@vellichoraura@asmalibrrasi Percaya atau kaga, yang punya pola pikir begitu biasanya pernah atau malah masih miskin. Makanya paling nafsu nyalahin kemiskinan orang lain supaya merasa dirinya lebih baik.
baru aja nih mahasiswa Se jateng
memberi deadline untuk prabowo dan pemerintahannya dalm waktu 18 hari
supaya mengembalikan nilai rupiah
klo tidak di penuhi dalam 18 hari
maka mereka tidak segan segan
akan lakukan dem0 seperti 1998
apaakah bakal kejadian reformasi jilid 2?
Shock lihat biaya sekolah swasta yang bagus di sini. Walau penghasilan gua 2 digit, jujur belum percaya diri menikah dan punya anak walau gua pengen jadi ayah.
@LambeSahamjja Lu pikir negara Indonesia dari dulu jadi negara berkembang karena kita kaga mampu maju? Ini negara aslinya punya potensi gede, SDM SDA ada semua. Tapi, kalau semua orang sejahtera da mayoritas pintar, penguasa bobrok kaga bakal kepilih. Makanya dibikin yang makmur itu itu aja.
@JioJia116096@LambeSahamjja Ya makanya dibikin sejahtera biar kualitasnya lebih terjaga. Logika lu kebalik, guru disuruh jor-joran ngajar dengan gaji seuprit mana mau? At least kalau mau bela rezim pintaran dikit lah biar kaga malu-maluin.
Kok bisa Indo hobi banget konsumsi tepung terigu??
Padahal terigu itu MAYORITAS IMPOR....
Dan mayoritas snack2 indo bahan bakunya tepung terigu?
Jawabannya: Rezim Orde Baru (Orba)
Orba memang sengaja membangun sistem pangan yang membuat terigu makin murah, tersedia, dan mudah dikonsumsi rakyat..
Kenapa?
Pertama, Orba berusaha mencari pangan yang murah, cepat, dan gampang didistribusikan.
Pangan apa yang cocok di zaman itu? Ya terigu, karena mudah diimpor. Beras, meski bisa swasembada, tetap rawan gagal panen.
Kedua, Orba memonopoli perdagangan terigu.
Terigu hanya bisa diimpor oleh dua perusahaan penggilingan gandum yang semuanya adalah kroni mereka.
Bayangin, berapa jatah yang didapat Orba dari impor jutaan ton gandum?
Kebetulan, Indonesia mengalami urbanisasi massif di masa Orba.
Masyarakat urban membutuhkan makanan cepat, murah, dan praktis.
Walhasil, produk olahan gandum seperti mi, roti, dan kue meningkat.
Jadilah, terigu massif dikonsumsi oleh rakyat Indo.
Padahal, sekali lagi..
TERIGU ITU IMPOR.
Dan dari minggu-minggu kemarin, harganya NAIK TERUS!
Source Gambar: DetikFood dan Sitenews
@eilasimalsi@KapudS640 Bank Jago emang visa card bro. Gua punya soalnya. Bisa transaksi inter. Udah pernah gua coba juga dan berhasil. Bisa jadi jebol situs yang dipakai transaksi dan bocor cvv nya.
@dosenkesmas Hal pertama yang dilakuin Vietnam adalah memastikan pemerataan kualitas SDM. Waktu dapat gelontoran dana dari China, mereka fokus ke pendidikan dulu. Setiap kota wajib punya library yang proper, univ tiap provinsi harus rata bagusnya. Angka melek aksara di sana gede btw.
Udah lama kaga jajan di pedagang kaki lima, dulu kalau weekend sering ramai orang nongkrong. Tapi, barusan gua ajak adek gua jalan-jalan, kaget banyak pedagang gulung tikar. Yang masih buka pun pada sepi, dagangan masih utuh semua.
@speciallvanilla@karirfess Kekayaannya meroket sejak krismon 98 yang mana kebanyakan orang justru jatuh di masa itu. Apalagi dia pernah bilang bisnisnya stagnan 10 tahun karena gagal pemilu. Agak naif kalau anggap dia murni kaga kompeten.