Malaysia bisa gitu karena berbagai faktor:
1. Pendapatan dan pendidikan warganya tinggi.
Negara lain jadi merasa aman, karena wisatawan Malaysia umumnya ga bakal aneh-aneh di negara tujuan.
2. Akhirnya, reputasi wisatawan Malaysia juga bagus.
Jarang yang overstay atau jadi pekerja ilegal di negara orang.
3. Diplomasinya Malaysia pintar.
Mereka ini akrab sama Barat (via Commonwealth), tapi juga akrab sama Asia Timur, Timur Tengah, dan negara-negara Muslim. Jadi, bisa dipercaya oleh dua pihak.
4. Politik Malaysia juga stabil dan aman.
Kalau politik Malaysia tidak stabil, negara tamu tentu agak khawatir. Bisa jadi wisatawan Malaysia datang ke sini bukan buat jalan-jalan, tapi buat kabur.
Nah pertanyaannya
Apakah Indo bisa memenuhi faktor-faktor itu?
pernah baca kalo air yg kita minum jg dipengaruhi kebijakan politik. pemerintah menentukan gmn sumber air dikelola & siapa yg terlibat. kalo pengelolaannya melibatkan perusahaan, air bisa diperjualbelikan (cmiiw) politics affects every aspect of our lives, even the water we drink
Ada yang MEMPREDIKSI, Indonesia akan memasuki KRISIS yang lebih BESAR dari pada krisis 1998 & krisis Covid 19.
BANYAK petugas PAJAK sudah turun ke toko emas, toko sembako, kuliner dll untuk menarik pajak.
PENGELUARAN Prabowo lebih besar pasak dari pada tiang untuk membiaya MBG & Kopdes.
Ingat, belanja tahun depan 4.000T.
EMPAT RIBU! TRILIUN!
Mau gak mau tukang pajak akan makin getol mencari pemasukan negara.
Pemerintah akan mulai memangkas subsidi-subsidi.
Krisis ini akan lebih lama, sampai 2030.
temen2, kelangkaan BBM, krisis air bersih, bahkan pemadaman bergilir bkn hal wajar ya. justru indikator kegagalan pemerintah dlm menjamin layanan dasar.
"ini efek minyak dunia...." iya, tspi pemerintah punya tanggungjawab atas ketahanan, pasokan dan distribusi energi dlm negeri.
4.106,26 TRILIUN itu buat apa gue tanya?!?! Kalian semua enak tinggal ketok palu, menyetujui, pura2 kerja tapi rakyat dipaksa bayar pajak
Kehidupan kita ga pernah sejahtera, kalian membuat sistem scra struktural utk memiskinkan rakyat
WE’RE LIVING IN HELLLLL
Kombinasi maut tahun depan: Kurs jebol, minyak meledak, PHK massal, dan tiba-tiba populasi penjual makanan naik 500% padahal daya beli masyarakat udah di dasar tanah. Mau jualan laris gimana kalau duit rakyat bawah beneran udah abis gak bersisa?
Duit berputar di Jakarta.
Orang-orang pergi ke Jakarta.
Cari kerja, cari jabatan, cari nama.
Timbun properti atau nggak timbun..
Jakarta akan terus mahal jika ia menjadi pusat ibu kota, ekonomi dan budaya sekaligus.
Sudah saatnya membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Tidak dengan bangun IKN di tengah hutan
Tapi dengan membangun 40 kota regional di Jawa dan luar Jawa.
Seperti ide @aniesbaswedan dulu.
Bangun infrastrukturnya, bangun fasilitasnya, sehatkan aktivitas bisnisnya dan kuatkan kepastian hukumnya… agar setara dengan Jakarta.
Kalau kebanyakan, mulai dari 7 kota ini dulu deh..
Jadi, ga semuanya menumpuk di Jakarta.
Negara tropis, tapi buah mahal
Negara agraris, tapi beras mahal
Negara maritim, tapi ikan mahal
Penghasil sawit terbesar tapi minyak muahal
Bukti kalo pengelolaan negara ini bobrok
"susah bener cari pekerja"
> buat loker
> syarat: usia max. 25 th
> syarat: pengalaman min. 2 th
> yang muda minim training banyak dibentak lalu keluar (dengan narasi gen-z lembek dikit2 mental health)
> yang berpengalaman sungkan gara2 gajinya minim
"susah bener cari pekerja"
Iya gapapa, ganti aja, yang nganggur ikut ormas, usaha lu dipalak, lu bangkrut, dan lu bakal ikut ngerasain jadi pengangguran/ngojol yang lu pada sering rendahkan itu
Selama pengusaha eksploitatif dan oligarki ga ditertibkan, model masyarakat ormas-centered bakal makin marak
Kan gw dah bilang, mari rame-rame mogok kerja
Yang udah kerja, gausah rajin-rajin
Yang belum kerja, cari makan sebisanya, saling bantu antar warga
Pajak bayar serendah-rendahnya
Laying Flat
@karirfess Unpopular tone deaf opinion maksud lu?
sbg perantau yg udah 10th kerja keluar dri daerah sendiri sampai 300 km lebih jaraknya
memulai MERANTAU itu gak segampang itu, butuh modal
kalo yg ga punya privilege, anak pertama gada yg mancing ke kota
ekonomi terbatas, mau gimana?!