Doa anak kecil 16 tahun lalu yang menyaksikan Irfan Bachdim berdansa lalu menangis di final malam itu kini telah dewasa dan doanya baru saja didengar
Indonesia berhasil menjadi Juara FIFA Asean Cup!! 🏆🇮🇩
🏆 ¡CAMPEÓN! 🧤🇮🇩
¡Enhorabuena, Emil Audero, campeón de la FIFA ASEAN Cup con Indonesia en la tanda de penaltis! 👏
Decisivo con una parada en el último lanzamiento para sellar el título. 🧤🔥
¡Felicidades, Emil! ⚡️
#FIFAASEANCup
di antara sekian banyak ‘hadiah’ (wujud kebaikan) yang pernah keluarga beri untukmu, apa yang paling berkesan sampai hari ini? mainan? makanan? pakaian? pengalaman? atau… waktu?
“Saya gak mau ada anak didik saya yang hanyut lagi. Cukup sekali kejadian tragis itu, gak boleh terulang lagi,” kata Pak Rudi.
Kejadian itu bikin Pak Rudi bersiap lebih pagi di pinggir Sungai Muara Kulam Sumsel, untuk menyeberangkan para muridnya, di samping bersemangat mengajar di ruang kelas, beliau juga dengan ikhlas peduli terhadap pulang pergi para murid dari sekolah ke rumah.
Kendati sang guru sudah mengabdi beberapa tahun namun bulanan yg di dapatkan baru sekitar 300 ribu....
📷📸 Mungkin bagi orang lain, itu hanya kendaraan biasa. Namun baginya, sepeda itu adalah satu²nya kenangan yg tersisa dari ayahnya.
Tak ada kemewahan, tapi hanya kayuhan pelan dan perjuangan tanpa henti, berjalan sederhana penuh makna dan cinta yang tak tergantikan.
الأب لا يحمل طفلاً في الرحم لمدة ٩ أشهر، لكنّه يحمله إلى الأبد في قلبـه
seorang ayah memang tidak mengandung anaknya di dalam rahim selama 9 bulan, tapi dia membawanya di dalam hati untuk selamanya
Nampak rumah guru honorer yang tak layak dengan kondisi yang hampir roboh, bahkan pernah tertimpa pohon. Ia telah mengabdi selama 25th, setiap hari ia harus jalan kaki menempuh jarak 9 km dengan penghasilan tak kurang dari 800ribu perbulan untuk mengajar mencerdaskan anak bangsa.