"Suatu saat, di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada di segelintir orang akan pelan-pelan menetes ke bawah"
Yang disebut Prabowo itu, dikenal sebagai trickle-down effect: salah satu ilusi ekonomi terbesar dalam sejarah kapitalisme modern.
Secara sederhana, ini adalah keyakinan bahwa kalau kelompok kaya dibiarkan makin kaya, diberi ruang akumulasi lebih besar, diberi insentif, atau dilindungi kepentingannya, maka pada akhirnya kekayaan itu akan “menetes” ke masyarakat bawah lewat investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.
Masalahnya, sejarah membuktikan bahwa teori ini sangat jauh dari kenyataan. kekayaan tidak otomatis menetes, yang terjadi justru kekayaan justru mengendap, berputar di lingkaran yang sama, lalu berubah menjadi kekuasaan politik.
Bahkan IMF sendiri pernah menunjukkan bahwa ketika porsi pendapatan kelompok terkaya naik, pertumbuhan malah justru cenderung melemah, sama halnya yang terjadi di Indonesia.
Pendeknya, trickle-down economics adalah dongeng paling sukses yang pernah dijual elite kepada rakyat miskin.
Dan dia adalah bagian dari elite yang menjual dongeng itu.
🚨 DISGUSTING: Al Jazeera exposes a massive government failure in Indonesia.
A $15 BILLION free meal program for children and pregnant women has been completely marred by rampant corruption and horrifying incidents of mass food poisonings! The establishment is failing.
La saison 4 s’annonce LÉ-GEN-DAIRE ! ✨
👉#DragRaceFrance est de retour le mercredi 8 juillet à 19h sur la plateforme https://t.co/PaFR6EjDAN et en deuxième partie de soirée sur France 2 ! ✨
📌 Retrouvez la suite des épisodes tous les jeudis à 19h sur https://t.co/PaFR6EjDAN
Skrg kereta ke Bekasi/Cikarang makin parah ngaretnya dan makin lama!! evaluasi jalur sih boleh ya pasca tragedi tapi nggak gini juga. @CommuterLine@KAI121
@tanyakanrl Pinjam nama berarti pakai nama kamu kan. Kalo rumah itu bisa langsung disita koq kalo kakaknya gak bayar, dlm artian gak akan blacklist DHN.