Warga Padang Halaban malam ini berkonsolidasi dan menyatakan untuk siap mempertahankan tanahnya dari perampasan oleh PT SMART (Sinar Mas). Mereka butuh solidaritas dari kalian!
Keluarga penyintas Malapetaka 65 akan digusur di Sumatra Utara. Tanah mereka dirampas oleh Sinar Mas. Untuk kawan-kawan yang ingin bersolidaritas mendampingi perjuangan mereka di Jakarta, bisa baca seruan, sejarah kasus, info tempat & waktu di bawah ini:
2.040 KK dari 6 desa di Labuhanbatu Utara (korban penggusuran paksa 1969–1970 oleh PT SMART) terancam eksekusi pengosongan lahan pada 28 Februari 2025 berdasarkan putusan PN Rantau Prapat. Mereka menolak putusan ini karena dianggap mengabaikan sejarah kepemilikan tanah (±3.000 ha) dan status mereka sebagai korban pelanggaran HAM berat (kejahatan terhadap kemanusiaan). Saat ini, hanya 83 ha lahan yang mereka kuasai sebagai sumber penghidupan dan identitas.
#KamiBersamaPetaniPadangHalaban
Hilma Safitri from the Agrarian Resource Centre, Indonesia making a presentation on The pretext of a food & energy crises and land grabbing phenomenon in Kurik District #IASC2023#commonswewant
Diskusi ini untuk umum, dilaksanakan secara offline (terbatas untuk 10 orang, menyesuaikan dengan protokol kesehatan) dan online. Silakan daftar melalui https://t.co/zmsVpKS21q
Narahubung: 0895-1399-7544 (WhatsApp ARC)
Bagi teman-teman yang sedang berada di Sulawesi Barat dan sekitarnya bisa banget ikut terlibat dalam dua kelas diskusi di bawah ini! Kang Penk, Peneliti Senior ARC, akan menjadi dosen tamu/pemateri diskusinya! 🤩🤩🤩