Kebaikan Seorang sopir bus di Sulawesi bawa penumpangnya makan di rumah mertuanya karena dia tau kalo hari lebaran warung makan di Sulawesi jarang ada yg buka
Menurut AD/ART PSI @kaesangp tdk berwewenang, semua kewenangan di tangan ketua dewan pembina Kaesang pun bisa dipecat kpn saja
Konflik internal akibat elit PSI yg jg salah satu pejabat negara diduga makan duit kampanye berpotensi libatkan KPK/Kejaksaan
Nilainya FANTASTIS NGERI!
https://t.co/vRhJ5hLFaC
Mantan Ketua BEM UI, Melki & Ketua BEM Paramadina, Afiq Naufal: Mahasiswa akan turun demo besar-besaran desak Jokowi mundur. Saksikan selengkapnya di youtube Abraham Samad SPEAK UP
Jangan lupa subscribe, comment, like, & share!
- Belanja Sembako untuk warga Kampung Bayam
Relawan HumAnies Project belanja beberapa kebutuhan sembako untuk warga kampung Bayam yang saat ini sedang memperjuangkan Hak nya.
Nantikan info Volunteer untuk kegiatan di Kampung Bayam segera ya !
Pak @jokowi apa perasaan anda ketika anda melihat Foto ini?
Otsus Jilid 2, Pemekaran,,,, yang konten akhirnya untuk Pangeran Konoha.
Kekayaan Alam tergerus habis, Korupsi merajalela,,, muara setoran ke Jakarta juga!
OTSUS : Di Papua Berlaku Aturan, Jakarta Punya Kuasa
"Semoga Allah memudahkan mereka (masuk surga dan ampunan)," doa Ismail Haniya saat mendengar kabar kesyahidan keluarganya (3 anak dan cucu-cucunya) yang tersisa di Gaza.
Hampir 60 anggota keluarga Ismail Haniyeh telah menjadi syuhada selama genosida di Gaza
This is an other proof that Israel is the real enemy of humanity. Huge bombardment on the surroundings of the Palestinian Christian near the Baptist hospital in Gaza.
Ada yg bertanya: “Apakah saya sekarang sedang menyanjung, mengambil referensi, hingga mengkampanyekan pola pendidikan dari China, Vietnam atau Singapore yg dalam pola pendidikannya cenderung otoriter?”
Jawaban saya: “Tidak”.
Saya justru sedang ingin mengajak kita semua untuk mengambil referensi pola pendidikan kita dari ‘sumber’-nya China, Singapore dan negara lainnya yg unggul dalam pendidikan dan pengembangan SDM-nya. Karena China pun ‘mengadopsi’ dari ‘sumber lain’ yg sebetulnya tidak asing bagi kita, namun kita yg tidak sadar malah meninggalkannya dan malah terombang-ambing ke ‘timur’ dan ke ‘barat’.
Ada pun mengawalinya dengan memberikan gambaran tentang China adalah ‘prolog’-nya. Karena bagaimana pun, saat ini harus diakui dulu (jangan denial) bahwa China unggul. Dari ‘acceptance’ ini nantinya akan ada kemauan untuk kita belajar lebih banyak untuk mengamati, meniru dan akhirnya memodifikasi keunggulan mereka untuk mengejar ketertinggalan kita.
National Inteligent Council (NIC, sebuah badan pemerintah Amerika Serikat yg bertanggung jawab untuk menyusun estimasi dan analisis intelijen jangka panjang untuk Pemerintah AS dan kepentingan nasional, dimana NIC memberikan pandangan strategis tentang masa depan, memperhitungkan faktor-faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi yang mempengaruhi keamanan dan kepentingan AS), sejak tahun 1997 mengeluarkan analisa strategisnya dengan mengeluarkan beberapa dokumen (dokumen “Global Trends 2010” pada tahun 1997, dokumen “Mapping The Global Future: Report of the NIC’s 2020 Project pada tahun 2004 dan dokumen “NIC Global Trends 2040: A More Contested World” pada tahun 2021) yg memasukkan China sebagai salah satu ‘entitas’ yg harus diberikan perhatian lebih bersama dengan India, Rusia, negara-negara eks ‘Islamic Empire’.
Yg ingin saya sampaikan adalah bahkan Amerika Serikat saja tidak denial terhadap potensi keunggulan China sejak tahun 1997 dan sudah memprediksi ‘akan bagaimana nantinya’ hingga tahun 2040, sehingga mereka bisa memitigasinya. Nah, masa kita terus saja terlena dan hanya menjadi ‘objek penderita’ saja di tengah percaturan peradaban dunia ini? Atau bahkan masa kita cuma bisanya ‘misuh-misuh’ saja terhadap China, Amerika Serikat, Israel dan atau negara lainnya yg dengan sengaja ‘menciptakan’ kondisi kita sehingga seperti ini (tidak maju-maju)? Tentu tidak, ‘kan?
FYI, pada tahun 2003 ada dokumen yg bertajuk “Civil Democratic Islam: Partners, Resources, and Strategies” yg dikeluarkan oleh RAND Corporation dan The American Israel Public Affairs Commitee (AIPAC) yg salah satu poinnya adalah menyajikan sejumlah studi dan rekomendasi yg diangkat ke Badan Keamanan Nasional AS dan kepada Presiden George W. Bush secara langsung. Pada beberapa laporan dinyatakan, “Tujuan dari kampanye Amerika dapat menyebabkan kontrol atas generasi yg akan datang untuk jangka waktu 10 tahun ke depan dan hal ini dapat menjadi obat penenang sementara. Namun, MEREKAYASA kurikulum pendidikan mulai dari jenjang dasar adalah apa yg menjamin kontrol kita (AS) selamanya terhadap mereka”.
Ah, hari ini agak cukup berat ya bahasannya. Mohon maaf lahir dan batin dan selamat hari raya Idulfitri untuk semuanya.
Semoga Allah melindungi kita semua…
(tabel di bawah adalah dari dokumen NIC yg dikeluarkan tahun 2003 yg ‘memprediksi’ China hingga tahun 2020 lalu)