- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
Dengar nggak? Kalau menterinya minta anggaran Rp5 triliun, dia kasih Rp10 triliun.
Bangganya luar biasa ngomong begitu, seolah-olah itu uang dari kantong pribadi. Padahal itu uang rakyat. Heran, kok bisa merasa gagah saat menghambur-hamburkan uang yang bukan miliknya.
Prabowo paling takut sama siapa?
Bukan 9 naga, pas ketemu di Hambalang katanya ada yg dibentak.
Bukan pengusaha, semua kebijakannya belakangan gak pro pengusaha
Bukan TNI, itu sudah dikuasai. Dan bukan rakyat jelata juga
Dia paling takut mahasiswa karena konon mertuanya lengser karena mahasiswa. Semangat buat yang demo, jangan sampai anarkis dan salah sasaran. Ingat sekali lagi, yg diperjuangkan jelas, yg disasar juga jelas. Jangan sampai salah sasaran karena kena provokasi mereka
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren 🙌🏻😭🔥
Kepada para pemimpin republik, kami orang muda bukan musuh bangsa ini. Jangan kerahkan tentara dan polisi untuk membatasi suara kami.
Ajak kami berdialog dan penuhi tuntutan kami. Kami bukan penyebab krisis, para pejabat brengsek itu adalah penyebab kekacauan ini.
@yappingfess Namanya relawan ya harus rela dong. Jangan karena tdk ada dana terus kegiatan berhenti.
Setidaknya janganlah sebut diri kalian sebagai relawan.
Orang-orang masih inget gak y selain Awkarin kalo Praz Teguh itu influencer dan garis keras 02 Voters?
2024 mereka endorse paslon 02 ke jutaan follower. Kemudian, follower yang sama dapet endorse Hanania Travel, spesialis amplifikasi kerusakan dan makan korban.
Sekarang ratusan jemaah gagal berangkat, kerugian puluhan miliar, dan para influencernya antri diperiksa Polda Metro.
Ini listnya beberapa yg ditemuin:
- Awkarin ikut kampanye akbar 02 sampai Ambon.
-Praz Teguh deklarasi terbuka dukung 02 disaksikan petinggi TKD. -Lesti-Billar ngisi kampanye akbar GBK.
-Dara Arafah masuk video klip lagu kampanye.
- Halilitar family ya apalagi udah pada tau lah ya.
Semua nama ini juga ada di orbit promosi Hanania. Audiens yang dulu diyakinkan soal "pemimpin yang tepat" adalah audiens yang sama yang diyakinkan soal "travel yang amanah."
Dan enak banget posisinya: dapat umrah gratis plus uang saku, cukup modal story dan feed, nol kewajiban verifikasi, jemaah yang nanggung risikonya.
Kalau dipikir-pikir ya barter kayak gitu tetep butuh modal gede-gedean kan, dan yang mereka dapet itu sumbernya uang dari jamaah.
Trust itu harusny ngga dipisah per kategori, sekali kebangun dipakai jualan apa aja.
Yg paling kecil risikonya justru yang paling besar pengaruhnya, kebalikan dari tanggung jawab. Mereka memang bukan tersangka, dan biar penyidik yang urus pidananya.
Tapi tanggung jawab moral jg harusnya sih nggak perlu nunggu surat panggilan:
Balikin semua benefit dan pakai platform yang sama buat amplify posko korban, jgn cuma cuci tangan biar aman sendiri.
Enak aja ngambil panggungnya doang terus pulang pas panggungnya roboh.
Mereka ini cuma gonta-ganti produk scam yg di endorse dari calon presiden, umrah, sampai produk investasi. Mekanismenya nggak pernah ganti.
Udah saatnya influencer-influencer ini dapet tuntutan lebih buat tanggung jawab krn bagian dari kerusakan dan kerugian nasabah juga.