Tuhan tidak akan membawa aku sejauh ini hanya untuk gagal. Ciptaan Tuhan tidak ada yang gagal. Apa yang menurutku buruk saat ini, sangat mungkin kuanggap baik beberapa tahun kedepan. Tuhan temani proses penerimaan ini, Tuhan kota benteng dan pertolonganku. Amin.
Mari kita tutup chapter agustus ini dengan rasa ikhlas dan melepaskan, bukan karna takut merasa semakin terpuruk. Tetapi harus merasa bangga sudah berani melepaskan apa yg seharusnya dilepaskan demi kebaikan diri sendiri dan bersama. Thanks for my self for brave through this pain
gw lihat perempuan itu mulai jatuh. tp gw ga lega. Ada sisi diri yg seneng, tapi ga lega. gw emg minta keadilan didalam doa gw, tapi tidak perlu gw liat langsung. knp gw jd merasa bersalah sih? aneh.
Post-traumatic growth.
Ternyata perempuan yang pernah hancur, lalu memilih sembuh dengan cara yang benar, bisa tumbuh menjadi versi dirinya yang jauh lebih kuat, matang, dan tenang.
Bukan karena lukanya membuat dia hebat, tapi karena dia belajar dari apa yang pernah menghancurkannya.
Mungkin itu juga kenapa empatinya lebih dalam karena dia pernah merasakan banyak hal, dan akhirnya belajar memahami tanpa banyak menghakimi.
She’s not the same woman anymore.
She just knows herself better now.
SEPAKAAT, aku baru aware di fase adulting ini kita harus nyari tau sendiri hal-hal kayak gini soalnya gak pernah diajarin waktu sekolah 😭
misalnya jelasin konsep investasi itu kayak gimana, cara bikin pajak, asuransi. terus juga ngurus kebutuhan administratif kayak dokumen dan surat penting lainnya…
di aspek kesehatan juga, perlu ada guide kita harus rutin check-up apa aja, cara jaga pola makan sesuai kebutuhan tubuh masing-masing, olahraga, scaling gigi, etc.
sama yang simple-simple kayak benerin alat yang rusak, jahit baju yang robek, pasang lampu, pokoknya semua life skill ini PERLU BANGET dirangkum jadi satu buku biar kitanya gak bingung 🧍🏻♀️
paling suka liat orang yg habis life after breakup milih jalan ini :
1. terus diem dan “lost contact.”
2. fokus 100% dengan education & career.
3. upgrade diri sampai glow up luar dan dalam.
bila udah sukses, stabil, baru dia cari patner yg sama selevel dan sefrekuensi. best revenge is always massive success. ga perlu sindir-sindir di story. kurangin drama dan lebihkan usaha.
aku masih kangen. sesekali masih stalking dan mencari kabarmu dari sosmed org lain, masih baca chat lama kita, tapi ga mau membuka komunikasi apapun. biarlah aku sembuh sendiri, tanpa berteriak/berisik. pelan, dingin, hingga akhirnya tidak peduli denganmu lagi.
@piscoklumerl Udah kak. Stop. Stop membuat beragam narasi di kepala kamu. Jangan denger/pikirin berjam2. Ga akan ad habisnya. Tuhan tidak pernah menciptakan manusia yg sia-sia, begitupun kamu. Udah, MOVE ON. Jangan halangi kesempatan baru karena itu. You deserve better!
Emanggggggg. Cewek2 stop denial ya nyama2in kita sama cowok, karena naluri mereka itu beda sm kita, naluri mereka tu “hunter”. Kalau emang kamu yang jadi tujuannya, jelas dia bakal “KONSISTEN bergerak mendekat ke arah kamu” jadi once kamu merasa dibikin bingung sm arah sikapnya, tau kan jawabanya apa?
Mungkin iya dia suka sama km (dikit) tapi bukan kamu tujuannya, entah dia ngerasa km ga selayak itu untuk diperjuangin atau bukan kamu pilihan pertamanya, intinya kalau dia gabisa konsisten emang bukan kamu tujuannya.
aku dulu sempat ngejalin hubungan sama seseorang yg honestly "he is a good person, but he is not a good lover".
sometimes dia terlalu peduli sama perasaan orang lain, sampai lupa buat consider perasaan pasangannya sendiri.
dan selama sama dia, i always felt like i was the easiest person to put aside or leave behind. lucunya, aku bisa lihat dia care banget sama orang-orang di sekitarnya. but somehow, he didn't know how to love the person who loved him the most.
Mau se-humble apapun juga, menurunkan lifestyle itu berat. Mau secinta apapun juga, pasti terasa kalau harus turun kelas.
Apalagi kalau sampai menyaksikan anak sendiri tidak bisa mendapatkan segala hal terbaik yg pernah kamu dapatkan dulu.
Sadar diri aja. Carilah yg setara.
Salah satu yang saya pelajari dari patah hati kemarin adalah:
Jangan pernah begging. Once kita begging udah pasti bakalan kehilangan respect dari orang itu.
Just stfu and leave, apalagi kondisinya bukan salah kita. They will play with your mind.