Semoga kita memahami, begitulah siklus kehidupan.
Hari ini kita bisa menjadi Mesir yang nyaris menang.
Esok kita bisa menjadi Argentina yang bangkit di ujung waktu.
Tak ada yang abadi selain pergantian keadaan.
Yang paling menyakitkan bukan ketika kita kalah sejak awal.
Melainkan ketika kemenangan sudah terasa begitu dekat, lalu direbut oleh detail-detail yang tak lagi sepenuhnya bisa kita kendalikan.
Firaun dan Namrud memang zalim, tapi ia membangun peradaban besar, sistem besar,
Kesombongannya lahir dari kekuatan riil.
Mereka memang sesat,
tapi punya kapasitas yang sangat nyata.
Tapi ada hal menarik..
Firaun dan Namrud memang zalim, tapi ia membangun peradaban besar, sistem besar,
Kesombongannya lahir dari kekuatan riil.
Mereka memang sesat,
tapi punya kapasitas yang sangat nyata.
Tapi ada hal menarik..
Di buku The Khadijah Effect secara khusus:
“Perempuan yang Menolak Seluruh Pangeran Mekah”.
Standar bukan sombong, itu tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Mau baca bagian yang bikin kamu berani bilang ‘tidak’ dengan tenang? Reply ‘STANDAR’ yaa
#TheKhadijahEffect”
Mungkin hidup kita hancur kemarin.
Dan wajar kalau sisa beratnya masih menempel hari ini.
Luka tidak punya tombol off.
Syukur tidak menipu kenyataan.
Syukur memperluas perspektif.
@skyholicc88 narasi seperti ini tidak merugikan Timothy terlebih dulu.
Yang pertama rusak justru kredibilitasmu sendiri.
Orang bisa salah.
Orang bisa dikritik.
Tapi kebencian tidak pernah membuat kritik menang.
@DokterTifa Izin dok🙏
Ya, Joko Widodo tidak suci
kebijakannya bermasalah
Banyak skandal untuk dikritik
Banyak ketidakadilan yang nyata dirasakan orang kecil
Itu fakta politik
Dan kritik atas itu legitim
Tapi dok, anda bukan mengkritik
Itu dehumanisasi yang dibungkus estetika intelektual.