KALAU KAMU TERBANGUN DI SEPERTIGA MALAMโฆ
JANGAN LUPA DOAKAN ANAKMU ๐ค
Karena di waktu ini,
doa orang tua tidak ada hijabnya.
Ini beberapa doa yang bisa dibaca di sepertiga malam:
Pedagang mobil bekas itu punya insting.
Mereka bisa bedain mana pembeli yang polos, mana yang ngerti barang. Dalam 30 detik pertama.
Lo dateng, elus-elus bodi, duduk di jok, terus nanya "AC-nya dingin gak mas?"
Dalem hati mereka udah senyum. Mangsa empuk. Mark up Rp 15 juta.
Tapi coba lo dateng langsung jongkok di depan mobil, raba celah antar panel, buka kap mesin, cabut dipstick, senter kolong.
Pedagangnya langsung keringat dingin.
Meal Plan Ramadhan 2026 ๐ฉ๐ปโ๐ณโจ
Mungkin tidak semua list menu ini bisa aku masak, bisa jadi di tengah jalan pengen ganti menu atau lagi capek masak mending beli aja, tapi setidaknya udah punya planning dulu biar gak bingung-bingung banget mau makan apa ๐ฌ๏ฟผ
@PensilAajaib Bilang jangan nikah muda tapi dia sekaranf udah punya anak 3, kalaupun emang dulu belum siap nikah ya jangan punya anak dong, gapaham lagi naluri ibunya disimpen dimana ini julee jule
@KangManto123 Hehe pangan murah yang gimana ya pak? Yang ada juga harga bahan naik tapi diem-diem aja media, malah disuruh nanem sendiri supaya harga stabil, bingung pemerintah kerjanya apa sebenernya๐
Pak Presiden @prabowo saat ini (setelah bencana banjir longsor lumpur, kayu gelondongan) sudah tidak relevan lagi memilah yg Legal dan Ilegal.Melihat masifnya kerusakan, kehancuran lingkungan, infrastruktur, kematian kehidupan, rakyat yg kehilangan ayah ibu anak saudara, flora fauna hancur. STOP penebangan sekarang.
Berapa uang Negara dapat selama ini dr penebangan hutan? Sawit? Tambang? Berapa kerugian Negara setelah bencana ? Berapa kerugian masyarakat material & immaterial ? Pasti tidak berimbang. Dengan segala hormat, mohon hentikan dengan kuasa Bapak Presiden @prabowo sebagai pimpinan tertinggi di NKRI.๐๐๐๐
Nafsu Belanja Alutsista Berbungkus Bencana
Kita bangsa aneh. Rumah bocor, atap mau ambruk, malah beli lukisan mahal. Begitulah gambaran pemerintah ngotot beli 200 helikopter super mahal tahun 2026, katanya untuk bantuan bencana, padahal angkanya seperti mendirikan angkatan udara baru, bukan sekadar menolong korban banjir.
Bapak/Ibu yang terhormat,
Saya harus bicara terus terang. Membeli 200 helikopter dalam satu tahun anggaran dengan dalih respons bencana bukan visi, melainkan nafsu belanja yang dibungkus kemanusiaan. Narasinya dramatis: Presiden turun dari heli baru, bagi mi instan, disambut teriakan โDemi respons cepat!โ
Mari kita lihat lebih jernih.
Ini Bukan Respons Cepat, Ini Angkatan Udara Baru
Armada heli operasional TNI AU, BNPB, dan Basarnas saat ini sekitar 120โ130 unit. Kekurangan memang ada, terutama di Papua, Maluku, NTT. Kebutuhan riil maksimal 30โ50 heli medium-heavy.
Tiba-tiba muncul angka 200. Itu bukan tambahan, itu hampir melipatgandakan kekuatan udara kita. Mau perang atau menolong korban longsor?
Jika dalihnya bencana, logika administrasinya tidak masuk. Kebutuhan mendesak 30โ50 unit, angka 200 adalah ambisi militer yang diberi lipstik kemanusiaan. Ini sudah maladministrasi prioritas.
Duitnya Dari Mana?
H-225M sekitar US$35โ40 juta per unit ร 200 = US$7โ8 miliar atau Rp120โ130 triliun.
Anggaran BNPB 2025 hanya Rp4,8 triliun. Masalah utama bencana kita adalah peringatan dini bobrok, infrastruktur buruk, dan logistik lambat. Rp130 triliun untuk heli, tapi early warning masih main petak umpet.
Yang lebih parah, duitnya dari utang baru. Heli existing saja sering parkir karena kurang pilot dan biaya operasional. Jadi kita berutang ratusan triliun untuk pajangan mahal yang membebani bunga utang. Ini kerugian keuangan negara. Harus diaudit total oleh BPK!
Jalur Pengadaan yang Bau
Pengadaan 200 unit dalam setahun hampir mustahil secara logistik kecuali sudah ada deal gelap. Nilai Rp130 triliun, skema G-to-G atau penunjukan langsung, ditambah rekam jejak alutsista sebelumnya, selalu beraroma โkomisiโ dan โteman dekatโ.
Pengecualian pengadaan alutsista tidak menghapus kewajiban transparansi dan akuntabilitas. Ketika ada konflik kepentingan mencolok, G-to-G bukan efisiensi lagi, tapi jalan tol korupsi.
Solusi yang Logis dan Legal:
1. Audit total armada heli existing: selesaikan masalah parkir, pilot, dan spare part dulu.
2. Beli bertahap maksimal 40โ50 unit sampai 2030 berdasar kebutuhan riil.
3. Alihkan dana besar ke early warning, infrastruktur, dan mitigasi permanen (mandat UU Penanggulangan Bencana).
4. Tender terbuka dan transparan, bukan G-to-G gelap.
Jika tetap ngotot 200 heli dengan utang Rp130 triliun tahun 2026, itu bukan melindungi rakyat dari bencana. Itu melindungi kepentingan sangat besar yang patut dicurigai secara hukum.
#ethadisaputra #alutsistabencana #nafsubelanja #helikopter200 #konflikkepentingan #prioritasnegara #auditmiliter
@wulcassiopeia Salah satu alasan jd anak rantau yang suka bgt pulang kerumah adalah alm nenek dari ibu sudah gaada sejak ibu duduk sd, sementara aku yang sudah sebesar ini rasanya masih akan terus butuh ibu, jadi rasanya sebisa mungkin mau jadi teman ibuku cerita meskipun tdk seperti nenek๐ฅน
Resep Kue Lumpur ala aku โจ
Maaf baru share karena anaknya emang suka males buat edit-edit resep.
Bikin kue lumpur ini mesti sabar karena manggangnya lama ( pakai api kecil )
Kalau pake api gede adonan gampang gosong dan tengahnya gak matang.