kau tau akhir akhir ini aku banyak menghabiskan waktu, hanya untuk iklas di antara berjuta juta kemarahan, ketidak terimaan dan ketidak mampuan ku untuk menerima kenyataan pada setiap hari nya.
normalisasikan bahwa jarang ketemu dan bermain bareng bukanlah renggangnya pertemanan, kita hanya manusia yang sedang memperjuangkan kehidupan masing-masing.
ortu gw di usia 25 :
→mendapat pekerjaan layak
→menikah
→punya anak
→hidup bahagia
gw di usia yang sama:
→diteror DC
→dikejar bencong
→di SS pas VCS
→dituduh wahabi
→ditipu di Michat
→dikeroyok PSHT
→ direpost thejokels
→di lock saber
materi gapunya
sukses juga belum
keluarga juga ga akrab
cuma bisa tetap hidup,tetap waras, tetap bangun lagi besok hari tapi,
masa iya sekalah ini sama dunia?