ada warga juga yang lagi benar2 menjalani akibatnya.
Di NTT, 70 orang dilaporkan meninggal akibat gempa. Puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, dan hingga 17 Agustus BMKG mencatat 1.624 gempa susulan.
Di tempat lain, sekitar 202 ribu hektare hutan dan lahan terbakar sepanjang Januari-Juli 2026.
Di Sukajaya, konflik lahan kembali memanas. Ada petani yang terluka ketika mempertahankan lahan tempat mereka mencari hidup.
Ada juga orang tua yang panik ngeliat anaknya sakit setelah makan makanan yang seharusnya aman. JPPI mencatat 40.759 korban terkait keracunan MBG sejak 2025 hingga awal Agustus 2026. Di Karo, 269 siswa dilaporkan jatuh sakit setelah menyantap menu MBG.
Dan ketika warga turun ke jalan untuk menyampaikan keresahan, masih ada yang harus berhadapan dengan intimidasi hanya karena ingin menyampaikan suara.
Kita bisa membaca semuanya dalam hitungan menit.
Tapi bagi mereka yang mengalami, ini bukan berita yang bisa ditutup setelah selesai dibaca.
Bagi mereka,
Ini rumah.
Ini keluarga.
Ini pekerjaan.
Ini kesehatan.
Ini hidup mereka.
Kita mungkin nggak bisa menyelesaikan semua masalah itu. gak semua dari kita punya uang, waktu, atau kemampuan untuk turun langsung.
Tapi kita masih bisa bertanya,
Apa yang bisa kita lakukan?
Menyebarkan informasi yang benar. Membantu sebisanya. Menemani. Menguatkan. Bareng-bareng bersuara ketika ada warga yang membutuhkan dukungan.
gak harus ngelakuin semuanya.
Yang penting, jangan sampe kita ngeliat warga lain lagi kesulitan terus ngerasa itu bukan urusan kita sama sekali.
Karena hari ini mungkin mereka yang membutuhkan bantuan kita.
Besok, bisa jadi kita.
#SalingJagaWarga
🚨 BREAKING: Hari ini Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan mencapai 1106 hotspot. menjadi spot terbanyak di tahun ini 💔
Warga Kalimantan berisiko tinggi mengalami ISPA & gangguan kesehatan lainnya 🤕
Pray for Kalimantan.
Lekas pulih kembali Indonesia 🥀