Sept 10th 2021
TODAY IS KIM HANBIN FREEDOM
For all my moots, for everybody who support him and believe him and his label, We made it. Kim hanbin made it. I hope he reflects his mistake so we can face the future together for a long time.
Ill stand by you
#BI#비아이@shxx131bi131
"nawaitu lillahi ta'ala hasbullah wani'mal wakil ni'mal maula wani'man nasir"
ya Allah, mampukanlah aku dalam segala hal yang sedang aku perjuangkan di tahun ini, serta berikanlah keberhasilan atas apa yang telah di niatkan
Ya Allah, aku sedang butuh kun fayakunmu, allahumma yassir walaa tuassirmu, kabulkan doa yang kuulang di setiap sujudku, bantulah aku dan berikanya keajaiban
Mahasiswa Universitas Trisakti dan Esa Unggul longmarch untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jumat (19/06/2026).
Kreatif: Rega Almuhtada
Produser: Akhdi Martin Pratama
#Demo#UniversitasTrisakti#DPR#cut
Temen-temen..
ini namanya Dimas ayam Frozen jualan aku. Ga beli gpp kok tapi minta tolong bantu RT dagangan aku, siapa tau ada org baik beli dagangan aku. orderanku lagi sepi banget dan stok aku masih banyak tp aku tetep semangat jualan.
Dimsumnya bisa buat Jumat berkah.
Pernah di cobain pak Anies loh♥️
Order via DM ya.
🚨 THE LEGEND IS BACK!! 🚨
Seruan Aksi #Demo dari Universitas Trisakti!
Jumat, 19 Juni 2026
Jam 10.00 WIB
Titik Kumpul: Tugu Luar Trisakti
Mari kita serukan orasi, menuntut keadilan, nyalakan api perjuangan 🔥 🔥
Sebarkan ke semuanya!
#IndonesiaGelap#MenujuIndonesiaBangkrut
Zendaya was asked in an interview about having kids with Tom Holland, and this was her response:
🎙️Reporter: “Have you ever thought about having kids with your boyfriend, Tom Holland?”
🗣️Zendaya: “First of all, we are officially married, so he’s my husband now. But we both agreed never to have kids. Even though he got upset when I made it clear to him, he actually understood because my career comes first, and I don’t want a child now or even in the future to disrupt that.”
🎙️Reporter: “So how do you think Tom will actually feel about this decision, even though he had no choice but to agree?”
🗣️Zendaya: “I think my happiness comes first no matter what, and he kind of knows that. Maybe we could adopt children when we are both older, toward the end of our careers, but for now, this is my decision, and I’m sure he’s going to get used to it.”
ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
saya baca, ketua MUI mengatakan “niat” presiden untuk MBG adalah mulia; yang lain bilang kenaikan Pertamax “niatnya” penghematan; KDMP “niatnya” untuk bantu ekonomi warga desa, dan seterusnya.
tapi kenapa, “niat” baik itu ditangkap berbeda di level masyarakat? Apa sih sebenarnya “niat” itu?
kali ini, saya ingin menghadirkan, dosen muda “rising star” Fakultas Hukum UGM, Dr. M. Fatahillah Akbar (@mfatahilahakbar). Sosok yang juga telah membongkar identitas admin. 😭
Soal niat, beliau menjelaskan:
“jadi untuk mengukur niat dalam konteks pidana kan dengan kesengajaan yang diobjektifkan.
(artinya) perbuatan aktif … yang harus dilihat …”
***
maka niat baik pemerintah, semestinya ditampakkan dan dinilai dari kerja dan perbuatan aktifnya, bukan sebatas kata-kata.
melihat kenyataan kini, bukankah wajar masa berdemonstrasi, karena merasakan ada niat yang tidak baik dari penguasa? 🫠
Lo bilang gugatan guru ke MK "subjektif karena satu sisi."
Tapi Perpres 118/2025 udah ngomong sendiri:
Rp223 triliun dari pos anggaran pendidikan , masuk ke MBG.
Anggaran pendidikan "murni"? Dari 20%, tinggal 14,2%.
Guru honorer: gaji dirapel, status gantung.
Petugas dapur SPPG: langsung diangkat PPPK.
Lo nyuruh guru berkaca ke sekolah swasta mahal.
Sekolah swasta mahal itu ada justru karena negara gagal jalankan Pasal 31 UUD 1945.
Yang digugat bukan nasinya , tapi kenapa dana wajib pendidikan bisa masuk ke program yang bukan pendidikan, dan itu yang lagi diuji di MK sekarang.
Jadi siapa sebenernya yang "cuma satu sisi" di sini?
Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (15/6).
Iman menyebut seluruh jenis guru terdampak, mulai dari guru PPPK hingga honorer. Ia menyoroti pemutusan kontrak terhadap 39 guru PPPK di Tuban serta kasus serupa yang disebut terjadi di sejumlah daerah lain seperti Cianjur, Lombok Timur,
Dipikir-pikir gugatan ke Mahkamah Konstitusi itu mirip kaya "demo" versi lebih advanced.
1) Kita bisa protes, presentasikan data, memperlihatkan keadaan, ke negara.
2) Bebas dari gangguan parcok dan parjo.
3) Sidangnya beberapa kali, semua terekam live. Dokumentasinya ada PDF-nya semua.
4) Tiap sidangnya diliput sama jurnalis. Ditulis di berita di media.
5) Didengarkan hakim yang keputusannya bisa mengubah undang-undang.
6) Undang-undang mau gak mau dilaksanakan oleh pemerintah.
***
Saya ngikutin beberapa kasus di MK:
a) Tunjangan dan sertifikasi dosen diberhentikan selama tugas belajar
b) Tuntutan upah guru dan dosen agar minimum UMR
c) Tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah sejak 2007
d) Anggaran pendidikan gak boleh dipakai MBG, digugat oleh 6-7 pihak sekaligus.
***
Semua keluhan yang nyata.
Sepertinya kita harus lebih banyak manfaatkan.
Kalau Gibran aja manfaatin, kenapa kita enggak?
Ketika MBG dibela, keracunan dianggap biasa, mempertontonkan keserakahan dan membiarkan negeri ini dalam malapetaka.
SAYA BERSAKSI:
“Sapapun yang merampok anggaran pendidikan, di dunia di penjara di akhirat masuk neraka”
Terima kasih Bang @zanatul_91
Sedihnya ya Allah....🥲