inget banget demo kemarin itu yang pada menyusup rusuh ngerusak transum, yakali mahasiswa ngerusak transum, wong baliknya aja pada pake transum, idiot.
@ardisatriawan Masih bingung ketika kiri dan kanan kita pilihan yang jauh lebih baik. Tapi badut yang tengah ini yang kepilih dan membawa petaka bagi rakyat yang tidak memilihnya.
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
guys lu pada tau kan hari ini
prabowo, bahlil dan teddy ada pidato
tapi tak satu pun dari mereka
menyinggung tentang kenaikan pertamax
kenapa dan bagaiamana nya lohh
Masih inget ga, dulu SBY mau naikin harga bensin 400 perak aja sampai pidato live di TV, minta maaf berkali-kali dengan wajah yang beneran sedih.
bahkan ada pengumuman seminggu
sebelum dinaikkan
Beliau punya banyak kekurangan tapi momen itu susah dilupain.
Pas Tsunami Aceh, beliau stay di lokasi bencana dan turun langsung. Bukan sekadar konferensi pers dari Jakarta.
Itu bukan hal yang luar biasa sebetulnya itu memang standar minimum seorang pemimpin. Tapi terasa luar biasa karena sekarang jadi langka.
Karena yang rakyat butuhkan dari seorang pemimpin di saat krisis sebenarnya sederhana:
Diakui. Ditemani. Dan kalau terpaksa ada kebijakan yang menyakitkan minimal dikasih penjelasan yang jujur, bukan denial.
@unconformitys Jangan cuma UTBK, tes TOEFL/IELTS, minimal S1 dan IPK minimal 3.00, debat bahasa indonesia dan bahasa inggris. Rakyatnya buat cari kerja gaji UMR aja syaratnya macem², masa yg mimpin negara engga.
@karirfess klo anis yg jadi presiden banyak yg kesel kan? nah yg kesel ini pasti kritis dan jadi oposisi, kaya doi waktu jd gubernur lah. Minimal banyak yg ngawasin, kalo sekarang kan yes bos semua, 10+6 aja gak da yg berani koreksi.
BBM mahal emang nyusahin.
Tapi BBM mahal + upah kecil + pajak nguap + anggaran dikorup itu mah namanya combo penderitaan nasional bjir.
Di Jepang bayar mahal masih balik jadi transport, layanan publik, dan rasa aman.
Di sini bayar mahal, bonusnya disuruh sabar sambil nonton pejabat sama keluarganya flexing 😪😪😪😪
per pagi ini, ada emak2 lagi kesusahan mutar otak sembako naik, sementara ada satu orang gendut yg kerjaannya tiap week day keluar negeri pakai uang pajak emak2 tadi sambil bawa konco2 nya pesen hotel mewah 2-4 lantai pakai private jet. sebuah ironi😌