Haii, kenalin kami Geng Umbi-umbian Nusantara.
Berhubung kawan masih suka buta arah kalau disuruh bedain kami di kebun atau di pasar, mari kita absen satu-satu biar kalian melek soal kamu hehhe..
1. Si Kembar Beda Bentuk: Kimpul & Bote (Talas)
Kenalin, aku Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) yang lagi trending itu.
Tolong catat baik-baik, ciri mutlakku ada di bentuk daunku yang melekuk seperti panah tajam. Jangan panggil aku Talas. Talas itu nama lain dari saudaraku si Bote (Colocasia esculenta). Kalau si Bote, lekukan daunnya lebih tumpul dan berbentuk seperti hati yang utuh. Walau umbi kami sama-sama enak direbus, daun kami jelas beda.
2. Para Raksasa Nyentrik: Sente & Suwek
Kalau kalian lihat yang daunnya guede banget menantang langit, itu aku si Sente (Alocasia macrorrhizos). Daunku bentuknya segitiga raksasa, dan umbiku juga super besar di bawah tanah. Tapi kalau kalian lihat ada yang batangnya loreng-loreng kayak ular sanca, itu saudaraku si Suwek (Amorphophallus paeoniifolius). Si Suwek ini daunnya majemuk (terpecah-pecah) dan tumbuh memayung.
3. Geng Akrobat Pemanjat: Uwi, Mbolo, & Mbili
Nah, kami bertiga ini beda aliran. Kalau umbi lain batangnya tegak (pseudostem), batang kami tumbuh melilit dan memanjat.Kami dari marga Dioscorea.
- Aku Uwi (Dioscorea alata), punya daun bentuk jantung yang besar.
- Aku Mbolo (varian Uwi), primadona yang umbinya berwarna ungu eksotis di dalam tanah.
- Aku Mbili (Dioscorea bulbifera), si paling mindblowing. Kenapa? Karena selain nyimpen umbi di dalam tanah, aku juga memproduksi Bulbil Udara alias umbi yang menggantung di batang atasku. Keren kan, karbohidrat bisa berbuah di udara😂😂
So.. Selamat pagi dari kami geng karbohidrat lokal kearifan Nusantara.
Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut nama kami lagi ya kalau mblusuk ke kebun atau belanja di pasar.
Kawan-kawan di sini paling suka olahan dari umbi yang mana nih? Digoreng, direbus, atau dibikin kolak? Coba absen.
"Monyet yang rakus hanya bisa menghabiskan dua tandan pisang,
Gajah yg mengamuk hanya bida merusak 10 pohon saja,
Tapi manusia rakus dengan akalnya bisa membakar hutan, merusak pulau, dan gunung!"
-media askar
momen fatimah di tanya apa gk takut kalau terlalu vokal kasih kritik ke pemerintah:
host: kamu itu kritis, berani, gak takut gini... pasti punya backingan ya? gak pernah dapet intimidasi gitu?
fatimah: enggak sih. yang unik itu justru kejadiannya waktu baru pertama kali terpilih. jadi sebelum viral, sebelum nunjukin kritisisme macem-macem, pas baru kepilih itu sempet ada yang kayak teror, whatsapp aku di-hack gitu.
host: kalau misal maaf ya, bukannya minta terjaditiba-tiba ada teror lagi ke kehidupan pribadi kamu, gimana?
fatimah: kalau itu terjadi, yang pertama pasti paling deket itu keluarga, temen, dosen-dosen aku. mereka tuh extraordinarily aktif nanyain kondisi aku, keamanannya gimana, terutama dari keluarga
fatimah: dan aku yakin di titik ini, kalau itu terjadi, orang-orang yang selama ini dukung aku masyarakat indonesia yang selama ini dukung apa yang aku suarakan juga bakal ikut melindungi dan membela, ikut jaga.
fatimah: jadi aku yakin kekuatan-kekuatan yang original dan organik ini pada akhirnya bakal lebih kuat buat melindungi
Di Indonesia ada satu pulau yang aneh, baik secara geologi maupun biologi: ✨Sulawesi✨
Dari zaman dulu suka heran kok Sulawesi bentuknya yang paling unik, kayak huruf K 😭. Tapi ternyata proses lahirnya pulau Sulawesi ini SANGAT RUMIT, bahkan lebih rumit dari pembentukan pulau Jawa, Sumatera, atau Kalimantan.
Sulawesi bagian utara, tengah, selatan, tenggara, terbentuk dengan cara yang berbeda-beda:
- Sulawesi Utara: hasil gugusan gunung berapi.
- Sulawesi Tengah: hasil tabrakan/persimpangan besar antar fragmen kerak/benua, dasar laut yang terangkat.
- Sulawesi Tenggara: bekas pinggir Benua Australia.
- Sulawesi Selatan: pecahan dari Sundaland.
Karena terbentuk dengan cara yang berbeda, Sulawesi banyak punya sumber daya mineral yang beragam: Nikel (mantel bumi yang muncul ke permukaan), minyak bumi (endapan sedimen), emas/tembaga/perak (busur gunung api.
Ga cuma itu aja, flora-fauna Sulawesi itu ga pernah benar-benar jadi sama kayak Asia atau Australia, karena terisolasi jadinya spesies di Sulawesi itu unik & beda sendiri:
1. babirusa (babi tapi punya taring melengkung nembus moncong).
2. anoa (kerbau mini)
3. tarsius (monyet mini)
4. maleo (burung tapi ga mengerami telurnya, telurnya malah dikubur di pasir biar menetas)
Oleh karenanya ada satu hal yang perlu kita ingat: jaga pulau ini sama-sama dari keserakahan dan kerusakan. Sulawesi itu terlalu berharga untuk dirusak/dieksploitasi secara sembrono.
BEDA MASA BEDA ISTILAH
(untuk para boomer agar nyambung ke Gen Z)
Dulu termos sekarang tumbler.
Dulu parsel sekarang hampers.
Dulu loakan sekarang preloved.
Dulu ngamuk sekarang tantrum.
Dulu pagar-ayu sekarang bridesmaid.
Dulu bercerita sekarang spill.
Dulu ingin tahu sekarang kepo.
Dulu galau sekarang overthinking.
Dulu makanan dibungkus sekarang take away.
Dulu caper, sekarang pick-me.
Dulu piknik sekarang healing.
Dulu ngeluyur sekarang travelling.
Dulu muhibah sekarang studi banding.
Dulu prihatin sekarang low budget lifestyle.
Dulu sensitif sekarang baperan.
Dulu her sekarang remedial.
Dulu ngirit sekarang frugal living.
Dulu banci, homo, lesbian sekarang LGBTQ.
Dulu warkop (warung kopi) sekarang cafe.
Dulu cukong sekarang sugar daddy.
Dulu testing sekarang UAS.
Dulu NEM sekarang TKA.
Dulu buruan sekarang gercep.
Dulu tustel sekarang kamera.
Dulu blitz sekarang flash.
Dulu es teh sekarang ice tea.
Dulu pecel sekarang salad.
Dulu sepiring 2 ribu sekarang 20 ribu.
Dulu gemuk tembem sekarang gemoy.
Dulu tanggal tua sekarang intermittent fasting.
Dulu programming sekarang coding.
Dulu sahabat sekarang bestie.
Dulu karyawisata sekarang class outing.
Dulu camping sekarang glamping.
Dulu bantingan sekarang split bill cc.
Dulu siomay sekarang dimsum.
Dulu oblong sekarang t-shirt.
Dulu mencongak sekarang imla.
Dulu pelonco sekarang bully.
Dulu mas, kang, uda sekarang bro.
Dulu mbak, teteh, uni sekarang sis.
Dulu numpang tenar sekarang clout chasing.
Dulu pamer sekarang flexing.
Dulu beli loakan sekarang thrifting.
Dulu ikut-ikutan sekarang FOMO.
Dulu diam-diam menghilang sekarang ghosting.
Dulu pacaran sekarang dating.
Dulu kenalan sekarang networking.
Dulu jualan sekarang live shopping.
Dulu kelontong sekarang minimarket.
Dulu telepon rumah sekarang video call.
Dulu surat sekarang DM.
Dulu pos kilat sekarang gmail.
Dulu wesel sekarang transfer atau qris.
Dulu suasana sekarang vibe.
Dulu kesebelasan sekarang squad.
Dulu tanya ke "orang pintar" sekarang tanya ke AI.
Dan jangan lupa ...
Dulu 7 ribu sekarang 18 ribu.
Jika lihat video kakak ini lagi, maka kita semakin ill feel, jengkel, muak dengan penyelenggara negara yang brengs*k.
Pengen banget manusia-manusia rakus, korup, zalim itu buruan go to the hell saja,
Kalau kalian #WNI bagaimana...?
أحد علماء الأعصاب في ستانفورد قال مرة:
"بطنك مخزن لتراكمات الكورتيزول. تخلّص منها بعادة واحدة قبل النوم... وبتلاحظ فرقًا كبيرًا في حياتك."
وهذه هي عادة الـ9 دقائق:
bayinya umur 3 bulan. Nangis 4 jam nonstop.
Sudah disusui. Sudah digendong. Sudah diayun. Sudah dinyanyiin.
Tetap nangis.
Bidan bilang kolik. Tetangga bilang "bayi emang gitu." Ibunyau bilang kerokan.
Tapi ada satu hal yang NGGAK ada yang periksa.
Kalau telat 6 jam, anaknyau bisa kehilangan jari kakinya.
Itu terjadi di hari ke-93 anaknya lahir.
Sore hari, jam 4. Tiba-tiba nangis kenceng banget. Bukan nangis biasa, ini nangis sampai mukanya merah, badannya kaku.
Istrinya baru selesai mandi. Rambut masih basah, belum diikat.
Dia langsung gendong. Kasih ASI. Ganti popok. Cek suhu 36,8°C, normal.
Bayi tetap nangis.
Jam 5. Jam 6. Jam 7.
Masih. Nangis.
SEMUA BILANG KOLIK
Dia telepon bidan. Jawabannya: "Kemungkinan kolik, Pak. Bayi umur 3 bulan memang sering. Coba pijat perutnya searah jarum jam, kasih kehangatan."
Dia coba. Nggak berhasil.
Ibunya datang. "Masuk angin itu. Kerokin pake bawang merah."
dicoba lagi. Nggak berhasil.
Google: "Kolik bayi normal, biasanya terjadi sore-malam, berlangsung 3 jam atau lebih."
Semua jawaban mengarah ke satu hal: kolik. Normal. Sabar aja.
Dan dia hampir percaya.
SATU HAL YANG NGGAK DICEK
Jam 8 malam. Sudah 4 jam.
Istrinya nangis juga. Karena capek, karena bingung, karena nggak bisa bikin anaknya berhenti nangis.
dia ambil keputusan: bawa ke UGD.
Di UGD, dokter jaga periksa standar , suhu, THT, perut. Semua normal.
"Coba lepas kaus kakinya, Pak."
dia ku lepas.
Dan di jari kelingking kaki kanan, ada sehelai rambut istrinya yang melilit SANGAT kencang sampai jarinya bengkak dan mulai membiru.
Rambut rontok yang jatuh ke dalam kaus kaki.
Dokter bilang: "Ini namanya Hair Tourniquet Syndrome. Sehelai rambut melilit jari bayi dan memotong aliran darah."
Fakta yang aku baru tahu malam itu:
→ Paling sering terjadi di usia 3–5 bulan, tepat di masa rambut ibu rontok deras pasca melahirkan → Bisa melilit jari tangan, jari kaki, bahkan kelamin bayi → Kalau telat ditangani lebih dari 6 jam → kerusakan saraf, jaringan mati, dan bisa berujung amputasi
Anaknya sudah 4 jam.
2 jam lagi dan ceritanya bisa sangat berbeda
Dokter mencoba lepas rambut itu dengan pinset. Tapi rambutnya sudah masuk ke dalam alur kulit yang bengkak , nggak kelihatan.
Akhirnya pakai krim penghilang rambut (depilatory cream) yang dioleskan tipis ke area yang melilit. Rambut larut dalam 10 menit.
Jari anaknya perlahan kembali ke warna normal.
Tangisnya berhenti.
Dalam 10 menit. Setelah 4 jam.
Bukan kolik. Bukan masuk angin. Bukan rewel biasa.
Satu helai rambut.
Malam itu dia nggak bisa tidur.
Bukan karena bayinya nangis — dia sudah tidur pulas.
Tapi karena dia mikir:
Kalau dia percaya "kolik biasa" dan nunggu sampai besok pagi?
4 jam → 12 jam → jari membiru → jaringan mati.
Dan semua orang — bidan, ibunya, Google — bilang normal.
Semua benar secara umum. Kolik memang umum (40% bayi Indonesia mengalaminya). Tapi malam itu, anaknya bukan kolik.
Dan satu-satunya alasan kami tahu adalah karena kami MEMUTUSKAN untuk bawa ke UGD.
Ini bukan cerita anti-kolik. Kolik itu nyata dan umum.
Tapi ini yang perlu setiap Bapak tahu:
Tangisan bayi itu satu-satunya cara mereka bilang ada yang salah.
Mereka nggak bisa nunjuk jari yang sakit. Nggak bisa bilang "Pak, ini perih." Yang bisa mereka lakukan cuma NANGIS.
Bedanya: Bapak yang punya CHECKLIST vs Bapak yang cuma ikut kata orang.
Checklist sederhana sebelum menyimpulkan "kolik biasa":
✅ Suhu demam nggak?
✅ Popok ruam, iritasi?
✅ Jari tangan & kaki, ada yang melilit? Bengkak? Warna berubah?
✅ Perut, keras, kembung?
✅ Telinga , tarik-tarik telinga? (bisa tanda infeksi)
✅ Mulut ,sariawan, gusi bengkak?
2 menit. 6 titik pemeriksaan. Bisa menyelamatkan jari. Bisa menyelamatkan nyawa.
Pak, rambut rontok istri pasca melahirkan itu BANYAK BANGET.
Di bantal, di kasur, di baju, di lantai & bisa masuk ke kaus kaki, sarung tangan, bahkan popok bayi tanpa kita sadar
“Amalan merubah miskin jadi kaya, sulit jadi senang dan terpuruk jadi Bahagia. Bacalah surat At-taubah ayat 128-129. Baca 41x sehabis shalat fardlu. Minimal 3 hari Insya Allah ijabah.”
KH. Maimoen Zubair
@dawuhguru
DOKTER UDAH KASIH TAHU, TAPI
EMAK-EMAK TETEP NGEYEL
1. Jerawat Bandel: Kurangin gula & gorengan,
bukan ganti skincare jutaan.
2. Badan Gampang Loyo: Makan pisang
(powerbank alami), bukan ngopi terus.
3. Sering Pusing & Lemes: Banyakin makan
bayam (zat besi), bukan nambah kopi.
4. Masuk Angin Melulu: Minum teh jahe
hangat, jangan cuma andelin kerokan.
5. Pusing Tanpa Sebab: Makan semangka /
minum air. Ibu cuma dehidrasi.
6. Daya Tahan Drop: Makan jeruk / buah riil,
bukan suplemen mahal.
7. Pikiran Mumet/Stres: Makan dark chocolate,
jangan malah nyari drama baru.
8. Insomnia/Susah Tidur: Makan buah kiwi,
bukan scrolling HP sampai subuh.
9. Sembelit / Susah BAB: Makan buah plum /
pepaya, bukan minum obat pencahar.
10. Sendi Linu & Pegal: Minum air kunyit hangat,
bukan jadi alasan rebahan seharian.
10 FAKTA UNIK TENTANG
MAKANAN
1.Madu itu abadi: Nggak bakal basi, bahkan
setelah 3.000 tahun.
2.Semangka itu air padat: 92% isinya air.
Cara paling enak buat hidrasi.
3.Nanas itu sabar: Butuh waktu sampai 3
tahun cuma buat tumbuh satu buah.
4.Cabai itu penipu: Dia nggak panas, cuma
lagi ngerjain saraf otak kamu.
5.Bawang putih itu antibiotik: Alami buat
lawan bakteri bandel.
6.Brokoli vs Steak: Kalau hitungannya per
kalori, protein brokoli malah lebih tinggi.
7.Apel vs Kopi: Makan apel di pagi hari bikin
melek lebih stabil dibanding kafein.
8.Lemon buat mual: Cukup hirup aromanya
kalau lagi pengen muntah.
9.Tenaga Pisang: Cuma butuh 2 buah buat
modal olahraga intens 90 menit.
10.Cengkih buat batuk: Isap satu-dua butir
di mulut buat redakan batuk dan tensi.
Gue minum kopi tiap pagi selama 5 tahun.
Gak pernah skip. Bahkan libur pun.
Gue kira itu kebiasaan sehat.
Sampai dokter gue bilang satu kalimat yang bikin gue diam 10 detik.
"Yang bahaya bukan kopinya."
Perlahan Mulai Tanamkan
Kebiasaan-Kebiasaan Baik
Ini
1. Saat merasa bosan
Ucapkan:
"Laa haula wa laa quwwata illa billaahil 'aliyyil
'azhiim."
2. Saat hidup terasa berat
Ucapkan:
"Hasbunallahu wa ni'mal wakiil, ni'mal maulaa
wa ni'man nashiir."
3. Saat hati sedang sedih
Ucapkan:
"Hasbiyallahu laa ilaaha illa huwa 'alaihi
tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim."
4. Saat tubuh sedang sakit
Ucapkan:
"Allahumma rabban-naas, adzhibul ba'sa, syafi
antas-syaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uka,
syifaa-an laa yughaadiru saqaman."