@wildane_snare halo kak, sorry if i bothering u
kakak benar ya dari jurusan fisioterapi? bolehkah aku bertanya, apakah Kakak ada kenalan mahasiswa keperawatan kak? kebetulan aku bertanya itu untuk keperluan akademik (penyusunan skripsi) kak, mohon bantuannya 🙏🏻
tolong 😡 jangan 😡 janjiin 😡 hal 😡sekecil 😡apapun 😡 ke 😡 aku 😡😡 if 😡 you 😡 don't 😡 mean 😡 it 😡😡 karena 😡 AKU 😡 JADI 😡 BERHARAP 😡 DAN 😡 NUNGGUIN 😡 KAMU 😡NEPATIN 😡 JANJI 😡 ITU 😡😡🫵🏻
setelah itu jadi sadar, kenapa mesti takut with the idea of “getting replaced”? aint that how this life works? sesederhana memahami ya mungkin sampai di situ aja perannya. dan itu ga papa. not everyone means to stay in our life forever.
some people stay, some teach us a lesson.
“Ambis banget, kerja mulu. Apa apa di khawatirin. Ngejar apa sih?”
BROOO, A PERSON RAISED ON LOVE AND A PERSON RAISED ON SURVIVAL, SEES THE WORLD DIFFERENTLY
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before.
Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
2 Penyiram air keras pada Novel Baswedan (2017) adalah anggota Brimob Polri
4 Penyiram air keras pada Andrie Yunus (2026) adalah anggota Badan Intelijen Strategis TNI
Polri dan TNI.
Jika aparat telah jadi penjahat, apakah negara masih bisa menjamin keamanan warganya?
Kok serem sih… mbak Nana berkali-kali bilang banyak yang protes, dia keukeuh ngebantah. Ga ada gitu dia penasaran, nanya dulu minimal, “Siapa yang protes? Mana?” Malah come on come on doang ga mau tau. Nuduh orang ga objective tanpa tabayyun.
Bener-bener buta mata buta telinga.
Andri Yunus : disiram air keras
Novel Baswedan : disiram air keras
Munir : dibunuh dengan diracun
Wiji Thukul : diculik hilang
Ermanto Usman : dibunuh
Biadab... Cuma disini orang yang perjuangin hak orang yang dizalimi, kritis, pejuang demokrasi taruhannya nyawa.