When in doubt, read a book.
At least that's what I almost always do whenever I need advice, want to learn, feel overwhelmed, or just want to have fun.
Here are 5 meaningful books I've read in 2020 ✨:
Buat yang masih ngerasa aman dan nganggap Indonesia saat ini tetap baik-baik saja, semoga bubble yang ngelindungin kamu segera pecah, ya. Biar kamu juga ngerasain gimana marah dan sedihnya.
@Noname1013878No @Erik_Schuessler @Glacialinertia if it bothers you, do something about it.
if you're not going to do something about it, don't complain.
imagine whining with a anon account and expecting anyone to take you seriously
"they said this" "he called me a mean name" "society told me I should do this" "people didn't encourage me"
well...why didn't you think for yourself? Why do you care about other people's opinions? why are you listening to randos? why do you rely on encouragement?
most ppl don’t realize that early investments, whether in money, skills, relationships, or ideas require conviction before the payoff is clear. that means tons of discomfort, likely social resistance, & extreme self doubt.
lots crave validation, not solitude in the unknown.
Ini adalah note dari Khutbah Nouman Ali Khan yang udah beberapa tahun lalu gue catet. Gue rasa relevan dan bermanfaat ke banyak orang.
Yaitu terkait hidup yang diliputi kemudahan, a life of ease.
Sadari bahwa hidup itu pasti penuh ujian, tapi Allah SWT udah janji kalau setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Bahkan, kalau dipahami lebih dalam dari Surah Al-Inshirah (94:6), artinya: Kemudahan besar akan datang bersama kesulitan.
Cobaan hidup kita, entah itu masalah keuangan, kesehatan, atau keluarga, kadang terasa berat banget. Tapi Allah SWT pengen kita fokus ke apa yang akan datang, bukan ke apa yang jadi masalah sekarang. Kenapa? Karena kemudahan itu pasti datang. Itu janji yang sudah Allah pastikan.
Kita suka kebawa mikir negatif, kan? Kadang masalah terasa lebih besar dari sebenarnya--overthinking sampai jadi stres. Tapi jangan lupa, kata Allah, kemudahan yang akan datang itu jauh lebih besar daripada kesulitannya.
Terkadang, kemudahan itu muncul dari arah yang nggak kita duga. Mungkin, cobaan yang lagi kita lalui sekarang sebenarnya sedang nyelamatin kita dari hal buruk yang lebih besar. Contoh, resign dari kantor karena alasan prinsipil berat emang, tapi bisa jadi itu jalan Allah untuk bawa kita ke peluang lain yang lebih baik. Dalam hidup, kalau satu pintu tertutup, seringnya Allah buka lima pintu lainnya.
Nah, yang penting sekarang, gimana kita harus bersikap pas kita punya waktu luang di tengah-tengah cobaan hidup?
Jawabannya: Exhaust yourself.
Allah SWT nggak suka lihat hambanya idle atau diam aja. Waktu kita lagi kena ujian dan kebetulan punya waktu luang, itulah saatnya kita sibuk sama hal-hal yang meaningful. Jangan malah stuck, merasa hopeless, atau quit. Banyak orang pas kena masalah malah jadi depresi dan nggak ngapa-ngapain. Tapi itu bukan solusinya.
Allah SWT bilang, kalau kita punya waktu bebas, pakai waktu itu sebaik mungkin. Have a meaningful and productive life.
Kenapa? Karena dengan begitu, hidup kita ada artinya. Contoh seperti Malcolm X. Di penjara, dia nggak menyerah sama keadaan. Dia pakai waktunya untuk belajar, memperbaiki diri, dan akhirnya bangkit jadi figur besar. Ngerasa cemas itu normal, tapi jangan biarin kecemasan bikin kamu stuck. Cari cara buat tetap produktif.
Rasulullah SAW juga selalu sibuk, dan dua hal ini yang beliau fokuskan untuk waktunya:
1. Melakukan hal yang bikin Allah SWT ridho.
2. Melakukan hal yang bermanfaat untuk orang lain (ciptaan Allah SWT)
Nah, coba tanya ke diri sendiri:
- Apa yang kamu lakukan pas punya banyak waktu luang?
- Apakah kamu cuma maraton TV series?
- Terjebak main video games berjam-jam?
- Atau malah hilang di distraksi-distraksi yang nggak jelas?
Kalau waktu luang kita cuma habis buat hal yang nggak ada gunanya, siap-siap, karena itu malah bisa ngundang kesulitan baru. Sebaliknya, kalau kita pakai waktu produktif secara meaningful, Allah SWT bisa lebih mudah ngasih kemudahan ke hidup kita.
Hidup ini bakal lebih tenang kalau kita bisa fokus ke janji Allah SWT, terus berusaha meaningful, dan husnudzon bahwa segala kemudahan pasti akan datang. Dan jangan cuma nunggu, tapi lakukan sesuatu dan sibukkan diri untuk bisa bermanfaat bahkan walau sedang dalam keadaan sulit.
an important part of trauma recovery is surrounding yourself with people you can be honest with and don’t have to perform for. otherwise you’re healing but still suppressing the real you and the fullness of who you are. be where you are seen and held in your humanness.
The truth about healing that no one prepares you for is that it requires honesty & a little delusion. The past doesn’t exist anymore. It’s not just about the things that didn’t work out or how they did you dirty. It’s about how you keep revisiting it.
Get back into it, whatever it is; the gym, your art, your business, that book you haven't finished, that project you shelved. Whatever you weren't ready for then; you're ready for now.
The Dua, “Rabbi inni lima anzalta ilayya min khayrin faqir.” is just the most beautiful and powerful dua there is. You are basically asking Allah Swt to send any type of good your way that you are in need of and trust Him you will get some news in some form very shortly after🤍
Berakhirnya hubungan itu ga perlu kesepakatan dua orang. Satu orang saja sudah tidak bersedia melanjutkan, sebenarnya hubungan itu sudah berakhir. Sekalipun statusnya masih bersama sama, tapi hubungannya sudah tidak ada.
People who walk for transportation have a lot of low stakes interpersonal interactions. They shop frequently and locally by necessity so get to know their grocer and baker. They bump into their neighbors and say hi. They know the local dogs and children. Walking is pro-social.
Danantara juga bakal kelola duit BUMN, tapi pimpinannya diproteksi dari audit dan penyidikan hukum. Bayangin ada lembaga mau mengurus aset segede itu tanpa transparansi dan akuntabilitas. In this regime?
#IndonesiaGelap