Living abroad benar-benar mengubah perspektif & cara berpikir gue.
Ternyata, kita bisa mulai APAPUN dari nol tanpa melihat usia.
Standard sosial di Indonesia jadi terlihat toxic. Tentang, usia sekian harus lulus S1, usia sekian harus kerja, menikah, punya anak, yadda-yadda.
Berhubung saya sekarang udah dicap sebagai si paling jurnal, izin berbagi cara "sederhana" untuk membaca jurnal ilmiah. Skill ini sebenarnya penting, tapi sangat jarang diajarkan, bahkan semasa S1, apalagi dengan adanya AI sekarang yang bisa dengan mudah membuat summary-nya agar mudah dipahami.
Kebetulan ada satu paper menarik yang menjelaskan itu dengan membaginya menjadi 3 tahap, agar lebih mudah.
Yuk kita bahas!
1. 𝗧𝗵𝗲 𝗙𝗶𝗿𝘀𝘁 𝗣𝗮𝘀𝘀
Dalam 5-10 menit, lakukan hal ini:
-Baca cepat judul, abstrak, dan pendahuluan,
-Baca sub judul
-Baca kesimpulan dan referensi
Niatkan fase pertama untuk menjawab 5C (Category, Context, Correctness, Contributions, Clarity).
Setelah melalui fase ini, kalian bisa memutuskan apakah jurnal ini menarik atau apakah kalian bisa membaca ini dengan baik. Karena untuk membaca jurnal ilmiah dibutuhkan ekspertise tertentu.
Tentunya saya yang backgroundnya medis, akan kesulitan membaca jurnal ekonomi atau mengenai mesin pesawat.
2. 𝗧𝗵𝗲 𝗦𝗲𝗰𝗼𝗻𝗱 𝗣𝗮𝘀𝘀
Dalam 1 jam, lakukan hal ini:
-Perhatikan gambar, diagram, atau ilustrasi lainnya, terutama grafik. Perhatikan apakah memang hasilnya valid atau "dibuat-buat".
Setelah fase ini, harusnya kita sudah bisa menangkap isi dari jurnalnya, serta mampu membuat summary dari jurnalnya untuk diceritakan ke orang lain.
Bila kalian membaca jurnal yang BUKAN ekpertise kalian, maka membaca sampai second pass itu sudah bagus banget.
3. 𝗧𝗵𝗲 𝗧𝗵𝗶𝗿𝗱 𝗣𝗮𝘀𝘀
Fase ini terutama ditujukan bila kalian adalah reviewer dari jurnalnya, yang artinya mencapai fase ini tidak selalu dibutuhkan. Pada fase ini kita harus mengidentifikasi dan challenge asumsi pada setiap statement penelitian ini. Bahkan kita harus mempertanyakan apakah argumen dan hasilnya valid, apakah bukti ilmiahnya sudah cukup atau belum untuk support kesimpulannya.
Jujur, saya baru belajar fase 3 ini saat pendidikan S3, karena benar-benar dilatih untuk melakukan review pada studi ilmiah yang belum dipublikasikan.
𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿 𝗞𝗮𝘁𝗮
Ini adalah tahapan yang sangat disederhanakan dan mungkin sangat berbeda antar bidang ilmiah.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Keshav. How to Read a Paper.
Di umur berapa kalian baru sadar kalau angka 30/32/34/36/38/40 itu ukuran lingkar dada, sedangkan A/B/C/D/DD/F/G itu ukuran payudara/cup?
Banyak wanita dewasa pun belum paham lho 🥲
Cara bacanya:
• 38B = lingkar dada lebih besar, volume payudara relatif kecil-sedang • 34D = lingkar dada lebih kecil, tapi volume payudara bisa lebih besar dari 38B
Banyak bra di Indonesia masih pakai ukuran 34, 36, 38 tanpa edukasi soal ukuran cup yang benar. Akhirnya banyak wanita pakai bra yang sebenarnya tidak pas.
Padahal bra yang terlalu sempit bisa bikin tidak nyaman, meninggalkan bekas di kulit, nyeri bahu, sampai postur tubuh terasa kurang enak.
Jujur siapa yg baru tahu ini ?
7 hal yang perlu dibahas sebelum nikah:
1. Financial (HR. Muslim)
2. Tempat tinggal (At-Thalaq : 6)
3. Keluarga dan mertua (An-Nisa' : 31)
4. Pembagian peran (An-Nisa' : 34)
5. Komunikasi (An-Nisa' : 19)
6. Rencana & masa depan (Al-Furqon : 74)
7. Nilai & keyakinan (At-Tahrim : 6)
patut diakui, editor Bloomberg KEREN banget ngett ngett !!!!!
visualisasi perbandingan GDP beberapa negara di S.E.A tahun 2025 pake motif kain batik gini
ada juga visualisasi Pelemahan Nilai Rupiah juga pake pewayangan gini; ini kreatif banget.
Bloomberg tahu bagaimana bercerita tapi pendengar/audiensnya adalah masyarakat Global dengan identitas Universal.
Bahkan ketika berbicara tentang PILIHAN TAK SEHAT, dia menganalogikan ini semua dengan GORENGAN yang terlihat nikmat namun sesungguhnya unhealthy.
🙂
Allah pasti mengabulkan doa kita,
tapi kadang dosa dosa kita sendiri penghalang terkabulnya doa guys🥲
solusinya? PERBANYAK ISTIGHFAR! bahkan bisa jadi pembuka pintu rezeki loh istighfar ini, beneran. ampuh pol pol pol🫵🏻
Pemerintah, menurut gw, harus hati-hati banget…
Banyak kelompok yang sudah resah dan kecewa karena kebijakan pemerintah ini.
- Kelas menengah yang kesal karena harga Pertamax dinaikkan
- Oknum Pemda dan ASN Kementerian yang kesal karena anggaran lembaganya kena efisiensi demi MBG
- Dan juga kesal karena aparat mulai masuk ke dunia birokrasi sipil
- Rakyat kecil yang kesal karena harga-harga naik (terutama sejak naiknya harga minyak dunia)
- Masyarakat sipil dan LSM yang kesal karena gaya-gaya Orba terlihat kembali
- Pengusaha/Investor yang kesal gara-gara Danantara dan Badan Ekspor
- Plus pernyataan pemerintah yang tidak lazim dan kurang menenangkan pasar.
Dan terakhir, pengusaha SPPG yang mulai ga nyaman karena MBG jadi ga jelas…
Ini udah lampu merah...
Situasi seperti ini sudah rawan banget.
15 KATA YANG BIKIN
OMONGAN LO NAIK LEVEL
1. Mikir → Menganalisis
2. Cocok → Relevan
3. Penting → Krusial
4. Cepat → Efisien
5. Jelas → Spesifik
6. Tujuan → Objektif
7. Hasil → Output
8. Kemampuan → Kompetensi
9. Pengaruh → Dampak
10. Perubahan → Transformasi
11. Kerja sama → Kolaborasi
12. Masalah → Kendala
13. Solusi → Resolusi
14. Cara pandang → Perspektif
15. Inti → Substansi
Ya Allah, i hope jodohku yang menjaga sholat, jaga batas pergaulan, tau basic agama, jaga mata, jaga mulut, trying so hard not to make my heart break into pieces, never let me sleep with heavy heart, loyal to me one and only. I hope u will be the best version of you and i hope you are praying the same for me. Ya Allah, if i'm not the person he really wants, jauhkan kami ya Allah
🥹🤲🏻
@ctralyinnn 2243
2 taubat
2 hajat
4 tahajjud
3 witir
tapi gak perlu jadi patokan kakk, semampu kamu aja dulu, aku awal2 cuma tahajjud 2 rakaat sama witir 1 rakaat
gw udah rutin tahajjud 1 tahun terakhir dan bolongnya cuma kehitung jari, percaya lah geddd ini real testimoni gw. walaupun memang berat tapi ada aja kemudahan untuk setiap masalah.
Dilihat-lihat di timeline, semakin menjamur ya orang-orang yg di usia 30an mencoba hal baru. Dari ikt race, trail run, yoga, pilates, bahkan ballet for adult. Menarik nggak ya kalo saya coba bahas dari sudut pandang psikologi?
Gak ada yg buat aku iri selain anak yang di besarkan di lingkungan yg komunikasi nya baik, sehingga tumbuh besar gak bawa byk 'trauma' yg ngefek ke perilaku
Ngomong lancar, gak belibet, mampu ngeluarin pendapat dgn baik, brpikir logis, sabar d setiap komentar, ahh ya ampun 🫶
buka yutub terus lewat ini. auto nangis🥲
“kamu baca ini bukan karena kecelakaan/ kebetulan. semuanya bakal baik baik aja. Allah lagi ‘membuat’ jalan untukmu. jadi sabarlah dan jangan putus asa.
kamu pasti akan sukses, terlepas apapun yg terjadi sekarang. Allah lagi ‘bekerja’ di belakang layar demi kebaikanmu. Dia gaakan membawamu sejauh ini hanya utk menelantarkanmu.
siap siap, apa yg kamu minta ke Allah akan datang. percayalah padaNya dan kamu akan menemukan kemudahan. Allah akan menyingkirkan halangan dan org org yg salah dari jalanmu.
percaya sama Allah. Allah adalah sebaik baik perencana” 🌸