Ternyata ada beberapa orang yang komunikasinya jelek bgt. Maksudnya, dia peka, dia tau. Cuma dia milih ga ngomong karna ga terbiasa ngungkapin apa yang dia rasain, dia milih sampe akhirnya semua selsai tanpa dia bisa ngomong yang dia rasain
Lagi naik Grab.
🧔🏻♂️: "Mbak, udah nikah?"
👩🏻: "Udah, Pak."
🧔🏻♂️: "Udah punya anak belum?"
👩🏻: "Belum."
🧔🏻♂️: "Jangan kelamaan ditunda, Mbak. Punya anak itu bahagia banget. Dulu saya sama istri biasa aja, tapi sejak ada anak, MasyaAllah beda rasanya. Nanti pas tua juga ada yang ngurus, bisa dinafkahi anak."
👩🏻: "Nah, pola pikir kayak gitu yang sering bikin anak jadi 'investasi' orang tua. Ujung-ujungnya lahir sandwich generation. Kasihan juga kalau anak dibebani ekspektasi begitu. Hehe."
🧔🏻♂️: langsung diem.
Maaf ya, Pak. Kadang memang ada obrolan yang perlu dikasih sudut pandang lain. 🤙🏼
Tau ga kenapa ada orang yg kalo diajak ngobrol topiknya beneran ga abis2?
Karena isi kepala mereka bener2 diisi terus. Jadi mau kenal 5, 10, 20thn, ya ga akan bosen. Karena mereka selalu meng-update topik di kepala dgn buku baru, film baru, fenomena baru, dll.
Makanya ga abis2.
Bukti nyata kalo salah milih ternyata berdampak juga ke hiburan yang kalian lihat.
Di tayangan resminya, durasi Nopek cuma 3 menit, mana ada guest star ngisi cuma 3 menit, banyak bener yang dipotong.
thissss☝️😭
"jangan hedon" "jangan boros" meanwhile boros yg dimaksud cuma makan cukup, angka kebutuhan gizi terpenuhi, tempat tinggal nyaman & bersirkulasi baik.
Sebenernya kita ga boros ges, emg negaranya miskin aja sampe standar hidup minimum jadi kayak boros.
Memilih pasangan yang rajin belajar bakalan mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan otak kita loh.
Makanya kalo kerjaannya males belajar, lebih suka rebahan dan scroll tiktok, baru belajar dikit udah ngeluh, ya terima aja kamu ada resiko penurunan fungsi kognitif 😆
Saya adl seorg dosen di AS. Kemarin pas ngurus cuti melahirkan sy bilang kpd dekan & presiden kampus ttg kekhawatiran sy soal slowing down performa akademik sy krn hamil & melahirkan. Mrk meresponnya dg:
FUN FACT :
✅ Matcha lebih bikin melek daripada kopi
✅ Matcha bikin kulit mulussss
✅ Matcha bantu nurunin berat badan
Rutinin minum matcha 3x seminggu guys. Thank me later
Jadi.. selama 10 tahun terakhir, cara parenting yang katanya "lembut dan baik" itu TERNYATA gagal total.
Iya, gagal.
Penelitian di tahun 2025 di Amerika menunjukan:
keluarga yang pake aturan tegas—jam malam nggak bisa ditawar, batasan gadget jelas PUNYA HUBUNGAN SAMA ANAKNYA JAUH LEBIH BAIK.
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before.
Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.
ngeliat cerita ini dan selalu bilang "Ibu Kartini" but in reality she was only 25 years old when she died..... 🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺 oh she was just a baby, she must have been so scared......
80 Tahun Indonesia merdeka, selama itu punya menteri kesehatan selalu dokter tapi baru punya gebrakan besar setelah menkesnya lulusan Teknik.
Harusnya jadi evaluasi dan muhasabah dokter-dokter sih wkwkwk.
Btw ini cerdas banget komunikasinya pake analogi nilai A-D.
Sering bahas anak strict parent terpaksa bohong utk survival.
Tapi jarang bahas antithesisnya. Ketika org2 yg biasa komunikasi sehat bertemu produk komunikasi yg buruk.
Kenapa diskusi 2 arah dianggap melawan? Kenapa kesalahan harus ditutupi? Kenapa menjilat?
This is tough too.
tapi sejujurnya "not missing ppl" itu trait yang sering membuat gue merasa bersalah sendiri.
karena kalo gue udh ga mau berurusan sm orang, my brain automatically wipes out the person entirely. tanpa gue usahain.
and that feels like a betrayal to my own memory.