Udah Terlau Banyak Surat Klarifikasi dan Surat Perpisahan.
Minggu ini aja kita punya dua nama baru buat ditambahin ke daftar gelap mas Cunguk Bengek.
Belum reda omongan soal Souta, sekarang giliran GRAVT yang harus ngeluarin salah satu membernya sendiri. Dan kalau kamu udah cukup lama di skena ini, kamu pasti sadar pola yang sama selalu berulang.
Kasus kebongkar, statement panjang keluar, ada yang minta maaf, ada yang hiatus, komunitas ribut beberapa hari, terus pelan-pelan reda, sampai kejadian berikutnya.
Aku sendiri udah beberapa kali nulis soal ini di artikel-artikel lama, dan jujur capek juga rasanya nulis hal yang sama berulang kali, cuma ganti nama pelaku dan korban.
Makanya kali ini aku nggak mau bahas kronologinya lagi. Kamu yang follow isu ini pasti udah tau duduk perkaranya.
Yang mau aku bahas adalah hal yang menurutku lebih penting: Sebagai sesama vtuber, sebagai support system, sebagai viewers, sebenernya kita harus ngapain biar ini nggak jadi siklus abadi?
Yang pertama, buat sesama vtuber dan agensi.
Background check itu bukan formalitas administratif yang cukup dikerjain sekali pas onboarding. Kalau kamu baca surat GRAVT, mereka sendiri ngaku background check yang ada sebelumnya kurang menyeluruh.
Ini bukan buat nyalahin mereka doang, karena hampir semua agensi di skena kita punya masalah yang sama.
Tapi ini harusnya jadi standar baru, cek rekam jejak calon talent secara berkala, bukan cuma sekali di awal.
Bangun jalur pelaporan internal yang jelas, supaya kalau ada masalah, korban atau saksi tau harus lapor ke siapa tanpa takut nggak didengerin atau malah disalahin.
Dan yang paling penting, siapin protokol respons yang udah dipikirin matang jauh sebelum kejadian beneran terjadi, biar nggak keteteran dan gegabah pas momennya datang.
Yang kedua, buat kita semua sebagai bagian dari support system, entah itu temen sesama kreator, tim produksi, atau komunitas fans yang cukup deket.
Kalau ada tanda-tanda perilaku yang nggak nyaman, jangan tunggu sampe jadi kasus besar baru diomongin.
Budaya diem demi menjaga hubungan baik atau demi nggak bikin ribut itu yang justru sering bikin pola ini keulang terus.
Aku tau ini gampang diomongin susah dijalanin, apalagi kalau yang terlibat adalah orang yang deket sama kamu. Tapi diemnya kita, sekecil apapun alasannya, tetap punya andil ke lingkungan yang bikin pelaku ngerasa aman buat lanjut.
Yang ketiga, buat kita sebagai viewers.
Kalau ada korban yang speak up, tugas kita bukan jadi detektif yang sibuk nyari identitas korban atau ngulik detail kejadian buat konsumsi drama.
Setiap kali identitas korban kebongkar atau detail sensitif disebar demi konten atau clout, itu nambah trauma baru di atas trauma yang udah ada. Cara kita mendukung korban paling sederhana adalah dengan kasih ruang, percaya sama apa yang mereka omongin sejauh yang mereka mau bagikan, dan nggak maksa mereka buat cerita lebih dari yang mereka rasa nyaman.
Satu hal lagi yang jarang dibahas, jangan buru-buru nyalahin diri sendiri kalau kamu dulu pernah dukung atau bikin karya bareng orang yang sekarang kebongkar.
Karya yang lahir dari niat baik nggak jadi otomatis kotor karena orangnya ternyata bermasalah. Yang perlu diubah adalah cara kita ke depan, bukan menghapus semua yang udah terjadi.
Skena kita ini udah cukup gede sekarang, dan sayangnya ukuran itu nggak selalu dibarengi kedewasaan sistem yang ngejaga orang-orang di dalamnya.
Semoga ke depannya kita nggak cuma jago bikin statement rapi pas udah kejadian, tapi juga jago mencegah supaya statement kayak gitu nggak perlu ada lagi.
? Apa yg ku baca di subuh yg indah ini
Usia legal bukan berarti bisa dilecehin, mau itu verbal or non-verbal, online or offline. Berlaku untuk cwe dan cwo.
Klo mindset kamu kek gni, dang man, something is deeply wrong with u.
Teman2 Vtuber, kalau saya lagi bawa project untuk korpo dan saya minta identitas asli kalian, ini untuk keamanan kalian juga ya🙏
Paham kalau memang identitas kalian perlu dirahasiakan, tapi dengan adanya identitas asli kalian di kontrak dan NDA (bukan cuma identitas manager), kalian jadi punya pegangan in case korponya menyakahi kontrak, atau manager kalian amit-amit melepas tanggung jawab. Saya juga personally pasti akan minta kalian buatkan NDA buat saya.
Meski begitu, kalian juga perlu background check ya orang yang ngasih kalian project. Jangan semerta-merta langsung percaya langsung kasih identitas asli.
Thank you guys, doakan bisa membawa project lagi untuk kalian 🙏
yg lebih sedih itu liat klen yg tdnya bestie ko mlah brantem dan putus pertemanan
energi penghakiman yg gabisa disalurkan ke para manusia cipet, ya jgn ditembakin ke teman sekomunitas, ini masa sulit tp bukan berarti takkan berlalu. don’t let your emotions cloud your judgment
Hello HoneyDews! 🥃
Bagi yang belum sempat melakukan RSVP #gathDEWrings kalian tidak perlu khawatir. Sesuai informasi sebelumnya, kami membuka sesi tukar freebies yang dapat dihadiri oleh siapa saja.
How to join? Cukup isi formulir berikut
https://t.co/bAWyUXd2ee
ALERTA ⚠️
ternyata malem ini ada demo gaes di kejagung RI.
gue ga tau kenapa infonya belom lewat samsek di TL dari tadi.
tapi di sebelah lagi mulai naik infonya.
cc @BudiBukanIntel@kalistohenituse
Abis lewat… maba… dpt ukt 500rb…. cuman ga lanjut karena ga mampu…. keinget beberapa hari lalu lewat konten yang sama tp komennya pedes2 bgt…. “kalau udah tau ga mampu knp ikut kak?” :( ya allah.. Pendidikan itu kan hak semua orang, emang pemerintah kita aja yang dzalim.
[Dari Abang specifically untuk Arkanites]
via Sabar Juna 22 Juli / Soft-Reminder untuk semuanya yang berada di komunitas ini.
[Merupakan summary dan tidak persis word-to-word. Silahkan menyaksikan videonya.]
Kalo ada sesuatu yang sekiranya (misal) ada yang melanggar rules, mungkin tidak usah terlalu dibesar2kan (konteksnya stream disini).
Karena sudah terlihat adanya karakter witch hunt yang cukup menyeramkan untuk diliat.
Dan seandainya ada yang berbeda pendapat, gak perlu marah (dan kalo kasusnya di stream, sudah ada mod juga sebetulnya.)
Ini juga jadi bahan pembelajaran Abang setelah ditimbang-timbang dari kejadian sebelumnya.
Dan Abang juga meminta untuk gak terlalu dibela. Dia paham sekali mungkin maksud dari kita tentu peduli. Tapi, kejadian witch hunt yang gak sekali dua kali ini udah memasuki ranah yang menakutkan.
Selama orangnya tidak melanggar hukum, dan tidak melakukan sesuatu yang fatal (atau mungkin bisa jadi hanya opini). Biarkan aja. (Atau, bisa untuk menghubungi secara personal/menegur baik-baik.)
He knows it's important to maintain order, tapi jatohnya jadi ingin memusnahkan yang berbeda pendapat.
Padahal berbeda pendapat, itu gak apa-apa.
Dan Abang juga masih terus belajar. Karena ternyata, butuh waktu untuk memproses komunitas ini yang lahir dengan skala menjadi sebesar ini.
So, let's learn together.
Dan kalo misalkan ada yang mengatakan hal yang offensive ke Abang via chat atau ada 🐙 yang kurang nyaman. Abang bisa meng-handle itu. Tidak perlu di call-out apalagi dicari sampai menjadi bahan diskusi besar di publik.
(^Tapi kalo sekedar untuk diskusi via DM bersama teman dipersilahkan, namun tetap untuk tidak membawa ke ranah publik. Dan tetap bijak juga dalam diskusinya.)
—— p.s. Self-note.
Intinya, mari kita coba meregulasi setiap kemarahan atau perbedaan opini dengan membuka ruang pandang yang lebih luas lagi.
Teguran ini terjadi bukan semerta-merta karena Abang gak suka dengan kepedulian kita atau gimana, justru ini semua adalah reminder yang telah dikalkulasi dari kejadian yang terjadi sebelum-sebelumnya.
Semua lagi-lagi, demi menciptakan ruang aman. Bukan hanya untuk komunitas dan talent. Namun semua orang yang terjangkit dan teranah disini, khususnya aplikasi ini.
Ini juga teguran untuk aku, dan mungkin kita semua yang menjadi bagian dari lingkungan ini.
Konflik gak akan selamanya bisa kita hindari, tapi kita bisa memilih konflik mana yang mau kita terima sebagai diskusi bersama.
May love always find us.
Let's not forget the love that brought us here in the first place ♡
GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
Stop assuming things about my health.
You don’t know what happened over the past month or what I’ve been dealing with.
Coming back earlier doesn’t mean my hiatus was fake or a joke.
Untuk karya anak 12 taun bagus bgt sih ini 😭❤, dalam sejam dia bikin ini, i feel soo proud of her. Panutan dia Junji Ito makanya stylenya sdikit realis