Di tengah ramainya tren “stop the wedding”, gue masih percaya dan berharap bisa punya pernikahan yang dimulai dengan niat baik, dilamar dengan cara yang baik, dicintai dengan tulus, dihargai tanpa harus terus meminta, dan saling membimbing dalam kebaikan.
semoga kelak pernikahan gue bukan cuma tentang cinta dan hidup bersama, tapi juga tentang ketenangan, komunikasi yang sehat, saling menghargai, dan dua orang yang sama-sama mau belajar jadi lebih baik.
karena tujuan akhirnya bukan sekadar menjadi pasangan yang halal di dunia, tapi juga menjadi partner yang saling menguatkan untuk kehidupan akhirat.
aamiin paling serius.