Injuries Visible on Freedom Flotilla Activists After Their Release
Photos document bruises and injuries on the bodies of Freedom Flotilla activists following their detention, with visible marks and bruising across different parts of their bodies,
Israel has released the activists of the Global Sumud Flotilla, and they have just arrived in Istanbul
Look at what was done to them. Their bones were broken and their bodies were beaten, and their “crime” was trying to break the Israeli blockade on Gaza
SHAME …..
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menjadi pembicara dalam Studium Generale di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, membahas tantangan geopolitik dunia Islam, pentingnya persatuan umat, serta perubahan tatanan global di tengah dinamika internasional saat ini.
Israeli officials issuing statements and trying to wiggle their way out of this are showing one thing only:
Their PROBLEM IS NOT WHAT HAPPENED TO THE ACTIVISTS, their problem is that IT WAS SHARED AND SEEN.
THIS IS ISRAEL
This is the nature of that TERRORIST ENTITY.
Aktivis dari Global Sumud Flotilla diserang, dipaksa mengucapkan "Am Yisrail Chai".
Mereka diikat dengan tali dan dilecehkan sambil dipaksa mendengarkan lagu kebangsaan Israel.
Menteri Keamanan Nasional Zionis, Itamar Ben Gvir, mengawasi langsung kejahatan itu, bahkan menyerang seorang aktivis perempuan dan berkata: "Selamat datang di neraka. Perkemahan musim panas telah berakhir."
@SuppressedNws1
BEBASKAN ANGGA SEKARANG JUGA!
Angga telah diculik oleh Zionis Israel di perairan internasional.
Penculikan aktivis GSF merupakan pelanggaran hukum internasional dan Indonesia wajib secara resmi mengutuknya!
Mohon bantuannya teman-teman untuk me-retweet postingan ini agar viral dan diperhatikan oleh @prabowo@Kemlu_RI
Menlu Iran:
Kami Tidak Terkalahkan
“Sekarang seharusnya sudah jelas bagi semua pihak bahwa Iran tidak dapat dikalahkan, dan setiap kali berada di bawah tekanan, justru akan tampil lebih kuat dan lebih bersatu.”
Rekaman lengkap pidato Dr. Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dalam pertemuan para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota BRICS di New Delhi.