Hari 31 Sobat Overthinking,
It's always seem impossible until it's done.
Ketika saya memulai Diary Sobat Overthinking ini, saya berpikir bahwa ini sangat sulit dilakukan. Mustahil, bahkan.
Ngetweet satu kali sih mudah. Tapi, 31 hari berturut-turut eksplore satu topik yang sama? Nah itu hal baru.
Bukankan seringkali hal itu bikin overthinking? Kita mikirin bagaimana menyelesaikannya. Padahal, kita tidak harus mikirin menyelesaikan sesuatu di kemudian hari. Yang kita perlu lakukan hanya mengerjakan yang kita bisa di hari ini.
"Kerjakan sesuatu, hari ini saja"
Lalu besoknya ulangi lagi, katakan pada diri sendiri,
"Kerjakan sesuatu, hari ini saja"
Lalu besoknya ulangi lagi, katakan pada diri sendiri
"Kerjakan sesuatu, hari ini saja"
Dan ulangi terus.
Kita tidak cukup kuat untuk menjalankan sesuatu sampai 100 hari ke depan. Tapi, kita mungkin cukup kuat untuk melakukan sesuatu hari ini.
Untuk hari ini aja, bertahanlah.
Terima kasih sudah bertahan sampai hari ini!
(31/31)
Kepada semua orang yang membaca ini, mungkin kita cuma berpapasan sekilas dalam hidup atau bahkan mungkin nggak kenal saru sama lain, tapi izinkan saya mengucapkan
I am so proud of you.
Saya bangga pada kalian.
Karena sudah bertahan melalui masa yang berat.
Karena tetap berbuat baik tanpa terlihat.
Karena bersabar walau sudah ingin marah.
Karena berusaha berkembang jadi lebih baik lagi.
Dan karena apapun kesulitan yang kalian alami, yang tidak kalian ceritakan.
Karena, kadang kita tidak dalam kapasitas untuk bisa bangga pada diri sendiri. Maka, tidak apa kalau saat ini diwakilkan oleh orang lain.
Semoga suatu saat kita pun bisa mengatakan bahwa kita bangga atas apa yang sudah bisa kita lakukan.
I am so proud of you.
Jika menemukan apa yang disukai, maka bersyukurlah. Tetapi jika tidak, sukailah apa yang ditemukan. Lakukan itu sambil menanamkan dalam hati bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik.”
- Prof. Dr. M. Quraish Shihab