Peridic reminder that all of kpop stans psychotic rants on stray kids music do not represent reality, cause THIS is the way qualified people in the music industry who actually know ball abt music describe 3Racha’s work
kapan ya orang indo sadar akan kesadaran kelas 😞. Ada orang naik jet pribadi cuman karena GABUT, komennya banyak yang muji2, minta duit, bahkan manifest mereka punya kesempatan naik privat jet. Padahal 1 kali penerbangan itu menghasilkan sekitar 6 ton CO2, sedangkan perkapita penduduk indo rata2 per TAHUN cuman 2.5 ton CO2 pertahun. Kegabutan sesaat kaum oligarki ini dibayar mahal oleh kerusakan ruang hidup masyarakat kecil.
Pas lagi jalan santai sore tadi.
"Pak, mau nasi goreng nggak?" tanyaku ke bapak pemulung yang lagi duduk di pinggir jalan sambil ngeliatin penjual makanan.
"Mau, Bu," jawabnya malu-malu.
"Oke, bentar ya Bu pesenin."
Pas mau nyebrang ke tukang nasi goreng, tiba-tiba bapak pemulungnya lari nyamperin aku.
"Bu, boleh beli kue putu aja?" tanyanya pelan sambil nunjuk tukang putu yang dari tadi cuma bengong nunggu pembeli.
"Oh boleh. Bapak lagi pengen kue putu ya?" candaku.
"Nggak, kasihan yang jual dari tadi belum ada yang beli, Bu."
Aku langsung diem... 🥺
Akhirnya tetap beli nasi goreng, sekalian beli beberapa bungkus kue putu buat bapaknya.
"Bu, ini kebanyakan. Boleh nggak dua bungkus buat temen saya yang di bawah terowongan jembatan tol sana?" katanya sambil nunjuk ke arah sana.
Aku iyain.
Dan bener aja, di terowongan itu ada pemulung lain yang badannya kurus banget, lagi tidur meringkuk di atas kardus. 🥺
Ironis ya, di negeri ini masih banyak pejabat yang tanpa malu nguras uang negara buat kepentingan pribadi. Sementara di sisi lain, ada orang yang hidup serba kekurangan tapi masih mikirin orang lain sebelum dirinya sendiri. 🥺
Malam ini aku ngelihat rasa peduli yang bener-bener tulus.
Seorang bapak pemulung yang peduli sama tukang putu karena dagangannya sepi. Tukang putu yang ngasih bonus beberapa potong kue sebagai ucapan terima kasih. Dan pemulung di terowongan yang meluk kue putu itu penuh rasa syukur karena masih ada temannya yang peduli sama dia. 🥺❤️
Yuk, saling baik sama sesama.
"No act of kindness, no matter how small, is ever wasted." — Aesop.
Memulihkan batin itu nggak nyaman. Kalo nyaman, nyenengin, bisa jadi itu sebatas bikin kamu merasa baikan, tapi belum tentu memulihkan.
Memulihkan batin itu ada fase kayak kamu nyalain lampu di ruangan yang selama ini gelap, dan kamu jadi liat hal-hal yang selama ini nggak berani kamu liat.
Kenapa sih, di Indo tuh sex edu hanya berhenti di reproduksi dan penetrasi? Kenapa gak ngebedah boundaries, consent, relasi kuasa.
Perempuan banyak ketidaktahuan tentang haknya. Akhirnya, mostly mereka nggak punya bahasa untuk menamai apa yang terjadi pada mereka. Nggak tau kalau yang dialami itu manipulasi, coercion, atau pelecehan. Dari kecil nggak pernah dikasih framework untuk membaca situasinya.
Padahal, kalau perempuan tahu consent, dia bisa bilang tidak. Kalau dia paham relasi kuasa, dia bisa mempertanyakan struktur yang selama ini menguntungkan pihak tertentu.
Sometimes i feel…
ada yang off sama cara hidup zaman sekarang.
Everything moves so fast,
but somehow kita makin lost ttg mau ke mana.
Some people belajar bertahun tahun,
some people viral in one night.
Yang satu dihargai krn process,
yang lain krn exposure.
And we’re stuck in between.
Di UUD 45 itu penjajahan di atas dunia harus dihapus, bukan dimodalin! Mana statement nya keamanan penjajah yang harus dijamin.
Ga ada yang berani ngasih tau apa kalo langkah dia itu salah? 😭
Konon Umberto Eco punya 30.000 buku di perpustakaan pribadinya dan tentu saja sebagian besar belum dia baca hingga akhir hayatnya.
Eco selalu berprinsip bahwa buku yg blm dibaca jauuhhh lebih berharga dibandingkan buku yg telah dibaca.
Buku2 yg belum dibaca, kata Eco, melambangkan cakrawala pengetahuan yg belum terjamah. Semakin luas pengetahuanmu, semakin tinggi pula tumpukan buku yg belum kamu baca. Karena kamu sadar betapa banyak hal yg belum kamu ketahui.
Menurut Eco, tumpukan buku tak terbaca adl pengingat visual tentang segala ketidaktahuan kita. Dan hal ini lebih penting utk dijaga drpd rasa bangga atas apa yg telah dibaca dan diketahui.
Jadi, mari kita budayakan menumpuk buku..🙏
Karena negara kita ini kejam untuk orang yang ingin membangun keluarga dan memiliki anak.
- Kuliah mahal, di saat sama kualitas pendidikan SD-SMA kacau.
- Boomer rakus kuasai tanah sehingga rumah sulit terbeli.
- Pejabat tone deaf dan gagal berempati dengan kesulitan rakyat.
- Korupsi di mana-mana.
- Boomer tukang rusak lingkungan + keruk sumber daya alam.
- Penanganan masalah yang lambat.
Generasi kita untuk hidup sehari-hari aja sudah berasa dihukum dan full survival mode, kemudian "dihukum" lagi dengan pernikahan dan memiliki anak.
Masih banyak penggundulan hutan, masih banyak banjir bandang, masih ada yang mati keracunan karena MBG, masih ada pejabat yang ijazahnya tak jelas, masih banyak pejabat yang gajinya selangit tapi kerjanya tdk jelas.
Tapi, yang diurusi: PANDJI!!!
Pergi ke pasar dan liat anak kecil nangis di kaki ibunya karena dibentak gak boleh jajan. Gak lama, udah digendong dan peluk ibunya kenceng.
Aku mikir, insting anak tuh emang cinta ke ortunya ya.
Kalau suatu hari insting sedasar itu hilang, pasti gak berubah dalam semalam.
PLEASE romanticize your life, take pretty pictures, feel like the main character, light up a candle, read books, go for a walk, dance to your favorite music, buy yourself presents, do whatever you want, be happy. this is your life, don’t let anyone take it from you
I just saw this video about Chan and it is so true. Bang Chan, leader, rapper, vocalist, dancer, visual, performer, lyricist, music writer, producer, with a huge stage presence. Chan of all trades, masters of all. 🐺✨
🔗 https://t.co/AsqxMysFmA