Kamu pernah membuat seseorang menunggu, sekarang kamu yang menunggu orang lain
Kamu pernah menyakiti hati seseorang, sekarang nikmati dulu pilihanmu
Sisanya, biar waktu yang menunjukkan bagaimana akhirnya 😊
Guru SMK pacaran sama murid kelas 11
🧑🏻🏫 : Sayang, km bawa make up gak ? aku denger2 guru BK mau razia make up
👩🏻 : Bawa lah sayang, trus punya aku gimana ?
🧑🏻🏫 : Ketemu di belakang aula yaa, ntar aku simpenin
ahh cutee bgt percakapan iniii 🫣
@vyowiz_ Kerasa banget jujur yang paling nyakitin bukan perginya, tapi caranya pergi. Kayak kita nggak layak dikasih satu kalimat aja. Padahal satu kalimat kejujuran jauh lebih manusiawi daripada silence yang dipaksain ya ga?
Jangan kasih panggung terus buat orang yang bahkan nggak mampu kasih satu penjelasan. Kamu bukan barang yang bisa ditaruh terus ditinggal kapan aja. Kalau dia berani mulai, harusnya dia juga berani nutup dengan jelas.
Berhenti nungguin chat yang nggak akan datang. Berhenti cari-cari alasan buat sikapnya. Dia udah nunjukin siapa dirinya lewat caranya pergi. Dan orang yang milih jadi pengecut dari awal, biasanya tetap pengecut sampai akhir.
Tiba-tiba menghilang itu bukan closure ya. Tapi lack of respect. Jangan nungguin seseorang yang dari awal udah milih dirinya jadi pengecut.
Orang yang beneran ada niat baik nggak akan ninggalin kamu di tengah jalan tanpa kata, dia nggak akan bikin kamu overthinking berhari-hari cuma karena dia males bilang "udah nggak mau". Hilang begitu aja itu bukan cara dewasa. Itu cara orang yang nggak mau tanggung jawab.
Psikologku bilang, otak yang terus-menerus dalam mode waspada akan kehilangan kemampuannya untuk merasakan kebahagiaan kecil.
Mungkin itulah kenapa hal-hal yang dulu menyenangkan, sekarang terasa hambar dan tidak ada rasanya.
🌹: (after cerita dideketin guru dgn jarak usia yg jauh) Trus kamu pernah gak pacaran sama muridmu ?
🐖 : Ih enggaklah, orang gak bermartabat blablabla
Meanwhile kelakuannya selingkuh sama muridnya yg kelas 11
*si babi trnyata ngeroasting kelakuan sendiri sebelum kejadian 😭😭
kamu kehilangan dia, emang kamu kehilangan apa?
perhatian? bukannya dia lebih sibuk dengan dunianya sendiri?
setia? bukannya dia mengkhianatimu?
kejujurannya? bukannya dia sering boongin kamu?
hei, kamu gak kehilangan apa-apa, kamu cuma kehilangan orang yang valuenya gak sebanding dengan ketulusanmu.