Memang itu sudah berlalu beberapa bulan yang lalu, tapi rasanya masih sama seperti kemarin. Luka itu tidak benar-benar hilang, karena cara kamu memperlakukanku meninggalkan bekas yang mungkin tidak akan pernah aku lupa sampai kapan pun.
Kamu tahu rasanya dikhianati rasanya hancur, kecewa, dan kehilangan kepercayaan. Jadi kenapa kamu tega melakukan hal yang sama kepadaku? Aku tidak pernah menyangka luka yang paling dalam justru datang dari orang yang paling aku percaya.
Jika memang dia yang membuatmu bahagia, aku ikut mendoakan yang terbaik. Hanya saja, semoga suatu saat kamu sadar bahwa ada hati yang pernah kamu lukai, ada kepercayaan yang pernah kamu sia-siakan, demi memilih kebahagiaan yang lain.
Perjanjian yang dulu kamu buat sama aku saja belum benar-benar kamu selesaikan. Janji yang pernah kamu ucapkan kamu tinggalkan tanpa tanggung jawab. Tapi sekarang, kamu sudah membuat janji baru dengan orang lain.
Dari kejadian kemarin aku belajar bahwa tidak semua kata yg di ucapkan itu benar, dan dari kejadian itu juga aku belajar bahwa tidak semua janji itu akan di tepati.
meskipun ga pernah post pasangan, tapi aku tidak pernah menyembunyikan orang lain di belakang. sementara kamu? tidak lama habis selesai hubungan langsung dengan yang baru, artinya sejak kapan kamu menyembunyikan wanita ituuu?!
Aku msh sering memikirkan ini, bukan tanpa alasan. Kemarin kamu datang kembali dengan niat dan janji yg terlihat serius, tapi pd akhirnya semuanya berubah ketika ada org lain. Aku hanya berharap, setiap kata yg pernah diucapkan bisa dipertanggungjawabkan, setidaknya dgn kejujuran
Perbedaan cara dalam mengusahakan sesuatu bukan berarti tidak ada usaha sama sekali. Hanya saja, mungkin kita memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan keseriusan itu.
Aku menyadari kesalahanku, gabisa kontrol buat treat pasangan biar bisa ngerasa disayang. Jadinya salah sangka terus, padahal akutu sayangg bangett, cuma susah buat ngungkapinnya kaya ada yang menahan dalam diri, aslinya sayangg bangeetttt pliss. Ini kenapaa ada apaa?