Itulah fungsi dari Alat yg dibeli ratusan juta oleh aparat kita. Namanya signal jammer.
Jadi ya jangan harap kalian bisa live - ngasih berita ke siapapun saat demo
umur 30 ngomongin passion???
move on bro!!!
itu kira2 menurut adriano qalbi, kalau umur 30 masih ngomongin kejar passion ada yg salah sama diri lo, karna passion itu produk umur 20an.
akuin aja masanya udah lewat, umur 30 waktunya mengemban tanggung jawab, stop ngomongin passion2, udah kubur aja mimpi lo dalam2
85 persen orang tuh gak dapet apa yg diinginkan kok dan gpp jg tetep idup.
kamu setuju gak sama kata2 coki muslim cs ini???
Aksi teror yang mengganggu ketenangan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, akhirnya terbongkar. Peristiwa yang sempat membuat masyarakat resah beberapa hari terakhir itu ternyata dilakukan oleh dua pria yang menyamar sebagai pocong palsu.
Kejadian tersebut terungkap pada Rabu malam (13/5/2026) saat sejumlah warga berinisiatif menggelar ronda malam untuk memburu pelaku. Benar saja, warga langsung mendapati dua orang yang sengaja menakut-nakuti penduduk di tengah malam. Satu pelaku mengenakan kostum pocong, sementara rekannya bertugas mengetuk pintu rumah warga.
Saat keduanya ketahuan, aksi mereka langsung direkam dan disiarkan secara live melalui TikTok oleh warga setempat. Setelah diamankan, kedua pelaku kemudian diserahkan kepada perangkat desa untuk dibina agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak lagi meresahkan masyarakat.
Menyebut terlalu boros , media asing soroti kebijakan Pak Prabowo yg di nilai merusak keuangan & demokrasi .
Media ternama asal Inggris , The Economist , melaporkan secara kritis arah kebijakan Pak Prabowo.
Ternyata di luar negri juga ada yg memperhatikan, bagaimana boros nya kebijakan sekarang ini .
Gimana gak boros , setiap hari habis kan uang triliunan untuk MBG , belum lagi pembangunan koperasi merah putih yg ugal-ugalan .
Belum lagi keseringan plesir ke luar negri , yg nginepnya di hotel yg bertarif 200 juta 🤦♂️
Rakyat dibebani pajak sedemikian rupa untuk bayar gaji mereka berdua.
Sialnya ketika rakyat mengkritik kinerja mereka, yg mengkritik malah disuruh minggat ke Yaman.
Anda sehat pak?
Guys, gua baru aja nonton film Ikatan Darah dan menurut gua ini adalah salah satu film action Indonesia yang perlu banget masuk daftar tonton kalian.
Yang paling sering disorot penonton adalah satu hal pertarungannya sangat alami. Tidak ada tembakan. Tidak ada CGI aneh-aneh. Semua baku hantam, senjata tajam, dan silat yang berangkat dari kondisi yang sangat realistis untuk Indonesia di negara kita kepemilikan senjata api sangat terbatas, jadi perkelahian di jalanan dan kampung memang seperti itu.
Pisau, golok, benda apapun yang ada di sekitar. Dan justru itu yang bikin pertarungannya terasa jauh lebih menegangkan dari film action Hollywood yang penuh tembakan.
Soal settingnya kampung yang dikunci mafia menciptakan atmosfer yang claustrophobic dan menekan. Mega tidak bisa kabur. Tidak ada bala bantuan yang datang. Setiap sudut jalan bisa ada musuh. Dan dia harus melewati lapis demi lapis penjahat sambil menjaga Bilal yang kondisinya jauh dari ideal sebagai teman bertarung.
Ada momen-momen yang bikin penonton ngilu bukan gore yang berlebihan tapi lebih ke realisme kekerasan yang membuat badan ikut merasakan setiap pukulan dan sayatan. Ini tanda koreografi dan sinematografi pertarungannya dikerjakan dengan serius. Kamera dekat, tidak banyak cut, dan gerakan silatnya terasa bukan dari aktor yang belajar tiga bulan tapi dari orang yang benar-benar menguasai beladiri.
Dan di akhir film ada satu detail yang langsung bikin penonton spekulasi foto Iko Uwais muncul di kredit akhir. Bukan sebagai produser biasa. Banyak yang membaca ini sebagai teaser atau setup untuk sekuel di mana Iko mungkin akan hadir sebagai karakter.
Dan kalau itu terjadi sekuel dengan Livi Ciananta plus Iko Uwais dalam satu frame pertarungan adalah sesuatu yang sangat layak untuk ditunggu.
Intinya guys Ikatan Darah adalah bukti bahwa film action Indonesia tidak perlu mengekor formula Hollywood untuk bisa keren. Justru keterbatasan yang ada di konteks Indonesia tidak ada senjata api, settingnya kampung bukan metropolis glamor, protagonisnya bukan superhero itu yang jadi kekuatan terbesarnya. Maju terus film action Indonesia.
Anda benar pak, kita pikir2 orang kayak kita ini bayar pajak kendaraan, pajak PBB, pajak bila makan di resto, pajak cukai rokok, masak masih kurang? kemudian uang dibuat bancaan, lak jancokan kan iku.
Andi F. Noya menyuarakan isi hatinya. Ia marah dengan Pemerintah. Sebab, pemerintah tidak mencarikan pekerjaan untuknya, namun ketika sudah dapat kerja, tiba-tiba pajaknya begitu besar. Dan, apesnya lagi, pajak dari keringat rakyat ini banyak yang dikorupsi.