he likes reading books—just like me, just like us. he's 21 and he should be reading his favorite books or enjoying his other hobbies. but the police murdered him. the police took everything away from him, and his family. it shattered my heart into pieces 💔
@cosmicdiary_@ekakunjeri@tanyarlfes Kak aku kemarin pakai passport, udah nyiapin surat keterangan dari dokter, tapi ga ada masalah kak, kayaknya selama masih kebaca di alat biometric ga masalah ganti
Tapi tetap tergantung posisi nevus nya dimana dan ukurannya gimana deh kak
@ekakunjeri@tanyarlfes Hai kak, mau tanya dong, setelah operasi apakah ada pengalaman dengan ke luar negeri kak? Jika ada, apakah dokumen imigrasi nya aman kak?
Aku mau operasi juga, cuman tiba-tiba kepikiran karena foto di passport masih ada tahi lalat nya hehe
Ya mungkin one day kamu ga akan jadi wallflower, mungkin one day kamu punya pencapaian yang agak bagus sehingga kamu ga usah step back tiap ada conversation sama orang lain yang suka ngerendahin orang
Some nights are just a lot harder than another nights
Some nights you feel really hopeless
And some other nights you started to really think that s*ic*de is really an option for you
Should I
"aku cuma pengen denger kata maaf dari orang tua"
"kayaknya semua masalahku bakalan kelar kalo orang tuaku udah gak ada"
ada yg pernah mikir gini?
padahal ternyata tidak sesederhana ini untuk hidup bebas dari trauma innerchild
- A STORYTIME -
@dinikopi13 Mengikuti dengan seksama karena kalimat itu persis dengan kalimat yang selalu aku keluarkan tiap aku nangis gara-gara sakit hati sama orang tua
Sebuah komentar di YouTube Channel saya. Komentar kaya gini sering banget. Dari yang saya rajin balas sampai malas merespon lagi.
Tapi kalimat penghakiman kaya begini yang buat orang depresi sering mengembangkan sikap sinis sama agama. Dan habis depresi ya jadi tetap malas sama agama. Tanpa disadari, orang orang yang merasa beragama sedang menjauhkan orang lain (yang sedang struggle) dari Tuhan.