agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
Inilah yang disebut “gaji berapapun akan selalu cukup,” krn kita akan selalu nemu cara untuk survive tapi efeknya apa? Hidup pas-pasan, gizi dan nutrisi terganggu, dan akhirnya gampang burnout.
Kalau ngeluh burnout, dibilang manja.
thissss☝️😭
"jangan hedon" "jangan boros" meanwhile boros yg dimaksud cuma makan cukup, angka kebutuhan gizi terpenuhi, tempat tinggal nyaman & bersirkulasi baik.
Sebenernya kita ga boros ges, emg negaranya miskin aja sampe standar hidup minimum jadi kayak boros.
kangen ga sih rasanya naksir orang beneran like having sparks all over your stomach when you look at them in real life and smile silly without you realize trs punya semangat buat menjalani hari karena lo bakal ketemu dia tiap hari
gue setuju dengan statement :
“perempuan kalau ga disibukkan dengan kegiatan positif, dia bakalan sibuk dengan pikiran dan perasaannya.”
perempuan itu perasa banget, mudah ke distract, kalo ada waktu kosong dikit langsung overthinking.